Friday, November 30, 2018

TODAY, 30 November: Teguhkan Hati

TODAY, 30 November: 

Teguhkan Hati

Ketika keadaan kurang berpihak kepada kita...
Ketika banyak permasalahan yang datang tanpa diundang...
Ketika kita merasa tak siap dan tak sanggup menanggung pencobaan...
Kuatkanlah dan teguhkan hati...
Semua yang berharap kepada Tuhan...

Tuhan melihat setiap perjuangan kita...
Tuhan mengetahui isi hati kita...
Tuhan tahu berapa banyak tetes air mata yang sudah tertumpah...
Meskipun kita merasa kesepian, tetapi sebenarnya kita tak pernah benar-benar sendirian...

Kuatkanlah dan teguhkan hati...
Semua yang berharap kepada Tuhan...

Dia akan memberikan kekuatan baru bagi setiap kita...
Kekuatan yang bersumber dari kuat kuasa-Nya...

TABAH...
Teguhkan hati...
Bersama Yesus, ini semua akan terlewati...
Amin!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Kuatkanlah dan teguhkan hatimu, kamu semua yang berharap kepada TUHAN!
--- Mazmur 31:25 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Thursday, November 29, 2018

TODAY, 29 November: Ia Melindungi Umat-Nya

TODAY, 29 November: 

Ia Melindungi Umat-Nya

Malam ini, ada sebuah kejadian yang membuat saya sangat bersyukur akan perlindungan Tuhan.
Sekali lagi, puji dan syukur, serta segala sembah...
Hanya kepada Allah, Tuhan kita...
Tuhan itu baik!
Ia melindungi umat-Nya waktu mereka susah...
Bukan itu saja...
DIA menjagai orang yang berlindung kepada-Nya...


Sering kita mencari perlindungan dari yang lainnya...
Sering kita pun meragukan keseriusan Tuhan dalam mengasihi kita...
TETAPI...
Jangan ragu, jangan bimbang!
Kebaikan-Nya sungguh nyata dalam kehidupan kita!
Kasihnya terus mengalir dalam hidup kita...
Dan biarlah hati kita yang bernaung pada-Nya dilimpahi dengan sukacita penuh...

TUHAN selalu setia menjagai kita ...
DIA melindungi kita, bukan hanya hari ini saja...
Melainkan sampai kepada keabadian...

Tetaplah bersyukur, teguh di dalam iman...
Tuhan itu sangat baik!
DIA pasti melindungi kita semua...
Terima kasih, Tuhan!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

TUHAN itu baik, Ia melindungi umat-Nya waktu mereka susah, Ia menjaga orang yang berlindung kepada-Nya.
--- Nahum 1:7 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Tuesday, November 27, 2018

TODAY, 28 November: Guntur

TODAY, 28 November: 

Guntur

Sore ini hujan belum juga turun, tetapi guntur sudah mulai menggelegar.
Dan hari ini, saya merasa tertarik untuk mengamati arti kata 'guntur ini...

Setelah melihat KBBI online, ternyata arti kata 'guntur' adalah sebagai berikut:
guntur/gun·tur/ n suara menggelegar di udara (disebabkan oleh halilintar); guruh.
Kata mengguntur, searti dengan berbunyi seperti guntur/ gemuruh.

Guntur terkadang membuat anak-anak menjadi takut...
Terkadang, orang dewasa pun bisa merasa khawatir jika guntur berbunyi terus-terusan dalam jangka waktu yang lama...
Dan ketika membaca ayat dari Ayub ini:
Allah mengguntur  dengan suara-Nya yang mengagumkan;  Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita.
--- Ayub 37:5

Karena perintah Allah, maka mujizat terjadi, hal-hal ajaib yang tak dapat kita fahami.
--- Ayub 37:5 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Allah mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan...
DIA melakukan perbuatan-perbuatan yang besar...
Yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita...
Mukjizat bisa terjadi...
Hanya karena kuasa Ilahi...

Guntur di luar sudah mulai mereda...
Tetapi Allah yang mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan akan selalu ada...
Di setiap episode kehidupan kita...
DIA terus melakukan banyak kejadian dan perkara yang besar...
DIAlah Allah kita yang dahsyat dan Maha Kuasa...
Sekarang dan selama-lamanya DIA tetap bertakhta...
Puji syukur hanya kepada-Nya!
(-fon-)/ Fonny Jodikin 

TODAY, 27 November: On A Traffic Light (Pada Sebuah Lampu Pengaturan Lalu Lintas)

TODAY, 27 November: 

On A Traffic Light (Pada Sebuah Lampu Pengaturan Lalu Lintas)

Sore menjelang malam...
Saat hendak menyeberang, saya melewati lampu pengaturan lalu lintas...

Pada 'traffic light' itu, saya diingatkan lagi...
Memang dalam berlalu lintas perlu peraturan...

Jika tidak, pasti akan terjadi kekacauan...
Mobil dan motor bisa jalan sesuka hatinya...
Kecelakaan sangat mungkin terjadi di mana-mana...
Suka atau tidak, peraturan memang harus ditetapkan...
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan...
Meskipun terkadang kecelakaan tetap bisa terjadi...
Setidaknya dengan pengaturan lalu lintas melalui lampu merah, kuning, hijau itu membuat kemungkinan itu semakin mengecil...

Suka atau tidak, hidup pun punya peraturan dan ketetapan...
Dan sebagai pengikut Kristus, tentunya kita harus juga mengikuti-Nya...
Karena jika tidak, perbandingannya dengan lampu lalu lintas yang menjadi pencerahan di malam ini, kita pun bisa dilanda kekacauan...
Mungkin kita kurang suka diatur, mungkin peraturan itu membosankan dan membuat kita kurang senang hati...
TETAPI: jika itu semua membawa pada keselamatan dan menghindarkan kita dari 'kecelakaan', mengapa kita tidak mau mengikutinya?


Semoga kita senantiasa hidup menurut ketetapan-Nya dan melakukan peraturan-Nya dengan setia.
Amin!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Akulah TUHAN, Allahmu: Hiduplah menurut ketetapan-ketetapan-Ku dan lakukanlah peraturan-peraturan-Ku  dengan setia.
--- Yehezkiel 20:

Monday, November 26, 2018

TODAY, 26 November: Harta Yang Indah

TODAY, 26 November: 

Harta Yang Indah

Harta yang indah...
Hal-hal yang berharga...
Sudah dipercayakan-Nya kepada kita...

Oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita...
Dan bimbingan-Nya...
Hendaknya selalu kita jagai dengan sebaik-baiknya...

Tentu saja ada kalanya kita tak mampu...
Menjaga keimanan kita kepada Allah...
Kita dilanda keraguan...
Kita goncang...
Tetapi, mari tetap berpegang kepada Allah...
Selagi DIA telah menganugerahkan harta yang indah...
Jangan kita sia-siakan kebaikan-Nya...
Jadilah setia, sebagaimana Dia telah terlebih dahulu setia kepada kita...
Dan bukan itu saja: kesetiaan-Nya telah terbukti dari generasi ke generasi...

Semoga kita tetap setia...
Tetap menjagai segala kebaikan yang dikaruniakan kepada kita.

Mensyukuri semuanya sebagai harta yang indah..
Anugerah Allah.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus  yang diam di dalam kita.
--- 2 Timotius 1:14

Dengan bantuan dari Roh Allah yang hidup di dalam kita, hendaklah engkau menjaga baik-baik hal-hal berharga yang sudah dipercayakan kepadamu.
--- 2 Timotius 1:14 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Sunday, November 25, 2018

TODAY, 25 November: Mulut Serong

TODAY, 25 November: 

Mulut Serong

Kata 'serong' bisa berarti: curang, tidak lurus hati, tidak jujur.
Dengan demikian mulut yang serong searti dengan orang yang tidak jujur dalam perkataannyaa...
Bisa jadi mereka membual...
Berbohong ke sana ke mari...
Apa yang dicari?
Entahlah...

Omong besar untuk terlihat lebih baik di mata orang lain, agaknya tidak akan membawa kita ke mana-mana...
Bukankah penilaian manusia tidaklah penting?
Yang terpenting tetaplah penilaian Tuhan yang mengenal hati kita?


Malam hari ini, saat membaca ayat dari Amsal 6 ini...
Saya diingatkan kembali untuk jujur dalam berkata-kata...
Bukan berarti itu merupakan hal yang mudah...
Tetapi demi kebaikan semuanya...
Demi pertanggungjawaban kita atas kehidupan kita nantinya kepada Allah...
Hendaknya kita dijauhkan dari segala  yang 'serong'...
Segala yang tidak baik, tidak jujur, yang pastinya: tidak berkenan di hadapan Allah...
Semoga pikiran, perkataan dan perbuatan kami mencerminkan kejujuran selalu.
Tuhan, bimbing kami.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Tak bergunalah dan jahatlah orang yang hidup dengan mulut serong...
--- Amsal 6:12

Orang jahat dan kurang ajar membohong ke mana-mana.
--- Amsal 6:12 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Saturday, November 24, 2018

TODAY, 24 November: Muluk-Muluk dan Manis

TODAY, 24 November: 

Muluk-Muluk dan Manis

Kita mungkin sering mendengar beberapa orang yang memang pandai dan mahir berkata-kata...
Sehingga kata-kata yang keluar dari mulut mereka, sungguh bisa membuat orang lain percaya...
Tetapi seiring berjalannya waktu, kita mendapati bahwa itu semua tak lebih dari janji-janji surga belaka...

Kata-kata yang muluk-muluk itu...
Juga bahasa mereka yang manis dipergunakan secara licik untuk menipu orang-orang yang tulus hatinya...

Untuk itulah, Alkitab mengingatkan kita untuk waspada terhadap mereka...
Yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kita terima...
Dan kemahiran berkata-kata itu dipergunakan untuk memecah belah...
Tetap waspada, tetap berhati-hati...
Pada akhirnya, orang dinilai bukan sekadar dari kemampuan berkata-katanya...

Meskipun betapa manis atau muluknya perkataan itu...
Mari kita telaah lebih lanjut, mari kita doakan juga...

Karena pada akhirnya, ketika kita berpegang kepada Allah dan kebenaran-Nya...
Kita akan dimampukan untuk melihat dan merasakan adanya ketidakberesan di sana.
Mohon kepekaan dari-Nya.
Semoga kita bisa dimampukan untuk lebih baik lagi, lewat tuntunan Allah dan Roh Kudus-Nya.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima,  menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! 16:18 Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus,  Tuhan kita, tetapi melayani perut  mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu  orang-orang yang tulus hatinya. 
--- Roma 16:17-18

Friday, November 23, 2018

TODAY, 23 November : Perasaan Yang Tumpul

TODAY, 23 November : 

Perasaan Yang Tumpul

Kecemaran. Hawa nafsu. 
Ketika manusia menyerahkan diri kepada ini semua...
Mereka telah menulikan telinganya...
Dan menumpulkan perasaannya (baca: hati nuraninya).
Sehingga mereka tidak punya rasa malu lagi...
Sehingga mereka sering menjadi 'headline' yang kita baca di berita-berita...
Namun...
Tak perlu menunjuk mereka begini dan begitu...
Paling baik adalah meneliti diri sendiri...
Bagaimana aku mengendalikan diriku sendiri?

Hari ini kami membawa seluruh perasaan kami...
Memang kami ini manusia, Tuhan...
Tidak terlepas dari noda dosa...

Tetapi, jangan sampai itu kemudian menjadi pembenaran diri kami...
Ajarilah dan tuntunlah kami untuk berjalan seiring dengan jalan kebenaran-Mu...
Jangan sampai kami diperbudak oleh hawa nafsu dan kedagingan kami...
Jangan sampai kami tercemar, Tuhan...
Biarlah kami terus menjaga dan memperjuangkan kekudusan kami...

Dalam tuntunan Roh Kudus-Mu, ajarilah kami sebaik-baiknya...
Pengendalian diri...
Kata kunci yang semoga bisa kami perbaiki dan kami miliki hari lepas hari...
Tuhan, tolong kami.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri  kepada hawa nafsu  dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
--- Efesus 4:19

Mereka sudah tidak punya perasaan malu lagi, sehingga mereka mengikuti segala hawa nafsu, dan hidup cabul sesuka hati.
--- Efesus 4:19 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Thursday, November 22, 2018

TODAY, 22 November: Sekali Lagi: Tentang Pengampunan

TODAY, 22 November: 

Sekali Lagi: Tentang Pengampunan

Not forgiving someone is like drinking rat poison and expecting the rats to die. – Anne Lamott

Tidak mengampuni seseorang adalah seperti minum racun tikus dan berharap tikus itu mati. --- Anne Lamott

Dari sebuah buku yang saya baca, berjudul: Get Your Joy Back oleh Laurie Wallin, tentang perjuangan seorang Ibu yang membesarkan dua anak berkebutuhan khusus, saya mendapati kutipan mengenai pengampunan ini...
Betapa pengampunan itu sungguh penting, bukan bagi orang yang kita rasa melakukan kesalahan kepada kita...
Tetapi terlebih kepada diri kita sendiri...

Karena ketikdamampuan orang untuk mengampuni pada akhirnya akan seperti seseorang yang minum racun tikus, tetapi berharap tikusnya mati...
Betapa kebencian itu merupakan racun bagi jiwa kita...
Yang diam-diam menggerogoti kedamaian di diri dan juga kesehatan kita...

Sering kita mendengar kisah bahwa ada banyak penyakit yang berhubungan dengan kesehatan jiwa...
Psikosomatis adalah penyakit yang diduga disebabkan atau diperparah oleh keadaan jiwa... Salah satunya adalah dendam dan kebencian yang berlarut-larut...

Tidak mudah memang mengampuni, terlebih rasanya hati ini sudah terlanjur tersakiti.
Namun biar bagaimana pun, hendaknya kita bisa terus belajar untuk lebih baik lagi dalam hal ini...
Karena kita pun tak sempurna dan butuh pengampunan Tuhan senantiasa...
Semoga kita terus belajar untuk lebih baik lagi dalam hal mengampuni.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu  juga. 
--- Matius 6:14

Wednesday, November 21, 2018

TODAY, 21 November: Aspal (Asli Tapi Palsu)

TODAY, 21 November: 

Aspal (Asli Tapi Palsu)

Ada sebuah akun instagram yang bisa mengamati jam tangan mahal dan keasliannya.
Jadi, meskipun itu dipakai oleh sosialita atau selebriti ternama, belum tentu itu adalah barang asli.
Adalah akun @wristbusters yang cukup akurat dalam memberikan informasi ini.
Dia bisa menangkap basah orang-orang yang memakai jam 'aspal' atau tipe KW-KW--- yang bukan ori (istilah yang sering kita dengar untuk barang asli/original)....

Di masa sekarang ini, tambah banyak juga pembajakan atas barang, karya, dan sebagainya...
Jadi, jangan langsung percaya jika terlihat 'wah', padahal belum tentu...
Bisa jadi itu barang palsu.

Dan juga hati-hati dengan kepalsuan yang melanda dunia...
Jangan sampai kita terseret, ikut larut ke dalam lingkarannya...

Alkitab pun mengingatkan...
Zaman dulu ada nabi-nabi palsu di tengah-tengah umat Allah...
Zaman 'now' alias zaman sekarang...
Ada pula akan muncul guru-guru palsu...
Mereka yang seolah mengajarkan hal-hal yang baik, benar, dan bermanfaat...
Mereka yang seolah terlihat mulia di masyarakat...
Untuk kemudian hanyalah mereka yang memasukkan pengajaran sesat yang membinasakan.
Dan bukan itu saja, mereka bahkan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka...
Yang semuanya akan berujung pada kebinasaan atas diri mereka...


Ada barang 'aspal', ada juga guru-guru 'aspal'...
Hati-hatilah senantiasa!
Jangan larut atau silau karena penilaian dunia...

Yang terpenting tetap meneliti buah-buah dari semua kebaikan yang terlihat...
Apakah itu sesuai dengan Allah dan tuntunan Roh Kudus-Nya?
Jika tidak atau kita ragu: lebih baik jangan ikuti!


Tetaplah berpegang kepada Allah dan kasih sejati-Nya...
Jangan tergiur oleh mereka yang menawarkan segala sesuatu yang semu dan sementara saja...
Sampai kapan pun tetap setia ikut jalan Tuhan!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Sebagaimana nabi-nabi  palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa  yang telah menebus mereka  dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
--- 2 Petrus 2:1

Tuesday, November 20, 2018

TODAY, 20 November: Kucondongkan Hatiku Kepada-Mu

TODAY, 20 November: 

Kucondongkan Hatiku Kepada-Mu

Ketika Misa Sabtu sore yang lalu, saya duduk bersebelahan dengan seorang Ibu dan suaminya.
Sang Ibu terus mencatat selama homili pastor yang memang menarik itu.
Pastor menceritakan tentang Daniel yang adalah ahli tafsir mimpi...
Ibu itu lalu mengambil secarik kertas dari tasnya dan juga pulpen, lalu kemudian mulai mencatat hal-hal yang menarik hatinya.
Saya kira ini adalah hal yang baik...
Daripada pegang handphone dan sibuk dengan WhatsApp message, tentunya mencatat firman-Nya lebih baik daripada itu...
Dan itu memperlihatkan keseriusan Ibu itu terhadap Misa...

Penting untuk serius dan menempatkan Tuhan di atas segalanya.
DIAlah fokus hidup kita...
Dan bukan lainnya...
Meminjam istilah Pemazmur...
Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu...
Untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir...
Semoga kita senantiasa ingat dan mengarahkan hati kepada Allah.
Mencondongkan hati kita hanya kepada-Nya.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Telah kucondongkan  hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.
--- Mazmur 119:112

Monday, November 19, 2018

TODAY, 19 November: Dikuasai Roh Allah

TODAY, 19 November: 

Dikuasai Roh Allah

Hari-hari ini semakin sering kita melihat bahwa orang semakin tidak ada rasa sungkan untuk memperlihatkan kesehariannya kepada orang lain.
Mulai dari selebriti, sosialita, atau bahkan orang-orang biasa juga...
Tentunya ini tidak menjadi masalah yang terlalu menghebohkan, jika berada di ranahnya sendiri.

Yang menjadi masalah, jika dia menyebarkan ke seluruh penjuru dunia dan seolah tidak ada rasa tak enak hati...
Walaupun saya juga membaca dan melihat betapa komentar 'netizen' atas hidup orang lain seolah sudah merasa Maha Benar saja...
Setiap apa pun bisa masuk menjadi celaan netizen...
Bagi diri kita sendiri: bagaimana kita mempergunakan sosial media dengan bijaksana?

Manusia memang memiliki kebutuhkan-kebutuhan.
Menurut Abraham Maslow  dan teori hierarki kebutuhannya...

Sesudah orang terpenuhi kebutuhan fisiologisnya,  semacam sandang, pangan, dan papan...
Lalu beranjak pada rasa aman, kasih sayang, penghargaan, dan aktualisasi diri...
Memang jika belum terpenuhi secara maksimal, rasanya kita merasa belum diterima seutuhnya sebagai manusia.
Tetapi, sebagai pengikut Kristus hendaknya kita diliputi dan dikuasai Roh Allah...
Roh Kudus-Nya yang adalah hidup dan membawa damai sejahtera bagi kita semua...

Segala sesuatu yang berlebihan...
Entah apa pun itu adalah kedagingan...
Dan kedagingan yang berlebihan adalah maut...
Jangan sampai kita dipengaruhi oleh nafsu kita semata...
Kebutuhan tetaplah kebutuhan, tetapi jangan sampai kita seolah begitu haus akan dia.
Dua yang teratas: penghargaan dan aktualisasi diri, pada akhirnya kita persembahkan kepada Yang Ilahi...
DIAlah sumber segala sesuatunya...

Kita kembalikan hanya kepada kemuliaan-Nya.

Semoga kita senantiasa hidup dipimpin dan dikuasai Roh Allah.
Karena ketika pikiran kita dikuasai oleh tabiat manusia (baca: kedagingan), akibatnya adalah maut.
Semoga kita terus introspeksi diri dan menjadi lebih baik lagi dalam hal ini hari lepas hari.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Karena keinginan daging adalah maut,  tetapi keinginan Roh adalah hidup  dan damai sejahtera.
--- Roma 8:6

Kalau pikiranmu dikuasai oleh tabiat manusia, maka akibatnya kematian. Tetapi kalau pikiranmu dikuasai oleh Roh Allah, maka akibatnya ialah hidup dan kedamaian dengan Allah.
--- Roma 8:6 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Saturday, November 17, 2018

TODAY, 18 November: Siapakah Kami Ini ya, Tuhan?

TODAY, 18 November: 

Siapakah Kami Ini ya, Tuhan?

Tuhan, apakah manusia sehingga Kauperhatikan kami semua?
Siapakah kami ini, Tuhan sehingga Engkau mengindahkan dan peduli pada kami?

Kami hanyalah sebatas debu...
Yang dalam sekejap saja bisa berlalu...
Tetapi, jika kami bisa hidup dan menghirup udara di dunia ini sampai hari ini...
Tentunya itu karena kasih karunia-Mu semata...


Tuhan, kami bersyukur untuk sebuah hari baru yang Kauberikan kepada kami...
Hari ini, saat mataku terbuka sesaat sesudah bangun dari tidurku...
Kusadari itu semua hanyalah karena kebaikan-Mu...
Banyak yang bisa terjadi semasa tidur, tetapi jika kami bisa bangun dengan keadaan baik...
Pantaslah kami mensyukuri itu semua...


Siapakah kami ini, Tuhan?
Menyadari betapa kecilnya kami...

Dan betapa besar dan Mahakuasanya diri-Mu...
Membawa kami kepada perenungan sekali lagi...
Bahwa hidup dan kehidupan ini sungguh fana...
Jauh dari abadi...
Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi, bahkan dalam hitungan satu detik ke depan...
Untuk itulah kami sujud di hadirat-Mu...
Bersyukur atas semua karunia-Mu di hidup kami...
Terima kasih dari lubuk hati...
Terima kasih, Tuhan!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

TUHAN, apakah manusia sehingga Kauperhatikan dia? Siapakah dia sehingga Engkau mengindahkannya?
--- Mazmur 144:3 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Friday, November 16, 2018

TODAY, 17 November: Hujan

TODAY, 17 November: 

Hujan

Hujan deras mengguyur Singapura pagi ini.
Sebagaimana beberapa hari sebelumnya, hujan memang sering menghiasi negeri ini.
Di Palembang, kota pempek kelahiranku, beberapa hari lalu juga terjadi hujan yang sempat mengakibatkan banjir.
Hujan...
Saat kita kepanasan, terkadang kita mengharapkan kehadirannya.
Tetapi ketika dia terlalu berlebihan, kita pun bisa sakit kepala karenanya...

Sebagai umat beriman, kita mempercayai bahwa segala sesuatunya terjadi atas seizin dan kehendak-Nya...
Tuhanlah yang membuat awan-awan pembawa hujan deras...
Dan hujan lebat akan diberikannya kepada semua orang...

Hujan masih turun rintik-rintik...
Tetapi hatiku kembali menyadari bahwa semua...
SEGALA SESUATU di dunia ini terjadi atas seizin Tuhan Yang Kuasa...
Dan tak peduli cuaca apa pun yang tengah kita hadapi di belahan bumi mana pun saat ini....
TUHAN selalu beserta kita...!
Dalam segala suka dan duka...
Keriangan dan kesedihan...

DIA selalu ada dalam setiap episode kehidupan kita.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Mintalah hujan dari pada TUHAN pada akhir musim semi! Tuhanlah yang membuat awan-awan pembawa hujan  deras, dan hujan lebat akan Diberikannya kepada mereka dan tumbuh-tumbuhan di padang kepada setiap orang. 
--- Zakaria 10:1

TODAY, 16 November: Mendapat Pengertian

TODAY, 16 November: 

Mendapat Pengertian

Pengertian. Hikmat. Pencerahan.
Mungkin bisa dikatakan sebagai suatu 'AHA' moment...
Saat diri kita berseru, "Aha! Saya akhirnya mengerti... Saya mendapati sebuah pandangan baru yang sama sekali berbeda dengan yang ada selama ini di pikiranku..."

Menjadi pengikut Kristus...
Hendaknya kita mempunyai rasa hormat dan segan (takut) akan Tuhan...
Itulah permulaan hikmat...
Itulah awal untuk menjadi bijaksana...
Dengan pengenalan yang baik akan Tuhan...
Kita akan mendapat pengertian...

Pengertian yang bersandarkan kepada Allah...
Atas dasar iman kita kepada-Nya...
Akan membuahkan buah-buah Roh Kudus di dalam hidup kita...
Sebagaimana diungkapkan dalam Galatia 5:22-23, buah-buah Roh adalah:
kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri...
Ya, semoga semuanya itu meliputi diri dan hari-hari kita...
Sehingga hidup yang kita jalani, tidak lagi sama dibandingkan saat kita belum mengikut Yesus dan belum mengenal-Nya secara pribadi...


Semoga hari-hari kita selalu dalam naungan-Nya...
Dan semoga kita senantiasa ingin mencari hadirat-Nya dan mendapat pengertian dari Yang Mahasuci - Yesus Tuhan kita.

Amin!
 (-fon-)/ Fonny Jodikin

Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus  adalah pengertian.
--- Amsal 9:10

Untuk menjadi bijaksana, pertama-tama orang harus mempunyai rasa hormat dan takut kepada TUHAN. Jika engkau mengenal Yang Mahasuci, engkau akan mendapat pengertian.
--- Amsal 9:10(BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Thursday, November 15, 2018

TODAY, 15 November: Berusaha Dengan Sungguh

TODAY, 15 November: 

Berusaha Dengan Sungguh

Selama hidup kita dan karena hidup adalah perjuangan...
Hendaknya kita terus berusaha dengan sungguh-sungguh dalam mengikut Yesus.
Tentunya, perjalanan tetap setia kepada-Nya tidaklah mudah...
Kadang ada naik, ada turunnya...
Keimanan kita pada suatu saat bisa begitu kuat dan pada saat lainnya bisa goncang dan hampir goyah...
Tetapi justru karena itu...
Kita harus berusaha dengan sungguh untuk menambahkan kepada iman kita kebajikan...
Kepada kebajikan, pengetahuan...

Kepada pengetahuan, penguasaan diri...
Kepada penguasaan diri, ketekunan...
Kepada ketekunan, kesalehan...
Dan kepada kesalehan, kasih akan saudara-saudara...
Dan kepada kasih akan saudara-saudara, kasih akan semua orang...

Alkitab mengingatkan kita, bila semua ini ada pada kita dengan berlimpah-limpah...
Kita akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalan kita akan Yesus Kristus, Tuhan kita...
Tentunya bukan perkara mudah, tetapi bukan pula hal yang mustahil...
Selama kita dipimpin oleh Tuhan dan Roh Kudus-Nya, kita akan dimampukan untuk itu semua...

There's no mission impossible in God!
Yang perlu kita lakukan adalah membuka hati dan terus berusaha lebih baik lagi hari lepas hari...

Semoga kita terus berusaha dengan sungguh...
Dan dengan giat terus berupaya untuk memperjuangan keimanan kita ...
Sampai akhir nanti tetap setia...
Hanya kepada-Nya!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, 1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,  1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih  akan semua orang.1:8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
--- 2 Petrus 1:5-8

Wednesday, November 14, 2018

TODAY, 14 November: Yang Berlindung Pada-Mu Akan Bersukacita


TODAY, 14 November: 

Yang Berlindung Pada-Mu Akan Bersukacita

Semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita!
Ya, semuanya akan bersorak-sorai selamanya...
Karena ENGKAU menaungi mereka!
Karena ENGKAU, akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu...


Ya, Tuhan...
Inilah hidup kami...
Tidak sempurna...
Tetapi ini merupakan persembahan kami kepada-Mu...
ENGKAULAH yang menyempurnakan hidup kami...
Karena ENGKAU yang menjadikan kami di dunia ini...

Hidup ini adalah kepunyaan-Mu...
Banyak permasalahan dan pencobaan datang silih berganti...
Tetapi ENGKAU tetap ada bersama-sama kami...
Lewati peristiwa demi peristiwa...
Hanya ENGKAU sumber kekuatan kami...

Semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita!
Ya, semuanya akan bersorak-sorai selamanya...
Karena ENGKAU menaungi mereka!
Karena ENGKAU, akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu...


Kami akan bersukacita untuk hidup yang Kauanugerahkan kepada kami.
Ajar kami tetap setia kepada-Mu.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai  selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria  orang-orang yang mengasihi nama-Mu.
--- Mazmur 5:12 

Monday, November 12, 2018

TODAY, 13 November: Mengirik Dalam Pengharapan

TODAY, 12 November: 

Mengirik Dalam Pengharapan

Siang ini, ketika berselancar di dunia maya mencari ayat yang ingin kutuliskan...
Aku mendapati sebuah kata yang mungkin jarang kita pakai.
Kata ini adalah 'irik' yang jika ditambahkan awalan me-, menjadi mengirik.
Arti kata mengirik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Online adalah sebagai berikut:

irik v, mengirik/meng·i·rik/ v 1 menginjak: ia ~ barang itu sehingga terbenam ke air; 2 menginjak atau menebah agar terlepas dari tangkainya (tentang padi kering, kacang, dan sebagainya) (KBBI online)

Sedangkan arti kata 'Pengirik' adalah orang atau alat untuk mengirik.

Kata mengirik, diterjemahkan oleh edisi Bahasa Indonesia Sehari-hari sebagai orang yang membersihkan gandumnya, bekerja dengan penuh harapan... 
Kata ini mengingatkan saya untuk senantiasa berupaya maksimal untuk Tuhan...
Bukan untuk manusia, karena manusia amat sangat bisa mengecewakan...
Tetapi melakukan yang terbaik, meskipun itu tidak dipandang oleh manusia...

Karena kita melakukannya untuk Tuhan...

Apa pun yang tengah kita tekuni...
Apa pun yang tengah dipercayakan kepada kita...
Entah itu karier, jabatan, peranan, pelayanan...
Jangan sampai kita lupa: Tuhan melihat segala sesuatunya...
Sang Maha yang selalu ada di hidup kita...
Sudah selayaknya kita bekerja sebaik-baiknya dengan penuh harap, di dalam iman...
Meskipun tak mengharapkan imbalan...
Karena ketika Tuhan melihat kesungguhan hati...
DIA sendiri yang akan memenuhi kebutuhan kita seturut kehendak-Nya.

Mari mengirik dalam pengharapan...
Tetaplah bersandar kepada sumber pengharapan sejati, yaitu Kristus Tuhan kita.
Amin!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.
--- 1 Korintus 9:10

Atau itu dimaksudkan untuk kita? Memang itu tertulis untuk kita. Sebab orang yang mengerjakan ladang dan orang yang membersihkan gandumnya sudah selayaknya bekerja dengan harapan untuk menerima sebagian dari hasil pekerjaannya.
--- 1 Korintus 9:10 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

TODAY, 12 November: Menunggu Dengan Tenang

TODAY, 12 November: 

Menunggu Dengan Tenang

Ketika dihadapkan pada masalah...
Kita kemudian menjadi gelisah...
Bahkan setelah semua daya upaya...
Kita kerahkan, kita usahakan semaksimal mungkin...
Kita terkadang  masih diliputi rasa kekhawatiran yang besar...

Kitab Ratapan yang saya baca hari ini mengingatkan saya untuk menanti dengan diam pertolongan Tuhan.
Ini searti dengan kita menunggu dengan tenang sampai Tuhan datang memberi pertolongan...
Kembali mempercayakan segala sesuatunya ke dalam tangan Ilahi-Nya...
DIA takkan meninggalkan kita sendirian...
Di tengah seluruh badai kehidupan ini, Tuhan selalu menyertai...

Setelah berusaha...
Kita berdoa...
Dan menunggu pertolongan-Nya...

Semoga kita diberi kesabaran dalam menantikan pemenuhan janji-Nya di hidup kita...
Jangan menyerah, meskipun mungkin kenyataan pada saat ini sungguh membuat kita 'down' atau putus asa...
Karena di dalam Tuhan, kita tetap memiliki pengharapan...
Dan pengharapan di dalam DIA takkan mengecewakan...

Ajarilah kami menunggu dengan tenang, ya Tuhan...
Kami percayakan hidup ini hanya ke dalam genggaman tangan kasih-Mu.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.
--- Ratapan 3:26

Jadi, baiklah kita menunggu dengan tenang sampai TUHAN datang memberi pertolongan,
--- Ratapan 3:26 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)