Tuesday, August 31, 2021

TODAY, 31 Agustus 2021 Batin Merana, Hati Bahagia

 TODAY, 31 Agustus 2021

 

Batin Merana, Hati Bahagia

 

Kalau harapan tidak dipenuhi, batin merana; kalau keinginan terkabul, hati bahagia.

--- Amsal 13:12

 

Kitab Amsal mengingatkan kita kembali hari ini….

Kalau harapan tidak dipenuhi….

Batin merana.

Kalau keinginan terkabul….

Hati bahagia.

 

Ini sebetulnya sungguh manusiawi.

Terkadang, manusia tak lagi mampu mengendalikan hal itu.

Batin yang merana, hati yang susah.

Tak selalu bisa disembunyikan.

Makin tinggi harapan, ketika tidak kesampaian….

Makin kecewa manusia.

 

Penting bagi kita untuk mengendalikan keinginan dan harapan.

Karena saat tidak terkabul, mungkin saja Tuhan punya rencana lain.

Secara iman, kita percaya akan hal ini.

Kembali menyerahkan semuanya hanya kepada Tuhan.

Percaya….

Tiada yang lebih indah dibandingkan dengan masuk rancangan-Nya.

Ikut kehendak-Nya.

Meyakini ini semua pasti yang terbaik bagi kita.

 

Semoga dengan mengikut Tuhan kita bisa mengurangi batin yang merana.

Dan semakin bahagia dalam hati….

Penuh sukacita.

Karena kita sadari Tuhan senantiasa beserta kita.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, August 30, 2021

TODAY, 30 Agustus 2021 Jangan Takut, Sebab Aku Menyertai Engkau

 TODAY, 30 Agustus 2021

 

Jangan Takut, Sebab Aku Menyertai Engkau

 

Jangan takut, sebab Aku melindungi engkau. Dari barat dan dari timur Kusuruh anak cucumu datang berkumpul.

--- Yesaya 43:5(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Janganlah takut,  sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu  dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat.

--- Yesaya 43:5

 

Dalam ketakutan.

Dalam keputusasaan.

Dalam ketidakpastian.

Keadaan yang terombang-ambing.

Sungguh membutuhkan peneguhan.

 

Satu-satunya sumber kekuatan hanya dari Allah saja.

Ketika DIA berkata dalam hatimu, dan kaudengar suara-Nya….

“Jangan takut, sebab Aku melindungi engkau.”

Ya, Tuhan menyertai.

Tuhan melindungi.

Di saat harapan yang makin menipis karena keadaan sekitar.

Banyak yang membutuhkan doa dan pertolongan….

Kepada siapa kita berpegang, kalau bukan kepada Tuhan?

 

Yesuslah andalanku.

Yesuslah andalan kita semua.

Hari ini hingga akhir masa.

Tuhan adalah satu-satunya penopang kita saat terjatuh.

Juga saat kita tak berdaya.

Percayalah hanya kepada-Nya!

Semoga kami tidak takut dalam menjalani hidup ini…

Yakinlah, bahwa Tuhan selalu menyertai.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, August 29, 2021

TODAY, 29 Agustus 2021 Lindungilah Kami, Ya Tuhan

 TODAY, 29 Agustus 2021

 

Lindungilah Kami, Ya Tuhan

 

Semoga semua orang yang berlindung pada-Mu bergembira dan bersorak-sorai selama-lamanya. Lindungilah orang-orang yang mencintai Engkau, supaya mereka bersukacita karena Engkau.

--- Mazmur 52:12 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Apa yang kami alami hari ini….

Akan lebih bijaksana jika kami melihatnya dalam kerangka besar rencana-Mu.

Bukan melulu apa yang kami pikirkan saat ini.

Atau apa yang kami rasakan detik ini.

Biarkan kami tetap percaya….

Karena semua orang yang berlindung kepada-Mu akan bergembira dan bersorak-sorai selamanya….

 

Kami ingin tetap mencari perlindungan.

Karena dalam kesesakan, rasanya sulit memang.

Tetapi karena Engkau perlindungan kami yang sejati.

Engkaulah perisai kami….

Kami merasa aman dalam naungan kasih-Mu.

 

Lindungilah segenap umat-Mu yang mencintai Engkau….

Supaya mereka bersukacita karena Engkau.

Ya, lindungilah kami, ya Tuhan!

Dalam kepak sayap-Mu, kami merasa aman.

Terima kasih, Tuhan.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Saturday, August 28, 2021

TODAY, 28 Agustus 2021 : Dengarkanlah Seruan dan Doa Kami

 TODAY

 

28 Agustus 2021

 

Dengarkanlah Seruan dan Doa Kami

 

Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu pada hari ini!

--- 1 Raja-raja 8:28

 

Masih dari Perikop Doa Salomo….

Salomo berdoa kepada Allah….

DIA memohon agar Tuhan berpaling kepada doa dan permohonannya….

Ya, Tuhan….

Dengarkanlah seruan dan doa yang kami panjatkan di hadapan-Mu pada hari ini!

 

Hari ini mungkin kita berdoa dengan keadaan yang galau.

Perasaan ragu cukup besar.

Mempertanyakan kepedulian Tuhan, karena doa-doa kita belum dijawab.

Tidak selalu mudah mempertahankan kehidupan doa yang ideal, sehat, dan baik….

Namun seberapa besar kita berusaha, itu menjadi satu hal yang patut kita perjuangkan dalam relasi yang lebih baik lagi dengan Tuhan.


Tetapi, sebagaimana Santo Ignatius menyebutkan bahwa ‘finding God in all things’.

Menemukan Tuhan dalam segala hal!

Sehingga, ketika kita sungguh berusaha membuka mata hati kita….

Kita mampu menemukan kasih dan kebaikan Tuhan dalam hidup kita.

Ada banyak kesukacitaan dan mungkin ‘remah-remah’ bahagia yang kita temukan di sepanjang jalan kehidupan.

Sesuatu yang bisa kita syukuri keberadaannya, sekecil apa pun itu.

Dan bisa membuat kita berseru:

Tuhan, Engkau sungguh baik di hidup kami!

Ini akan menjadi titik-tolak yang baik bagi kita untuk kembali akrab dan dekat dengan Tuhan.

Semoga demikian.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

TODAY, 27 Agustus 2021 : Kehidupan Doa Kita

 TODAY

 

27 Agustus 2021

 

Kehidupan Doa Kita

 

Kemudian berdirilah Salomo di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, ditadahkannyalah tangannya  ke langit, lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia  kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu.

--- 1 Raja-raja 8:22-23

 

Perikop ini berjudul: Doa Salomo.

Mari membayangkan Salomo yang berdiri di depan Mezbah Tuhan.

Menadahkan tangannya ke langit.

Lalu berkata:

“Ya Tuhan, Allah Israel!

Tidak ada Allah yang seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah;

Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setiap kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu….”

 

Adakah kita juga berdoa?
Mungkin ada kalanya kemalasan menyapa.

Dan rasa yang pernah ada dari sebuah doa, semisal kedekatan tertentu di masa lalu….

Tak lagi kita rasakan.

Mungkin doa menjadi satu rutinitas saja, yang harus kita lakukan.
Sehingga, ada kalanya kita tidak sepenuh hati melakukannya.

Hal ini tentunya bisa dimengerti.

Tetapi, jika ini berlarut-larut berkepanjangan, tentunya menjadi satu hal yang menghalangi kedekatan kita secara pribadi dengan Allah.

 

Mari masuk ke dalam kehidupan doa yang lebih baik!

Doa yang jujur: mengungkapkan rasa yang ada.

Bukan hanya keluhan melulu atau laporan akan hal-hal yang baik saja.

Sebagian-sebagian saja.

Tetapi: jujur kepada Allah dalam setiap keadaan yang kita rasakan.

Dan pada akhirnya percaya bahwa:

Allah akan memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-Nya.

Yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Thursday, August 26, 2021

TODAY, 26 Agustus 2021 Tahan Uji

 TODAY, 26 Agustus 2021

 

Tahan Uji

 

Ujilah dirimu sendiri,  apakah kamu tetap tegak di dalam iman . Selidikilah dirimu!  Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu?   Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

---2 Korintus 13:5

 

Saat membaca ayat-ayat di atas….

Saya merasa ‘tertampar’ juga….

Ujilah dirimu sendiri.

Apakah kamu tetap tegak di dalam iman.

Selidikilah dirimu!

Apakah kamu tidak yakin akan dirimu?

Bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu?
Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

 

Ternyata….

Untuk menjadi pribadi yang tahan uji….

Kita mungkin harus menguji diri sendiri.

Di tengah keadaan yang tidak mudah seperti sekarang ini misalnya….

Adakah kita malah menjauh dari Allah?
Atau: terus berusaha mencari wajah-Nya?

 

Memang, sebagai manusia….

Ada saja saat kita merasa jauh dari Tuhan.

Belum lagi ada hal-hal yang mungkin belum selesai di masa lalu.

Kekecewaan, kemarahan, luka-luka….

Dan banyak hal lainnya, yang mungkin menghalangi kita untuk dekat dengan Allah.

 

Mari kita yakini bahwa Tuhan takkan memberikan pencobaan melebihi kemampuan kita.

Juga tetaplah percaya bahwa Tuhan dekat di hati kita….

Dan semoga kita, setelah melalui semua permasalahan kehidupan….

Menjadi pribadi yang tahan uji dan memenangkan pertandingan kehidupan yang sudah DIA sediakan bagi kita.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Wednesday, August 25, 2021

TODAY, 25 Agustus 2021 Topanglah Aku Sesuai Janji-Mu

 TODAY, 25 Agustus 2021

 

Topanglah Aku Sesuai Janji-Mu

 

Topanglah  aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup, dan janganlah membuat aku malu  dalam pengharapanku.

--- Mazmur 119:116

 

Kuatkanlah aku sesuai dengan janji-Mu agar aku hidup, jangan biarkan aku dikecewakan dalam harapanku.

--- Mazmur 119:116(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu.

Ya, kuatkanlah aku, ya Tuhan….

Supaya aku beroleh kehidupan….

Dan janganlah aku dikecewakan dalam harapku….

Biarlah mataku terus tertuju kepada-Mu.

 

Di malam ini, kembali aku mengingat….

Akan hal-hal yang terjadi di hidupku.

Ketika aku mampu berdiri tegar sampai hari ini….

Semua hanya karena kebaikan-Mu, Tuhan.

 

Ada kalanya lagi….

Kekecewaan dan kemarahan pernah timbul juga….

Apalagi jika kenyataan jauh berbeda dengan angan-angan…

Tetapi….

Bantulah diri kami untuk belajar ikhlas….

Untuk menerima hal-hal yang tak mampu kami ubah…

Dan terus mengupayakan perubahan yang kami bisa….
Seturut kehendak-Mu saja, Bapa.

 

Kuatkanlah kami.

Topanglah kami.

Kepada-Mu kami berharap dan percaya.

Kami terus menantikan pelangi kasih-Mu.

Setelah hujan dan badai kehidupan ini mereda.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Tuesday, August 24, 2021

TODAY, 24 Agustus 2021 Hal Mengumpulkan Harta

 TODAY, 24 Agustus 2021

 

Hal Mengumpulkan Harta

 

 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi;  di bumi ngengat dan karat merusakkannya  dan pencuri membongkar serta mencurinya. 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.  6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

--- Matius 6:19-21

 

Sebagaimana judul perikop ini, saya pun mengambilnya sebagai judul TODAY malam ini.

Hal mengumpulkan harta.

Alkitab mengingatkan kita untuk tidak mengumpulkan harta di bumi.

Sebanyak apa pun, ngengat dan karat merusakkannya.

Dan pencuri membongkar, serta mencurinya.

Ini mengingatkan kita bahwa mengumpulkan harta, berapa pun banyaknya, itu hanyalah sementara.

Saat kita harus mempertanggungjawabkan segala sesuatunya….

Semuanya itu tidaklah dimungkinkan untuk kita bawa serta.

 

Dengan menyadari bahwa kita pun perlu uang untuk kehidupan.

Namun tentunya keserakahan dan rasa tak pernah cukup atasnya, harus kita kendalikan.

Uang (baca: harta)-seyogyanya-menjadi berkat bagi yang memiliki dan belajar berbagi melalui saluran kasih-Nya.

Bukan hanya mencari dan menghabiskan demi kesenangan sendiri.

Demi kepuasan kedagingan belaka.

 

Perikop ini juga mengingatkan kita untuk mengumpulkan harta di sorga.

Berpacu dengan waktu, memang kita tidak pernah tahu kapan waktu-Nya akan tiba.

Bukan pesimis, tetapi melihat secara wajar.

Adakah kita sudah mempersiapkan kebaikan yang kita bisa bawa kepada-Nya?

 

Dan yang terakhir: Alkitab berkata bahwa di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Ini menjadi semacam peringatan bagi kita.

Sekali lagi: mari bertanya dalam hati….

Sejauh mana saya mencintai harta yang ada?
Adakah Tuhan yang masih menjadi fokus saya?
Ataukah hanya segala kemudahan dan kenikmatan yang dunia tawarkan?
Sehingga saya memuja semuanya itu, lalu melupakan atau kurang memedulikan Yang Kuasa?

Semoga kita tetap menempatkan Allah, Tuhan kita sebagai pusat hidup kita.

Sehingga semua berkat dan karunia-Nya, tetap kita syukuri.

Semua hanya karena kebaikan dan kasih karunia-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, August 23, 2021

TODAY, 23 Agustus 2021 Sesungguhnya: Semuanya Telah Kauketahui, Ya Tuhan

 TODAY, 23 Agustus 2021

 

Sesungguhnya: Semuanya Telah Kauketahui, Ya Tuhan

 

Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki  dan mengenal  aku 139:2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. 139:3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan  dan berbaring, segala jalanku  Kaumaklumi. 139:4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya  telah Kauketahui, ya TUHAN. 

--- Mazmur 139:1-4

 

Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku.

Engkau mengetahui kalau aku duduk atau berdiri.

Engkau mengerti pikiranku dari jauh.

Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring.

Segala jalanku Kaumaklumi.

Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan….

Sesungguhnya semuanya telah Kauketahui, ya Tuhan!

 

Ya, Engkau sungguh mengenali setiap diri kami.

Apa yang tersembunyi dalam hati dan pikiran kami….

Selalu mampu Kauselami.

Meskipun terkadang kami memiliki keraguan akan kepedulian-Mu.

Terutama saat keadaan tidak berpihak pada kami…

Namun, sungguh!

Engkau memahami setiap kerinduan terdalam di relung hati kami.

 

Tuhan, pada saat kami merasa sulit memahami Engkau dan jalan-Mu.

Curahkanlah karunia iman dan harapan kepada kami….

Agar kami senantiasa kembali kepada terang-Mu.

Dan sekali lagi percaya bahwa:

Sesungguhnya, semuanya  telah Kauketahui, ya TUHAN. 

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, August 22, 2021

TODAY, 22 Agustus 2021 Doa Salomo Memohon Hikmat

 TODAY, 22 Agustus 2021

 

Doa Salomo Memohon Hikmat

 

Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham  menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?" 3:10 Lalu adalah baik di mata Tuhan  bahwa Salomo meminta hal yang demikian. 3:11 Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta  hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian  untuk memutuskan hukum, 3:12 maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat  dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.

--- 1 Raja-Raja 3:9-12

 

Salomo hanya memohon hikmat dari Yang Kuasa.

Dia hanya minta agar Tuhan memampukannya menimbang perkara untuk menghakimi umat-Nya.

Membedakan yang baik dan jahat.

Lalu, adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.

Tuhan memberikan kepada Salomo hati yang penuh hikmat…

Tuhan juga memberikan semuanya.

Kebesaran yang tidak pernah dimiliki oleh orang lain di zaman itu….

 

Ketika kita meminta sesuai kehendak-Nya.
DIA bisa berikan banyak hal.

DIALAH Tuhan!
Jangan sampai kita lupakan hal itu!

Semoga kita yang masih diberi kesempatan untuk menghirup udara segar ini….

Senantiasa terus memohon sesuatu yang bukanlah berpusat pada diri sendiri atau kedagingan belaka.

Namun, sesuatu yang menyenangkan Tuhan.

Dan bermanfaat bagi sesama.

Semoga kita pun demikian.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Saturday, August 21, 2021

TODAY, 21 Agustus 2021 Hidup Menurut Jalan Yang Ditunjukkan-Nya

 TODAY, 21 Agustus 2021

 

Hidup Menurut Jalan Yang Ditunjukkan-Nya

 

Perikop ini berjudul:

Pesan Daud yang terakhir sebelum meninggal.

Biasanya, pesan sebelum meninggal adalah hal yang penting, kalau tidak bisa dikatakan sebagai yang terpenting dalam hidup.

Saat kematian Daud mendekat, inilah pesannya kepada Salomo-anaknya….

 

Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya: 2:2 "Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana,  maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki. 2:3 Lakukanlah  kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung  dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, 2:4 dan supaya TUHAN menepati janji  yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia,  dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel. 

--- 1 Raja-raja 2:1-4

 

Intinya adalah:

·       Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan Allahmu.

·       Hidup menurut jalan yang ditunjukan-Nya.

·       Dengan setia mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya.

 

Petuah terakhir tetaplah memegang peranan terpenting.

Saat Papa saya meninggal, yang saya ingat adalah pesan-pesan terpentingnya bagi saya.

Bukan saat terakhir, karena saya tengah berada di Jakarta (kuliah) sementara Papa saya meninggal di Palembang.

Tetapi setiap petuah, pesan, arahan hidup yang baik yang pernah diberikannya semasa hidup….
Tetap saya kenang sampai hari ini.

 

Sebagaimana Daud berpesan kepada Salomo….

Mari kita pun mengingat hal-hal yang disampaikannya.

Sehingga apa pun keadaannya, kita tetap setia hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Friday, August 20, 2021

TODAY, 20 Agustus 2021 Jadilah Gunung Batuku

 TODAY, 20 Agustus 2021

 

Jadilah Gunung Batuku

 

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.

--- Mazmur 71:3

 

Tuhan….

Jadilah gunung batuku.
Tempat berteduh.

Kubu pertahananku.

Untuk menyelamatkan aku.

 

Dalam kesesakan, kami menyerukan nama-Mu.

Mencari wajah-Mu.

Dan tetap percaya….

Bahwa Engkau adalah perisai kami.

Satu-satunya andalan di kehidupan kami.

 

Keadaan mungkin sulit, Tuhan.

Tapi, izinkan kami bertobat.

Dan tetap percaya….

Bahwa Engkau adalah Sumber Kekuatan Sejati di hidup kami.

Tiada yang lain, yang mampu membawa kami….

Lewati peristiwa demi peristiwa….

Dengan ketabahan dan sukacita….

Kecuali Engkau….

Tuhan dan Juru Selamat kami.

Sekarang dan selamanya!

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Thursday, August 19, 2021

TODAY, 19 Agustus 2021 Menunggu Dengan Tenang

 TODAY, 19 Agustus 2021

 

Menunggu Dengan Tenang

 

Jadi, baiklah kita menunggu dengan tenang sampai TUHAN datang memberi pertolongan,

--- Ratapan 3:26 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Jadi, baiklah kita menunggu dengan tenang sampai Tuhan datang memberi pertolongan.

Bagaimana sikap kita dalam menunggu?
Gelisah?
Marah?
Kecewa?
Galau?

Khawatir?

Atau tetap tenang?

Karena percaya, Tuhan akan datang dengan pertolongan-Nya yang tepat waktu.

Bahwa DIA akan memberi kita kekuatan menjalani hari-hari yang paling menyesakkan sekali pun.

Ya, Tuhan tetap peduli pada umat-Nya.

Meskipun kelihatannya DIA seolah diam dan tidak melakukan apa-apa.

Tetapi kita yakini….

Tuhan tak pernah tertidur.

 

Tuhan, ajarlah kami untuk tetap percaya janji-Mu.

Kenyataan pahit.

Pengalaman kehilangan.

Membuat kami semakin sadar….

Bahwa memang, tiada yang abadi di dunia ini.

Hanya Engkau yang setia sampai akhir hidup kami.

 

Kami mohon agar kami tetap setia.

Menunggu dengan tenang.

Sampai pertolongan-Mu tiba.

Pada waktu yang sudah Kautetapkan.

Sambil terus berdoa….

Tuhan, kasihanilah dunia ini.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Wednesday, August 18, 2021

TODAY, 18 Agustus 2021 Dari Rumah-Nya Ia Mendengar Seruanku

 TODAY, 18 Agustus 2021

 

Dari Rumah-Nya Ia Mendengar Seruanku

 

Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN, aku berteriak kepada Allahku mohon pertolongan. Dari Rumah-Nya Ia mendengar suaraku dan memperhatikan seruanku.

--- 2 Samuel 22:7(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Kesesakan.

Teriak minta tolong kepada Allah.

Doa-doa yang dipanjatkan.

Hanya kepada Tuhan, Sang Andalan kita.

Terasa ‘familiar’.

Pernah kita dengar.

Atau mungkin pernah kita lakukan.

Mungkin juga di saat ini….

 

Sebetulnya memang yang ideal adalah….

Mencari Tuhan, bukan hanya pada saat susah.

Namun di setiap saat, selalu ingat DIA.

Saat kita bergembira…

Hendaknya kita juga langsung memuji dan bersyukur kepada Allah kita.

Karena jika bukan karena kasih-Nya, kita pun tidak bisa menikmati semuanya ini.

Semua hanya karena anugerah-Nya.

 

Tapi memang, terasa paling berarti….

Jika kita dalam kesusahan.

Dan hanya Tuhan yang bisa menolong kita.

Semoga kita senantiasa ingat….

Dan tidak lupa akan kebaikan-Nya.

 

Kita percaya:

Dari rumah-Nya DIA mendengar seruan kita!

DIA juga memperhatikan doa-doa kita.

Mari terus mendekat kepada-Nya!

Dalam keadaan apa pun!

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Tuesday, August 17, 2021

TODAY, 17 Agustus 2021 Seperti Perisai Ia Menutupi Aku

 TODAY, 17 Agustus 2021

 

Seperti Perisai Ia Menutupi Aku

 

TUHAN seperti benteng yang kuat tempat aku berlindung. Allahku seperti gunung batu, tempat aku bernaung. Seperti perisai Ia menutupi aku, dan menjaga aku agar aman selalu.

--- 2 Samuel 22:3 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Tuhan seperti benteng yang kuat tempat aku berlindung.

Allahku seperti gunung batu, tempat aku bernaung.

Seperti perisai Ia menutupi aku.
Dan menjaga agar aman selalu.

 

Dalam segala keadaan yang menyesakkan.

Dalam beban hidup dan peristiwa yang tak pernah kita bayangkan….

Tuhan tetap mengasihi kita.

Dengan cara-Nya.

Dengan belas kasih-Nya.

 

Walaupun di tengah pandemi dan begitu banyak yang kita alami dalam kurun waktu satu setengah tahun ini….

Saya tetap percaya bahwa Tuhan tetap mengasihi.
Tuhan tetap peduli.

Dan memang, perlu ada perubahan sikap dari diri kita.

Yang masih diberi kesempatan hidup sampai hari ini.

Percaya bahwa ini semua hanya karena anugerah-Nya.

Hanya karena DIA sungguh baik bagi setiap kita.

 

Seperti perisai, Engkau sanggup melindungi kami.

Terus berdoa agar Engkau melimpahkan rahmat-Mu bagi kami…

Agar kami semakin mengerti….

Bahwa Engkau memang sanggup dan masih peduli pada kami.

Terima kasih, Tuhan.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, August 16, 2021

TODAY, 16 Agustus 2021 Tetapi Kami Akan Mengabdi Hanya Kepada Tuhan

 TODAY, 16 Agustus 2021

 

Tetapi Kami Akan Mengabdi Hanya Kepada Tuhan

 

Seandainya kamu tidak mau mengabdi kepada TUHAN, ambillah keputusan hari ini juga kepada siapa kamu mau mengabdi: kepada ilah-ilah lain yang disembah oleh nenek moyangmu di Mesopotamia dahulu atau kepada ilah-ilah orang Amori yang negerinya kamu tempati sekarang. Tetapi kami--saya dan keluarga saya--akan mengabdi hanya kepada TUHAN.

--- Yosua 24:15(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Pada Kitab Yosua bab 24 ini, kita dapati bahwa suku Israel mengabdi kepada ilah-ilah lain.

Dan Yosua mengingatkan mereka untuk mengabdi kepada Tuhan….

Dan meminta mereka mengambil keputusan.

Tetapi Yosua….

Dia dan keluarganya memilih hanya mau mengabdi kepada Tuhan saja.

 

Di masa sekarang ini….

Pesan ini masihlah relevan.

Banyak ilah-ilah lain di zaman modern yang didewakan manusia.

Sehingga terkadang, keberadaan mereka lebih penting atau bahkan jauh di atas Tuhan sendiri.

Semoga kita bisa tetap menyerukan bahwa….

Saya dan seisi rumah saya….

Akan tetap setia mengabdi kepada Tuhan.

Meskipun penuh perjuangan.

Meskipun jalan berliku….

Semoga kita tetap setia sampai akhir nanti.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, August 15, 2021

TODAY, 15 Agustus 2021 DIA Tidak Akan Membiarkan Kita Dicobai Melebihi Kesanggupan Kita

 TODAY, 15 Agustus 2021

 

DIA Tidak Akan Membiarkan Kita Dicobai Melebihi Kesanggupan Kita

 

Setiap cobaan yang Saudara alami adalah cobaan yang lazim dialami manusia. Tetapi Allah setia pada janji-Nya. Ia tidak akan membiarkan Saudara dicoba lebih daripada kesanggupanmu. Pada waktu Saudara ditimpa oleh cobaan, Ia akan memberi jalan kepadamu untuk menjadi kuat supaya Saudara dapat bertahan.

--- 1 Korintus 10:13 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Setiap cobaan yang kita alami adalah cobaan yang lazim dialami manusia.

Tetapi Allah setia pada janji-Nya.

DIA takkan membiarkan kita dicobai lebih daripada kesanggupan kita.

Dan pada saat kita ditimpa oleh cobaan…..

Ia akan memberikan jalan kepada kita untuk menjadi kuat.

Supaya kita dapat bertahan.

 

Tiada yang lebih melegakan di saat ini daripada membaca ayat di atas.

Tuhan sungguh mengerti cobaan dan beban kehidupan yang kita alami.

Saat kita merasa dia menjauh, sebetulnya DIA masih dekat.

Kita takkan dicobai melebihi kemampuan kita.

Tetaplah bertahan sampai garis akhir!

Semoga kekuatan yang bersumber dari Allah saja, akan membawa kita kepada ketegaran dan ketabahan di dalam melangkah.

Marilah tetap percaya kepada Allah!
Apa pun keadaan kita, semoga kita tidak menjauh dari-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Saturday, August 14, 2021

TODAY, 13-14 Agustus 2021 : Ibrani 12:1-2

 TODAY, 13-14 Agustus 2021

 

13 Agustus

 

Dengan Tekun Menempuh Perlombaan Kita

 

Nah, mengenai kita sendiri, di sekeliling kita ada banyak sekali saksi! Sebab itu, marilah kita membuang semua yang memberatkan kita dan dosa yang terus melekat pada kita. Dan marilah kita dengan tekun menempuh perlombaan yang ada di depan kita.

--- Ibrani 12:1 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Alkitab terkadang menempatkan hidup ke dalam kategori perlombaan.

Yang harus dengan tekun tempuh, sampai akhir.

Selama jalannya perlombaan tersebut…

Tentunya ada saatnya kita sangat bersemangat.

Kali lainnya, kita merasa lelah dan putus asa.

Tidak selalu memang, kita bisa dengan tekun menempuh perlombaan kita.

 

TETAPI….

Hendaknya kita terus menguatkan hati dan pikiran kita.

Agar kita tetap setia.

Tanpa henti….
Tetap menuju garis akhir yang telah ditentukan-Nya.

Kita mungkin tak pernah tahu kapan akan mencapai garis akhir tersebut itu.

Namun, jangan menyerah!

Tetap berusaha dan memberikan yang terbaik.

Bagi kemuliaan Tuhan.

Dan bagi sesama kita.

Sedapat mungkin berusaha sebagai saluran kasih-Nya.

Di mana pun kita ditempatkan.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

14 Agustus

 

Hendaklah Pandangan Kita Tertuju Pada Kristus

 

Hendaklah pandangan kita tertuju kepada Yesus, sebab Dialah yang membangkitkan iman kita dan memeliharanya dari permulaan sampai akhir. Yesus tahan menderita di kayu salib! Ia tidak peduli bahwa mati di kayu salib itu adalah suatu hal yang memalukan. Ia hanya ingat akan kegembiraan yang akan dirasakan-Nya kemudian. Sekarang Ia duduk di sebelah kanan takhta Allah dan memerintah bersama dengan Dia.

--- Ibrani 12:2 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Pada Kristus.

Ya, hanya kepada-Nya!

Semoga kita terus mengarahkan pandangan kita.

Agar tertuju kepada Yesus, Tuhan Allah kita!

DIA mampu membangkitkan iman kita.

Dan memeliharanya, mulai dari awal sampai akhir.

 

Hidup Yesus sendiri tidaklah mudah.

Tetapi DIA sudah memberi teladan….

Bahkan yang terberat sekali pun, yang paling hina sekali pun….

DIA rela menanggungnya.

Mati di kayu salib.

DIA mengingat sukacita-Nya saat akan kembali kepada Allah Bapa….

Duduk di sebelah kanan takhta Allah dan memerintah bersama dengan DIA.

 

Mengingat apa yang sudah dialami Yesus….

Mari kita tidak menyerah dengan keadaan yang ada!

Tetap menyelesaikan pertandingan kehidupan yang DIA sediakan.
Setia sampai akhir!

Tetaplah juga beriman….

Dengan pandangan yang terus tertuju kepada-Nya…

Semoga kita bisa lalui semuanya ini dengan sukacita Tuhan.

Amin!

(-fon-)/Fonny Jodikin

Thursday, August 12, 2021

TODAY, 12 Agustus 2021 Allah Yang Menyelamatkan

 TODAY, 12 Agustus 2021

 

Allah Yang Menyelamatkan

 

"Yesus" dalam bahasa Ibrani berarti "Allah membebaskan". Pada waktu menyampaikan pewartaan, malaikat Gabriel menamakan Dia Yesus, yang menandaskan sekaligus Siapa Dia dan untuk apa Ia diutus Bdk. Luk 1:31.. Karena tidak ada seorang pun dapat "mengampuni dosa selain Allah sendiri" (Mrk 2:7), maka Allah sendirilah yang "akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" (Mat 1:21) dalam Yesus, Putera-Nya yang abadi yang telah menjadi manusia. Jadi, dalam Yesus Allah menyimpulkan seluruh karya keselamatan-Nya untuk umat manusia. (KGK – Katekismus Gereja Katolik no. 430)

 

Allah bagi kita adalah Allah yang menyelamatkan,  ALLAH, Tuhanku, memberi keluputan dari maut.

--- Mazmur 68:21

 

Menarik mengamati arti nama Yesus dalam Bahasa Ibrani.

Ternyata itu searti dengan Allah membebaskan.

Tidak ada seorang pun yang dapat mengampuni dosa, selain Allah sendiri.

Maka Allah sendirilah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa dalam diri Yesus Kristus, Putera-Nya.

Seluruh karya Yesus adalah karya keselamatan-Nya bagi umat manusia….

 

Keselamatan yang dari Allah saja, berbeda dengan apa yang ada di pikiran manusia.

Ketika kita berpikir bahwa kita ‘selamat’ dari suatu keadaan, bukan melulu demikian dalam rencana-Nya.

Bagaimana jika keselamatan itu tidak searti dengan penyakit yang disembuhkan?

Bagaimana jika keselamatan itu malah adalah keabadian bersama-Nya?

Mungkin masih sulit diterima dan sukar pula untuk dicerna….

Tapi, mari tetap percaya bahwa Allah kita tetap bertujuan untuk menyelamatkan umat manusia.

Di tengah keadaan yang sangat berdosa sekali pun, pintu maaf-Nya tetap terbuka.

Asalkan kita mau mengakui salah dan dosa kita.

Lalu, kita kembali ke jalan kebenaran-Nya.

 

Tetap percaya bahwa Tuhan akan menyelamatkan kita.

Semoga kita tetap beriman dan berharap kepada-Nya!

Selalu dan selamanya!

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin