Friday, August 31, 2012

TODAY, August 31 – He’s Our God


He’s Our God

He’s our God
He’s the maker of heaven and earth…
He’s our Shepherd
We’re His flock under His care…

Let’s bow down in worship
Let us kneel before Him…
All that we have is His gifts that comes from His generosity
There’s no reason to be arrogant or boastful…

He’s our God who deserves all the praise, gratitude, and honor…
Glory to God forever and ever. (-fon-)

Come, let us bow down in worship,
    let us kneel before the Lord our Maker;
for he is our God
    and we are the people of his pasture,
    the flock under his care.
--- Psalm 95:6-7a

Dialah Allah Kita

Dialah Allah kita.
Dia yang menjadikan langit dan seisi dunia.
Dialah gembala kita
Dan kita adalah kawanan domba tuntunan tangan-Nya…

Mari sujud menyembahnya…
Mari berlutut di hadapan-Nya…
Segala yang kita miliki adalah karunia-Nya yang datang dari kemurahan-Nya
Tak perlu kita pongah atau bermegah…

Dialah Allah yang pantas menerima puji, syukur, dan hormat…
Kejayaan bagi-Nya selama-lamanya. (-fon-)

Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya.
--- Mazmur 95:6-7a

Wednesday, August 29, 2012

TODAY, August 30 – Don’t be Anxious About Anything


Don’t be Anxious About Anything

When we think of something unsure and uncertain, most likely we’ll become worried. Let say when we think about our future. What is going to be happened ifs…? In fact it is our only concern, not necessarily will occur as our prejudices.

Today, let’s surrender our worries to the Lord. The verse from the book of Philippians reminds us not to be anxious, but present every request to the Lord with thanksgiving. We believe that He will provide our needs. Never think of Him with our own thoughts. He’s definitely bigger than our thoughts. He’s God! (-fon-)

Do not be anxious about anything, but in every situation, by prayer and petition, with thanksgiving, present your requests to God.
--- Philippians 4:6

Janganlah Kuatir tentang Apapun Juga

Ketika kita berpikir akan sesuatu yang tidak pasti, agaknya kita akan menjadi khawatir. Misalnya ketika kita berpikir tentang masa depan kita. Apa yang akan terjadi jika….? Padahal itu hanyalah kekuatiran kita semata, belum tentu nantinya akan terjadi seperti prasangka kita.

Hari ini, marilah mempersembahkan semua kekuatiran kita kepada Tuhan. Ayat dari kitab Filipi berikut ini semoga bisa mengingatkan kita untuk tidak menjadi kuatir, tetapi nyatakanlah segala keinginan kita kepada-Nya dengan hati yang penuh syukur. Kita percaya bahwa Dia akan memenuhi kebutuhan kita. Jangan pernah berpikir tentang-Nya dengan kerangka berpikir kita. Dia pastinya lebih besar daripada pikiran-pikiran kita (manusia). Dialah Tuhan!
(-fon-)

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
--- Filipi 4:6

Tuesday, August 28, 2012

TODAY, August 29 – Run with Perseverance


Run with Perseverance

Let’s bring to Jesus all of your disappointments, wounds, failures, worries, and all the pressures in your life.
With eyes fixed on Him, we can certainly get through this life, completing the race that has been set for us by the Lord.
Entrust our lives to Him. (-fon-)

And let us run with perseverance the race marked out for us,  fixing our eyes on Jesus, the pioneer and perfecter of faith. For the joy set before him he endured the cross, scorning its shame, and sat down at the right hand of the throne of God. Consider him who endured such opposition from sinners, so that you will not grow weary and lose heart.

--- Hebrews 12:1a-3

 

Berlomba dengan Tekun

 

Bawalah kepada Yesus segala kecewamu, lukamu, kegagalanmu, resahmu, dan semua tekanan di hidupmu.

Dengan mata yang tertuju kepada-Nya, kita pasti bisa menjalani kehidupan ini, menyelesaikan pertandingan yang sudah ditentukan-Nya bagi kita.

Percayakan hidup kita hanya kepada-Nya. (-fon-)

 

berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.
--- Ibrani 12:1a-3

Monday, August 27, 2012

TODAY, August 28 – St Francis Prayer


St. Francis Prayer

Today, let’s pray this wonderful prayer. A prayer from St. Francis of Assisi:
Lord, make me a channel of thy peace;
that where there is hatred, I may bring love;
that where there is wrong, I may bring the spirit of forgiveness;
that where there is discord, I may bring harmony;
that where there is error, I may bring truth;
that where there is doubt, I may bring faith;
that where there is despair, I may bring hope;
that where there are shadows, I may bring light;
that where there is sadness, I may bring joy.
Lord, grant that I may seek rather to comfort than to be comforted;
to understand, than to be understood;
to love, than to be loved.
For it is by self-forgetting that one finds.
It is by forgiving that one is forgiven.
It is by dying that one awakens to eternal life.
Amen.
(Prayer of St. Francis from Assisi)

The world might say it’s impossible. Even ourselves might doubt, could we possibly do those things in the prayer? But we believe that with God, anything is possible. We can do all things through Christ who strengthens us. Amen. (-fon-)

I can do all this through him who gives me strength.

--- Philippians 4:13


Doa Santo Fransiskus dari Asisi

Hari ini, marilah mendoakan doa yang indah ini. Doa dari Santo Fransiskus dari Asisi…

Tuhan,
Jadikanlah aku pembawa damai,
Bila terjadi kebencian,
jadikanlah aku pembawa cinta kasih,
Bila terjadi penghinaan,
jadikanlah aku pembawa pengampunan,
Bila terjadi perselisihan,
jadikanlah aku pembawa kerukunan,
Bila terjadi kebimbangan,
jadikanlah aku pembawa kepastian,
Bila terjadi kesesatan,
jadikanlah aku pembawa kebenaran,
Bila terjadi kesedihan,
jadikanlah aku sumber kegembiraan,
Bila terjadi kegelapan,
jadikanlah aku pembawa terang,
Tuhan semoga aku ingin menghibur dari pada dihibur,
memahami dari pada dipahami,
mencintai dari pada dicintai,
sebab
dengan memberi aku menerima,
dengan mengampuni aku diampuni,
dengan mati suci aku bangkit lagi,
untuk hidup selama-lamanya.
Amin.
( Doa Santo Fransiskus dari Asisi)

Dunia boleh berkata bahwa itu adalah hal yang mustahil. Bahkan diri kita pun mungkin ragu, mampukah kita melaksanakan hal-hal tersebut yang tercantum dalam doa itu? Tetapi kita percaya, bahwa dengan bantuan Tuhan, segala sesuatu adalah mungkin. Segala perkara dapat kita tanggung di dalam Kristus yang memberikan kita kekuatan. Amin. (-fon-)

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
--- Filipi 4:13

Sunday, August 26, 2012

TODAY, August 27 – Faith is About Doing


Faith is About Doing

Just got the time to read Mitch Albom’s book with the title Have a Little Faith. In one conversation between Mitch and the Reb, he told him something that he won’t forget. I was again being reminded all over again that:

Faith is about doing. You are how you act, not just how you believe.

It’s easy to say that I’m Christ’s disciples, but then I do some corruption. It’s easy to say that I love God, but then I steal my best friend’s wife.

Really, faith isn’t only about what we believe. Other people might see how our daily act is, not merely what we believe. Faith is about doing. (-fon-)

As the body without the spirit is dead, so faith without deeds is dead.
--- James 2:26

Iman adalah Tentang Perbuatan

Saya bersyukur untuk waktu yang diberikan-Nya untuk membaca buku Mitch Albom yang berjudul Have a Little Faith. Dalam satu bagian percakapan antara Mith dan seorang Rabbi, dia memberitahukan Mitch tentang sesuatu yang takkan pernah dilupakannya. Saya sendiri kembali diingatkan bahwa:

Iman adalah tentang perbuatan. Engkau adalah tindakanmu, bukan melulu apa yang kau yakini.

Adalah mudah untuk berkata bahwa saya adalah murid Kristus, tetapi kemudian saya melakukan korupsi. Adalah mudah berkata aku cinta Tuhan, tetapi kemudian saya mengambil (berselingkuh dengan) istri sahabat karib saya.

Sungguh, iman bukan melulu apa yang kita percayai. Orang lain bisa melihat tindakan kita sehari-hari, bukan melulu apa yang kita yakini. Iman adalah juga tentang perbuatan. (-fon-)

Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
--- Yakobus 2:26

TODAY, August 26 – Let Christ be Exalted


Let Chris be Exalted

I want to leave my footprints on the sands of time.
Know there was something that, meant something that I left behind.
When I leave this world, I'll leave no regrets.
Leave something to remember, so they won't forget.

I was here.
I lived; I loved.
I was here.
I did; I've done.
Everything that I wanted, and it was more than I thought it would be.
I will leave my mark so everyone will know
I was here.

I want to say, I'll live each day, until I die.
I know that I had something in, somebody's life.
The hearts that I touched will be the proof that I leave.
That I made a difference and this world will see.
( I Was Here by Beyonce on United Nations World Humanitarian Day, 19th of August 2012)

Many people cried while watching Beyonce’s video in youtube channel. That includes me. The song itself is really inspirational, encouraging people to do something valuable, no matter how big or small for others.

As for us, Christ’s believers, the message is even stronger. If we die, we die for the Lord. And if we live, we’ll glorify His Name. One day, all of us will face this day, like or dislike, that we need to go back to Our Creator. While He has granted us so many days, so many years of our life, have we done our best for Him? Let Christ be exalted in our life, no matter what condition that we’re facing. All for His Glory! (-fon-)

I eagerly expect and hope that I will in no way be ashamed, but will have sufficient courage so that now as always Christ will be exalted in my body, whether by life or by death.
--- Philippians 1:20

Biarlah Kristus Dipermuliakan

Aku ingin meninggalkan jejak kakiku di pasir waktu
Kutahu itu, adalah sesuatu yang berarti yang kutinggalkan
Ketika aku meninggalkan dunia ini, tiada sesal lagi
Meninggalkan sesuatu untuk dikenang, sehingga mereka takkan lupa

Aku pernah berada di sini.
Aku hidup; aku mengasihi.
Aku pernah berada di sini.
Aku telah melakukan
Semua yang kuinginkan, dan itu lebih daripada yang kupikirkan
Aku akan meninggalkan jejakku sehingga semua orang tahu…
Aku pernah berada di sini…

Kuingin berkata, aku akan hidup setiap hari, sampai aku menutup mata.
Aku tahu bahwa aku pernah melakukan sesuatu bagi kehidupan seseorang.
Hati yang kusentuh akan menjadi bukti yang kutinggalkan
Bahwa aku membuat perbedaan dan dunia ini bisa melihat.

( Lagu I Was Here oleh  Beyonce yang dinyanyikannya pada Hari Kemanusiaan sedunia di PBB, 19 Agustus 2012)

Banyak orang menangis ketika menyaksikan video artis Beyonce di saluran youtube. Termasuk saya. Lagu itu sendiri menginspirasi bayak orang untuk melakukan sesuatu yang berarti, tak peduli seberapa besar atau kecil bagi sesama.

Dan bagi kita, pengikut-pengikut Kristus, pesan yang disampaikan seharusnya lebih kuat lagi. Jika kita mati, kita mati bagi Tuhan. Dan jika kita hidup, kita memuliakan nama-Nya. Suatu saat, setiap dari kita harus menghadapi hari ini, suka atau tidak, ketika kita harus kembali kepada Sang Pencipta. Karena dia sudah begitu memberkati kita dengan begitu banyak hari dan tahun dalam hidup kita, apakah kita sudah melakukan yang terbaik bagi-Nya? Biarlah Kristus dipermuliakan dalam hidup kita, tak peduli apa pun kondisi yang kita hadapi. Semua hanya bagi kemuliaan-Nya. (-fon-)

Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.
--- Filipi 1:20

TODAY, August 25 – He Won’t Forget Us


He Won’t Forget Us

Have you ever wondered and worried that our father in heaven might forget about us?
This verse will lead us to remember that He will never leave us nor forsake us. He knows our needs and He will give us according to His Plans.

Even bad fathers know how to treat their children nicely. Surely, our Father in Heaven is more than that!
He knows what’s best for us. He won’t forget us. (-fon-)

“Which of you, if your son asks for bread, will give him a stone? 10 Or if he asks for a fish, will give him a snake? 11 If you, then, though you are evil, know how to give good gifts to your children, how much more will your Father in heaven give good gifts to those who ask him!
--- Matthew 7:9-11

Dia Takkan Melupakan Kita

Apakah Anda pernah berpikir untuk kemudian menjadi kuatir bahwa Bapa kita di surga mungkin melupakan kita?
Ayat berikut ini akan membuat kita teringat bahwa Dia takkan pernah meninggalkan kita, juga takkan pula menyia-nyiakan kita.
Dia tahu yang kita butuhkan dan akan diberikan-Nya seturut rencana-Nya.
Bahkan ayah yang jahat pun tahu bagaimana memperlakukan anak-anaknya dengan baik. Tentu saja, Bapa kita yang ada di Surga lebih dari itu!

Dia tahu yang terbaik bagi kita. Dia takkan pernah melupakan kita. (-fon-)

Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
--- Matius 7:9-11

Thursday, August 23, 2012

TODAY, August 24 – You’ll Always be There for Me


You’ll Always be There for Me

If my foot is slipping…
Your unfailing love, God, supported me…
When anxiety was so great within me
Your consolation brought me joy

Thank You, Lord for Your Faithfulness
For Your Love
For Your Joy that I can always experience
I feel safe in Your hands.
It’s good to know that…
You’ll always be there for me. (-fon-)

When I said, “My foot is slipping,”
    your unfailing love, Lord, supported me.
 When anxiety was great within me,
    your consolation brought me joy.
--- Psalm 94:18-19

Engkau Selalu Ada Bagiku

Ketika kakiku goyah,
Kasih setia-Mu menyokong aku
Ketika begitu banyak kegelisahan dalam hatiku
Penghiburan-Mu tenangkan jiwaku…

Terima kasih, Tuhan untuk kesetiaan-Mu
Untuk kasih-Mu
Untuk sukacita dari-Mu yang selalu dapat kualami
Aku merasa aman di dalam tangan-Mu
Sungguh indah karena kutahu…
Engkau selalu ada bagiku. (-fon-)

Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang," maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku. Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.
--- Mazmur 94:18-19

Wednesday, August 22, 2012

TODAY, August 23 – A Lesson of Faithfulness


A Lesson of Faithfulness

Yesterday, I got this news from my hometown.
Our family‘s helper who’s been serving us for around 30 years has passed away.
Felt sad, overwhelm with all memories because she’s always been there in every chapter of our family’s life-good times, bad times, happy times, sad times together…
While at the same time I also realized that she’s done her best and finisher her race. She has shown me a lesson of faithfulness….

In this materialistic society, faithfulness seems rare. But yes, we can always make a difference. Because we’ve got a faithful God whose faithfulness beyond compare.

God and some people of virtue will show us how to stay faithful.
So long, Umi (my family’s helper’s name). Till we meet again. I’m sure you’re in a better place now. And thanks for this valuable lesson that you’ve taught me. (-fon-)

For great is your love, higher than the heavens;
    your faithfulness reaches to the skies.
--- Psalm 108:4

Sebuah Pelajaran tentang Kesetiaan

Kemarin saya mendapatkan berita ini dari kota kelahiran saya.
Pembantu rumah tangga kami yang telah melayani keluarga saya selama kurang lebih 30 tahun telah meninggal dunia.
Saya merasa sedih, terhanyut oleh begitu banyak memori karena dia sudah begitu setia di setiap babakan kehidupan keluarga kami – saat-saat yang menyenangkan, saat yang kurang mengenakkan, saat-saat yang menggembirakan, saat-saat yang menyedihkan, selalu bersama…
Di saat yang sama pula, saya pun menyadari bahwa dia sudah melakukan yang terbaik dan memenangkan pertandingan kehidupannya. Dia telah menunjukkan kepada saya sebuah pelajaran tentang kesetiaan.

Di masyarakat yang cenderung materialistis, kesetiaan sepertinya menjadi hal yang langka. Tetapi, kita selalu bisa membuat perbedaan. Karena kita punya Allah yang setia. Kesetiaannya tiada bandingnya.

Tuhan dan beberapa orang yang penuh kebajikan akan menunjukkan kepada kita bagaimana caranya untuk tetap setia.
Selamat jalan, Umi (nama pembantu kami). Sampai jumpa lagi. Saya yakin, engkau berada di tempat yang lebih baik sekarang. Dan terima kasih untuk pelajaran yang berharga yang sudah kauajarkan kepadaku. (-fon-)

sebab kasih-Mu besar mengatasi langit, dan setia-Mu sampai ke awan-awan.
--- Mazmur 108:4

Tuesday, August 21, 2012

TODAY, August 22 – Pray for Each Other


Pray for Each Other

Our days aren’t always problems-free, some of our friends are struggling with their problems too.

Anne is in the hospital due to her hepatitis problem. Mike is mourning over his dad’s death. Sri is sad because she failed her exam. Justin’s business has just gone bankrupt. And so on.

That’s why it is so important to pray for each other. In prayer community, ministry, or just with our trusted best friends. There are days that we can’t even pray. Those are days when things happen unexpectedly bad and we don’t really know what we should do. We need to stay focus to the Lord, but we’re too depressed. We need our friends to pray for us, while we’re slowly getting back on track to pray again and getting close to the Lord.

Let’s come out from our selfishness. Many friends, many people need prayers. Let’s pray for each other. May God hear our prayers… But we can’t force whatever we want to the Lord.
Let His will be done. May we have the courage to accept different things that go far from our original plan.  Amen. (-fon-)

Therefore confess your sins to each other and pray for each other so that you may be healed. The prayer of a righteous person is powerful and effective.
--- James 5:16

Mendoakan Satu Sama Lain

Hari-hari yang kita jalani tidaklah selalu bebas dari masalah, beberapa teman kita pun tengah bergumul dengan masalah mereka masing-masing.

Anne sedang berada di rumah sakit karena masalah hepatitisnya. Mike sedang berduka karena meninggalnya ayahnya. Sri sedih karena dia gagal di ujiannya. Bisnis Justin baru saja bangkrut. Dan seterusnya.

Maka dari itu, agaknya mendoakan satu sama lain adalah penting. Dalam komunitas doa, pelayanan, atau hanya dengan sahabat-sahabat kepercayaan kita. Ada hari-hari di mana kita tak mampu berdoa. Itu adalah hari di mana hal-hal buruk terjadi di luar perkiraan dan kita sungguh tak tahu apa yang harus dilakukan. Kita seharusnya berfokus kepada Tuhan, tetapi kita terlalu tertekan. Kita membutuhkan sahabat-sahabat untuk mendoakan kita, sampai kita sendiri menjadi kuat untuk berdoa dan dekat kembali kepada Tuhan.

Marilah keluar dari mengutamakan kepentingan diri sendiri. Begitu banyak orang membutuhkan doa. Marilah saling mendoakan. Semoga Tuhan mendengarkan doa-doa kita. Tetapi, janganlah memaksakan keinginan kita kepada-Nya.
Biarlah kehendak-Nya yang jadi. Semoga kita memiliki keberanian untuk menerima hal-hal yang jauh berbeda dari rencana pribadi kita. Amin.
(-fon-)

Sebab itu, hendaklah kalian saling mengakui kesalahan dan saling mendoakan, supaya kalian disembuhkan. Doa orang yang menuruti kemauan Allah, mempunyai kuasa yang besar.
--- Yakobus 5:16

Monday, August 20, 2012

TODAY, August 21 – Be Courageous in the Lord


Be Courageous in the Lord

I’ve just got the opportunity to watch “Brave” – an animated movie by Pixar. Princess Merida was brave enough to follow heart and said ‘No’ to the arranged marriage plan from her mother. I’ll keep the rest of the story for those who haven’t got the time to watch this interesting movie.

In this life, many times we need to take a courageous step. Sometimes we’re worried, sometimes we’re scared. But, anyway, we need to move on in this life.
With God’s help, we’ll be able to stand strong to face anything. Be courageous in the Lord. (-fon-)

Be on your guard; stand firm in the faith; be courageous; be strong.

--- 1 Corinthians 16:13

 

 

Berani di dalam Tuhan

 

Saya berkesempatan menyaksikan film ‘Brave’, sebuah film animasi produksi Pixar. Puteri Merida sungguh berani untuk mengikuti kata hatinya dan berkata ‘tidak’ terhadap rencana perkawinan yang telah diatur ibunya. Kelanjutan kisahnya, akan saya simpan terlebih dahulu, terutama bagi mereka yang belum menyaksikan film yang menarik ini.

 

Dalam kehidupan, banyak kali kita harus mengambil langkah yang berani. Terkadang kita merasa khawatir, kali lainnya kita pun diliputi rasa takut. Tetapi, apa pun yang terjadi, kita harus berjalan dalam hidup ini.

Dengan pertolongan Tuhan, kita bisa berdiri tegar menghadapi apa pun. Beranilah di dalam Tuhan. (-fon-)

 

Hendaklah kalian waspada dan teguh dalam hidupmu sebagai orang Kristen. Bertindaklah dengan berani dan jadilah kuat.

--- 1 Korintus 16:13

Sunday, August 19, 2012

TODAY, August 18-20 : Live in Peace


TODAY, August 18 - May God’s Peace be with Us

May God’s Peace be with Us

It’s easy to feel distracted in this world.
May things will lead us to worries, uncertainties, and fear.
But today, let’s pray that may God’s peace be with us always.
His peace that’s beyond understanding will give us enough strength to go on in this life.

May God’s peace be with us. Now and forever! (-fon-)

Finally, brothers and sisters, rejoice! Strive for full restoration, encourage one another, be of one mind, live in peace. And the God of love and peace will be with you.
--- 2 Corinthians 13:11

Semoga Damai Tuhan Beserta Kita

Mudah untuk merasa ‘kacau’ atau terganggu di dunia ini.
Banyak hal yang bisa membawa kita kepada kekuatiran, ketidakpastian, atau ketakutan.
Tetapi hari ini, marilah berdoa semoga damai Tuhan selalu beserta kita.
Damai-Nya yang tak pernah mampu terpikirkan (dimengerti manusia) akan memberikan kekuatan untuk melangkah dalam kehidupan ini.

Semoga damai Tuhan beserta kita. Sekarang dan selama-lamanya. (-fon-)

Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!
--- 2 Korintus 13:11

TODAY, August 19 – Live at Peace with Everyone

Live at Peace with Everyone

It was a one fine Sunday morning.
As I was inside a bus to go to church for Sunday’s mass, I saw some muslim friends who was on their way to the mosque.
Yes, it’s the Aidilfitri day! I’m just so happy that we can go to our praying places with peaceful hearts.
In addition to that, one more interesting thing is that the church that I usually attend is next to the Hindu temple. Such an interesting mixture here!

It’s just a blessing, if we can go to our praying place with peaceful heart. Suddenly, I remembered that in the US, even our Sikh friends couldn’t pray peacefully at their temple. A gun-shooting had crashed the peace in there.

Let’s try to live at peace with everyone. After all we’re all God’s creation. Let’s respect our difference and do our best to spread His love to this world. (-fon-)

If it is possible, as far as it depends on you, live at peace with everyone.
--- Romans 12:18

Hidul dalam Perdamaian dengan Semua Orang

Hari minggu yang indah.
Ketika saya sedang berada di bus ketika hendak pergi ke misa Minggu, saya melihat beberapa rekan muslim yang sedang menuju ke mesjid.
Ya, hari itu adalah Hari Idul Fitri! Saya sungguh berbahagia ketika kita bisa pergi ke tempat ibadah kita dengan hati yang damai.
Sebagai tambahannya, satu hal yang juga menarik adalah, gereja yang sering saya datangi bersebelahan dengan kuil Hindu. Perpaduan yang sungguh menarik di sini!

Sungguh merupakan suatu anugerah, jika kita bisa beribadat dengan hati yang damai. Tiba-tiba saya teringat di Amerika Serikat, bahkan sahabat-sahabat kita dari Suku Sikh tidak bisa berdoa dengan damai di kuil mereka. Penembakan yang terjadi sudah membuyarkan kedamaian di sana.

Marilah berusaha hidup damai dengan siapa pun. Kita adalah sama-sama ciptaan-Nya. Mari hargai perbedaan kita dan berupaya yang terbaik menyebarkan kasih-Nya di dunia ini. (-fon-)

Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
--- Roma 12:18

TODAY, August 20 – Live in Peace and Be Holy

Live in Peace and Be Holy

What’s your reaction when you read an article about this:  a 28 year old female teacher in the US had slept with five of her students around the age of 18? Some of us will be stunned, some other will feel it’s normal, some other will think that it’s none of our business.

Today’s verse reminds us that we need to live in peace and be holy. Whatever our callings are, let’s try our best to stay in holiness. By doing that we’re defending our faith and integrity as Christians. Let the world see the difference because we’re God’s disciples. (-fon-)

Make every effort to live in peace with everyone and to be holy; without holiness no one will see the Lord.
--- Hebrews 12:14

Hidup dalam Perdamaian dan Tetaplah Kudus

Apa reaksi Anda ketika Anda membaca artikel ini: seorang guru perempuan berusia 28 tahun di Amerika Serikat ‘tidur’ dengan lima muridnya yang berusia sekitar 18 tahun? Beberapa dari kita akan terperangah, beberapa lainnya akan merasa itu hal yang biasa, beberapa orang lainnya akan merasa itu bukanlah urusan kita.

Ayat Alkitab hari ini mengingatkan kita bahwa kita hendaknya hidup dalam perdamaian dan tetap hidup kudus. Apa pun panggilan kita, hendaknya kita menjaga kekudusan. Dengan melakukan hal itu, kita mempertahankan iman dan integritas kita sebagai umat Kristiani. Biarlah dunia melihat perbedaan itu karena kita adalah pengikut-Nya. (-fon-)

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
--- Ibrani 12: 14

Thursday, August 16, 2012

TODAY, August 17 – A Prayer for Indonesia


A Prayer for Indonesia

Good morning, God…
We’d like to thank You for our country.
The place that You’ve chosen for us.
To born, to stay, to have friends and families…
Today, our country Indonesia is celebrating its 67th birthday.
May your blessing be with our country.
May peace and love be found everywhere.
May the leaders of this country will choose the right paths.
More caring to the people, rather than their own interests.

We believe that You will guide our beloved country to a better one.
May Your Hand be ready to help us.
Lord, graciously hear us. Amen. (-fon-)

May your hand be ready to help me,
    for I have chosen your precepts.
--- Mazmur 119:173


Sebuah Doa Bagi Indonesia

Selamat pagi, Bapa…
Kami ingin bersyukur untuk negeri kami.
Tempat yang sudah Kaupilihkan bagi kami.
Untuk lahir, untuk tinggal, untuk memiliki teman dan keluarga…
Hari ini, negeri kami Indonesia sedang merayakan hari jadinya yang ke-67.
Semoga berkat-Mu tercurah atas negeri kami.
Semoga kedamaian dan kasih ditemukan di mana-mana.
Semoga para pemimpin negeri ini akan memilih jalan yang benar.
Lebih peduli pada rakyatnya, daripada kepentingan mereka sendiri.

Kami percaya Engkau akan menuntun negeri kami menjadi negara yang lebih baik lagi.
Semoga tangan-Mu menjadi penolong kami.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. Amin. (-fon-)

Biarlah tangan-Mu menjadi penolongku, sebab aku memilih titah-titah-Mu.
--- Mazmur 119:173

TODAY, August 16 – The Lord Looks at the Heart


The Lord Looks at the Heart

At a school reunion.
People might see the same old you, even though it’s already 15 years ago.
You don’t like it, feel uncomfortable, but yet need to face them. After all, they’re all your friend.

We’re all like that.
So easy to judge, so easy to look only at the outward appearance.  Some of the nicest people on our mind aren’t always like that in reality.  And for those that we thought are bad people, who really knows deep down inside their heart? We don’t know, but God knows.

Less judgment is good. Nobody likes being judged. It’s only God who knows what’s inside one’s heart. (-fon-)

But the Lord said to Samuel, “Do not consider his appearance or his height, for I have rejected him. The Lord does not look at the things people look at. People look at the outward appearance, but the Lord looks at the heart.”

--- 1 Samuel 16:7

 

Tuhan Melihat Hati

 

Di sebuah reuni sekolah.

Banyak orang akan menilai engkau adalah orang yang sama, biarpun sudah 15 tahun berlalu. Mungkin kamu tidak suka, merasa tidak nyaman, tetapi harus menghadapinya. Bagaimana pun mereka adalah temanmu.

 

Kita semua seperti itu.

Begitu mudah untuk menghakimi, begitu mudah hanya melihat tampilan luaran belaka. Beberapa orang yang terbaik di kepala kita, bukan selalu demikian dalam kenyataannya. Begitu pun dengan orang-orang yang kita pikir orang yang jahat, dalam hatinya siapa yang tahu? Kita tak pernah tahu, tetapi Tuhan tahu.

 

Mengurangi penghakiman adalah baik. Tidak ada orang yang suka dihakimi.

Hanyalah Tuhan yang tahu isi hati seseorang. (-fon-)


Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.
--- 1 Samuel 16:7