Thursday, September 30, 2021

TODAY, 30 September 2021 Pameran Rohani

 

TODAY, 30 September 2021

 

Pameran Rohani

 

"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri  dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. 6:6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu  yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. 

--- Matius 6:5-6

 

Membaca ayat Alkitab di atas….

Saya lalu berpikir tentang diri saya sendiri.

Adakah saya ‘pamer’ ketika berdoa?
Apakah saya seringnya mau terlihat baik, terlihat ‘super rohani’?

Padahal pada kenyataannya jauh dari itu?
Atau saya berusaha menutupi kebobrokan yang ada dengan sesuatu yang rohani???

Dan berharap….

Ada pandangan positif orang lain terhadap saya atau menjadi kagum akan pengetahuan saya tentang DIA?
Atau juga mungkin saya pribadi yang merasa lebih baik dari orang lain, ketika saya mengikuti banyak kegiatan yang sifatnya spiritual?

 

Tidak mudah untuk melakukan refleksi diri.

Namun itulah yang sesungguhnya yang harus dilakukan.

Selain menarik diri dari hiruk-pikuknya dunia sesekali dan berdoa/berelasi secara mendalam dengan Bapa….

Kita juga hendaknya jujur dan terbuka di hadapan-Nya.

Karena?

Tidak ada yang tersembunyi dari mata-Nya.

DIA tahu yang terjadi di hidup kita.

Carilah tempat yang tersembunyi, tempat khusus untuk berdoa secara mendalam kepada-Nya.

Seperti Yesus yang dalam momen-momen pentingnya terus melakukan hal ini.

 

Mari terus belajar, agar kita tidak melakukan pameran rohani.

Namun secara sungguh, terus mendekat kepada Allah.

Dan terus menekuni serta menggali seluruh kebenaran-Nya.

Dan mengikut jalan keselamatan-Nya dengan setia.

Semoga.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Wednesday, September 29, 2021

TODAY, 29 September 2021 Kata-Kata Muluk dan Bahasa Yang Manis

 

TODAY, 29 September 2021

 

Kata-Kata Muluk dan Bahasa Yang Manis

 

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka , yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!  16:18 Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus,  Tuhan kita, tetapi melayani perut  mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu   orang-orang yang tulus hatinya.

--- Roma 16:17-18

 

Tidak selamanya kata-kata yang muluk dan bahasa yang manis membawa kita kepada kebaikan.

Ada kalanya, orang-orang yang diberi kelebihan ini malah memanfaatkannya untuk menipu orang-orang yang tulus hatinya.

Meskipun saya yakin, Tuhan tidak akan tinggal diam.

Dan hukum tabur-tuai itu ada….

Tetapi, ada baiknya juga bagi kita untuk tetap waspada.

 

Berhati-hati dengan pengajaran yang seolah baik, tetapi menimbulkan perpecahan dan godaan.

Berhati-hati dengan ajakan manis dan tawaran fantastis.

Karena itu tidak selalu selaras dengan jalan Tuhan.

Bukan berarti kita tidak boleh berusaha untuk memperoleh penghasilan.

Tentunya bahkan, kita harus bekerja keras dan bekerja pintar untuk melakukannya.
Namun jangan sampai hal-hal itu semua membawa kita kepada keduniawian yang berlebihan.

Bahkan melupakan Sang Sumber, Tuhan sendiri.

Jangan sampai terjadi demikian!

 

Semoga kita tetap kuat di dalam iman!
Membawa semua rencana ke dalam doa kepada Allah.

Semoga kita tidak mudah terbujuk oleh kata-kata muluk dan bahasa yang manis.

Terutama yang tidak membawa kita kepada jalan keselamatan Tuhan.

 Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Tuesday, September 28, 2021

TODAY, 28 September 2021 Keruntuhan Kerajaan Israel

 

TODAY, 28 September 2021

 

Keruntuhan Kerajaan Israel

 

17:13 TUHAN telah memperingatkan  kepada orang Israel dan kepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi  dan semua tukang tilik: "Berbaliklah kamu dari pada jalan-jalanmu  yang jahat itu dan tetaplah ikuti segala perintah dan ketetapan-Ku, sesuai dengan segala undang-undang yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu dan yang telah Kusampaikan kepada mereka dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, para nabi. " 17:14 Tetapi mereka tidak mau mendengarkan, melainkan mereka menegarkan tengkuknya  seperti nenek moyangnya yang tidak percaya kepada TUHAN, Allah mereka.

--- 2 Raja-raja 17:13-14

 

Perikop ini berjudul: Keruntuhan kerajaan Israel.

Tuhan telah memperingatkan kepada orang Israel dan orang Yehuda.

Dengan perantaraan semua nabi dan utusan-utusan (dari terjemahan BIS-Bahasa Indonesia sehari-hari).

Agar mereka berbalik dari jalan-jalan yang jahat dan tetap mengikut perintah dan ketetapan-Nya.

Tetapi, mereka tidak mendengarkan.

Melainkan menegarkan tengkuknya seperti nenek moyang mereka yang tidak percaya kepada Tuhan.

 

Adakah kita juga merasa diperingatkan dengan banyak kejadian yang menimpa dunia akhir-akhir ini?

Lalu, apakah kita berbalik dari jalan-jalan yang jahat dan tetap mengikut perintah dan ketetapan-Nya?

Atau, kita seperti bangsa Israel yang tidak mau mendengarkan Tuhan?
Dan masih sombong dengan segala tingkah laku kita?

 

Mungkin ini saatnya untuk introspeksi diri.

Mungkin ini waktunya untuk berbalik dari jalan-jalan kita yang keliru.

Dan bertobat.

Jangan sampai kita mengalami ‘keruntuhan’ seperti yang dialami Kerajaan Israel.

Selagi masih diberi waktu.

Selagi masih ada kesempatan.

Mari memohon ampunan Tuhan.

Dan kembali ke jalan kebenaran-Nya.

Semoga.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, September 27, 2021

TODAY, 27 September 2021 Memaafkan Kesalahan Orang Lain

 

TODAY, 27 September 2021

 

Memaafkan Kesalahan Orang Lain

 

Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkit perkara, menceraikan sahabat yang karib.

--- Amsal 17:9

 

Kalau ingin disukai orang, maafkanlah kesalahan yang mereka lakukan. Membangkit-bangkit kesalahan hanya memutuskan persahabatan.

--- Amsal 17:9(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Pada acara via Zoom-‘Praying Naked’- malam ini yang dibawakan oleh Romo Rumanto….

Saya diingatkan kembali ketika Romo mengungkapkan bahwa: untuk punya umur panjang, seperti yang diungkap di Mazmur…

Kita hendaknya memiliki kemampuan untuk memaafkan kesalahan.

Entah itu kesalahan besar ataupun kecil.

Berusaha untuk terus mengampuni.

Bukan untuk siapa-siapa, tetapi demi kebaikan kita sendiri.

 

Ada orang-orang yang dengan mudah mengampuni orang lain.

Ada orang-orang yang kesulitan memaafkan orang lain.

Terlebih jika itu sangat menyakitkan karena dilakukan oleh orang yang dekat di hati dan kita percayai.

Tetapi….

Bukan hanya masalah ingin disukai orang….

Namun demi kesehatan mental, jiwa yang lebih tenang….

Mengapa tidak mencoba?

 

Mengampuni berarti saat menoleh ke kejadian itu….

While we look back…

Tidak ada lagi sakit hati yang terlalu berlebihan.

Retret Penyembuhan Luka Batin mengajarkan kita langkah-langkah….

Salah satunya yaitu dengan menghadirkan Yesus pada kejadian yang sangat menyakitkan itu.

Lalu kemudian, membiarkan Yesus memeluk kita.

Dan dengan bilur-bilur-Nya, kita mampu disembuhkan dari setiap luka.

Dengan kasih-Nya, DIA rekatkan kembali hati yang hancur dan patah.

Ya, DIA sanggup!

 

Dari seluruh rangkaian acara hari ini.

Terlepas dari umur panjang atau tidak yang memang sudah ditentukan Tuhan….

Mengapa tidak belajar mengampuni?

Mengampuni diri sendiri, mengampuni orang lain.

Dan mungkin: membuka diri akan kekecewaan terhadap Tuhan sekali pun.

Rekonsiliasi ini semoga bermanfaat bagi semua pihak terkait.

Dan mendapatkan ketenangan batin dalam menjalani hari-hari di hidup ini.

Semoga.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, September 26, 2021

TODAY, 26 September 2021 Kiranya Kemurahan Tuhan Menaungi Kita

 

TODAY, 26 September 2021

 

Kiranya Kemurahan Tuhan Menaungi Kita

 

Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan  kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.

--- Mazmur 90:17

 

Tuhan, kiranya kemurahan hati-Mu menaungi kami.

Terlebih saat kami tengah mengalami hal-hal yang kurang mengenakkan.

Mengecewakan.

Atau terlalu jauh menyimpang dari rencana yang kami buat dari awal.

Kami tahu, Engkau punya rancangan yang lebih baik bagi kami semua.

Kasihanilah kami, umat-Mu ya, Tuhan….

 

Banyak hal yang terjadi.

Banyak pula perubahan di hidup kami.

Semoga kami senantiasa mengandalkan kemurahan dan belas kasihan-Mu.

Di setiap langkah kami, semoga kami tetap mengandalkan Engkau.
Tetap percaya….

Bahwa Engkau yang akan pegang kendali.

 

Tuhan….

Teguhkanlah kami di dalam setiap detik yang kami lewati.

Kami percaya bahwa Engkau sungguh memperhatikan dan memedulikan kami.

Tolonglah kami.

Kami serahkan hidup kami sekali lagi, hanya ke dalam tangan kasih-Mu.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Saturday, September 25, 2021

TODAY, 25 September 2021 Sahabat Allah

 

TODAY, 25 September 2021

 

Sahabat Allah

 

Itu sesuai dengan ayat Alkitab ini, "Abraham percaya kepada Allah, dan karena imannya itu Allah menerimanya sebagai orang yang melakukan kehendak Allah." Itu sebabnya Abraham disebut, "Sahabat Allah".

--- Yakobus 2:23 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Abraham percaya kepada Allah.

Dan karena imannya itu, Allah menerimanya sebagai orang yang melakukan kehendak Allah.

Itu sebabnya: Abraham disebut “Sahabat Allah.”

 

Kita mungkin pernah mendengar bahwa banyak orang menyebut Yesus sebagai Sahabat Sejati.

Tetapi, apakah kita juga adalah Sahabat-Nya?

Seorang Sahabat memperhatikan kepentingan Sahabatnya.

Seorang Sahabat bisa dipercaya dalam memegang rahasia.

Seorang Sahabat termasuk bisa diandalkan….

Dan banyak lagi kualitas seorang Sahabat yang pasti juga kita ketahui.

 

Apakah kita seperti Abraham?

Mari kita teliti diri….

Apa kita percaya kepada Allah?
Dan apakah kita melakukan kehendak-Nya?

Dan apakah kita bisa disebut Sahabat Allah?


Biarlah Tuhan yang menilai hati kita.

Sementara kita terus memperbaiki diri, hari lepas hari.

Untuk menjadi pribadi yang makin baik di dalam DIA.

Semoga demikian.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Friday, September 24, 2021

TODAY, 24 September 2021 Mintalah Kekuatan Dari-Nya

 

TODAY, 24 September 2021

 

Mintalah Kekuatan Dari-Nya

 

Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah  wajah-Nya selalu! 

--- 1 Tawarikh 16:11

 

Mintalah kekuatan daripada-Nya, sembahlah Dia senantiasa.

--- 1 Tawarikh 16:11 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Pernah di satu masa : merasa paling kuat, paling hebat, paling mampu melakukan segala sesuatunya?

Mungkin Anda pernah, waktu usia Anda jauh lebih muda.

Dan belum begitu dewasa.

Setelah beberapa kali ‘kepentok’ dan tertimpa masalah besar….

Yang kembali membuktikan bahwa kita ini bukanlah siapa-siapa tanpa Tuhan….

Barulah kemudian kita menyadari sekali lagi….

Bahwa Tuhan sungguh sumber kekuatan kita.

 

Di masa-masa yang sulit dan tidak mudah ini….

Saat begitu banyak ketidakpastian di hadapan….

Mintalah kekuatan dari-Nya!

Carilah wajah-Nya selalu!

Sembahlah DIA senantiasa dengan segenap hati kita.

 

Semoga kita dapatkan damai sejahtera itu.

Semoga kita jalani hidup dengan sukacita penuh.

Bersyukur atas hari baru yang masih diberikan-Nya kepada kita.

Puji Tuhan buat semuanya!

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Thursday, September 23, 2021

TODAY, 23 September 2021 Imannya Tidak Menjadi Lemah

 

TODAY, 23 September 2021

 

Imannya Tidak Menjadi Lemah

 

Abraham pada waktu itu tahu bahwa ia sudah tidak mungkin lagi mempunyai keturunan, sebab badannya sudah terlalu tua dan umurnya sudah hampir seratus tahun; lagipula Sara, istrinya itu, mandul. Namun iman Abraham tidak menjadi berkurang.

--- Roma 4:19 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus  tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.

--- Roma 4:19

 

Berbicara tentang iman, tentunya Abraham senantiasa menjadi contoh iman yang tak pernah berkurang.

Walaupun pada saat itu, dia tahu bahwa sudah tak mungkin lagi mempunyai keturunan….

Karena dia sudah tua dan istrinya mandul….

Tapi, dia tetap percaya akan janji Tuhan.

 

Bagi kita, tidaklah selalu bisa seperti Abraham.

Apalagi saat kenyataan yang terjadi malah sangat menyakitkan.

Bukan sekali saja, melainkan mungkin berkali-kali dan bertubi-tubi.

Semoga kita tidak menjadi lengah.

Tidak pula melemah di dalam iman kita.

 

Mari meneladani Abraham dalam ketaatan dan kesetiaannya kepada Tuhan.

Sungguh, bukan perkara mudah!

Tetapi semoga kita dimampukan untuk menjadi orang-orang yang lebih beriman, setelah melewati banyak kejadian yang tidak menyenangkan sekalipun.

Semoga.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Wednesday, September 22, 2021

TODAY, 22 September 2021 Hati Remuk Tidak Kaupandang Hina

 

TODAY, 22 September 2021

 

Hati Remuk Tidak Kaupandang Hina

 

Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk  tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

--- Mazmur 51:19

 

Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.

Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

 

Terkadang saat kita merasa hancur.

Remuk.

Kita tidak tahu harus mencari siapa.

Kita merasa tidak utuh.

Patah semangat.
Patah hati.

Kecewa.

 

Ini semua, tidaklah dipandang hina oleh Tuhan.

Kembali: DIA mengerti.

DIA peduli.

 

Persembahkan diri kita seutuhnya hanya kepada Allah.

Dalam segala hal yang kita alami….

Tuhan selalu ada.

DIA tidak tinggal diam, meskipun nampaknya demikian.

DIA tidak tertidur.

Yang terpenting, Tuhan tidak menganggap remeh apa pun yang kita alami.

Ketika kita merasa yang terdekat tak lagi peduli.

Tak banyak orang yang bisa mengerti.

Bawalah seluruh keluh-kesah itu kepada-Nya.

Semoga Tuhan membukakan jalan-jalan-Nya bagi kita.

Sehingga kita tetap percaya.

Sekarang dan selamanya….

DIA tetaplah Allah yang peduli.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Tuesday, September 21, 2021

TODAY, 21 September 2021 Matius Pemungut Cukai Mengikut Yesus

 

TODAY, 21 September 2021

 

Matius Pemungut Cukai Mengikut Yesus

 

Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa ? " Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa. "

--- Matius 9:11-13

 

Perikop ini berjudul seperti TODAY hari ini.

Matius pemungut cukai mengikut Yesus.

Dan ini menjadi satu pertanyaan besar bagi orang Farisi.

Mengapa Yesus sampai mau makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu?

 

Yesus lalu menjawab:

“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.”

DIA lalu melanjutkan bahwa yang DIA kehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan.

Karena DIA datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.

 

Membaca ayat-ayat Alkitab di atas….

Kembali saya diingatkan bahwa….

Tak peduli seberapa besar dosa kita, Tuhan selalu punya ‘ruang maaf’ bagi kita.

Tetapi sebaiknya ini tidak kita jadikan alasan untuk kembali jatuh ke dalam dosa….

Melainkan, terus bersyukur atas kebaikan-Nya dan hidup sebaik-baiknya bagi kemuliaan nama-Nya.

Dan berjanji untuk ke depannya, sedapat mungkin memperbaiki diri.

Semoga tidak terus dan terus jatuh ke dalam dosa yang sama.

 

Terus kembali kepada Yesus dan kebenaran-Nya.

Hidup sesuai ajaran dan firman-Nya.

Semaksimal yang kita bisa!

Semoga.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, September 20, 2021

TODAY, 20 September 2021 DIA Akan Menudungi Kita Dengan Sayap-Nya

 

TODAY, 20 September 2021

 

DIA Akan Menudungi Kita Dengan Sayap-Nya

 

Ia akan menudungi engkau dengan sayap-Nya, sehingga engkau aman dalam naungan-Nya; kesetiaan-Nya seperti perisai yang melindungi engkau.

--- Mazmur 91:4(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Ia akan menudungi kita dengan sayap-Nya.

Sehingga kita aman dalam naungan-Nya.

Kesetiaan-Nya seperti perisai yang melindungi engkau.

 

Kalimat-kalimat ini, mungkin adalah kalimat yang kita butuhkan di saat ini.

Saat kita merasa tidak lagi seaman dulu di hidup ini.

Saat kita merasa mungkin, tak lagi banyak orang yang bisa kita andalkan.

Saat mungkin kita pernah merasa dikhianati dalam persahabatan.

Saat kita amat kecewa dengan kehidupan.
Ada rasa sesal yang belum hilang.

Ada kemarahan yang belum usai.

Ada pengampunan yang masih belum bisa kita berikan.
Sakit hati yang berkepanjangan.

Ah, masih banyak lagi kisah-kisah yang mungkin belum selesai di hidup ini.

Dan kita merasa sendirian.

 

Tetaplah kembali kepada Allah….

Yang akan melindungi kita senantiasa.

Kepak sayap-Nya mampu menaungi kita….

Dari kerasnya badai kehidupan.

 

Biarkan DIA membalut kita dengan kasih-Nya.

Hati yang terluka, mampu DIA sembuhkan.

Dengan kekuatan belas kasih dan cinta-Nya.

Biarkan DIA senantiasa menjadi perisai kekuatan kita.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, September 19, 2021

TODAY, 19 September 2021 Terus Belajar: Rendah Hati, Lemah Lembut, dan Sabar

 TODAY, 19 September 2021

 

Terus Belajar: Rendah Hati, Lemah Lembut, dan Sabar

 

Hendaklah kalian selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dengan membantu satu sama lain.

--- Efesus 4:2 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Membaca ayat Efesus 4:2 di atas….

Saya merasa terkadang sungguh jauh dari itu semua.

Sabar?
Kata ini terus menjadi satu hal yang masih saya perjuangkan sampai detik ini.

 

Sebagai orang kelahiran dan besar di Sumatera.

Temperamen tentunya tidak sesabar teman dari daerah lain yang cenderung lebih ‘nrimo.’

Pekerjaan selama di Jakarta : broker saham.

Jauh juga dari sabar, karena semua harus dilakukan dalam waktu cepat dan sesingkat-singkatnya kalau bisa.

Berpacu dengan waktu, demi meraih keuntungan maksimal bagi nasabah.

 

Hidup di Singapura?

Terbiasa dengan jalan yang cepat.

Di eskalator juga sambil jalan.

Peraturan tidak tertulis: kalau mau lambat, tetap di jalur kiri.

Kalau mau cepat, ambil jalur kanan di eskalator.

(Tidak separah apa yang pernah saya lihat di Hong Kong sih, tapi di Singapura cukup lumayan buru-burunya 😊).

 

Untung saya diingatkan oleh ayat ini.

Juga Tuhan yang senantiasa menuntun saya untuk belajar sabar.

Rendah hati dan lemah lembut?

Juga menjadi perjuangan tersendiri karena sedari cukup muda, saya terbiasa mandiri menghadapi kerasnya hidup sepeninggal Papa saya ketika kuliah.

 

Apa yang saya pikir tidak mungkin, di dalam DIA selalu ada kemungkinan.

Dengan usia yang terus bertambah….

Saya belajar banyak menerima hal yang tidak bisa saya ubah.

Ada kalanya saya gagal, tapi saya mau terus belajar.

Agar tetap memperjuangkan sukacita dan damai di dalam hidupku ini.

 

Di dalam Tuhan selalu ada kemungkinan.

Jangan henti untuk belajar!
Mari kita sama-sama mengusahakan yang terbaik!

Semoga.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Saturday, September 18, 2021

TODAY, 18 September 2021 Nantikanlah Tuhan!

 TODAY, 18 September 2021

 

Nantikanlah Tuhan!

 

Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah  dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

--- Mazmur 27:14

 

Mungkin kita bilang capek ke Tuhan.

Mungkin kita pernah bilang kita hampir tak sanggup lagi melangkah.

Tapi, kuatkanlah dan teguhkanlah hati!

Nantikanlah Tuhan dan janji-janji-Nya!

 

Keadaan tidak berubah baik.

Malah mungkin, menjadi makin buruk.

Kuatkanlah teguhkanlah hatimu.

Ya, nantikanlah Tuhan dan kedatangan-Nya sekali lagi di hidup kita.

 

Terberkatilah mereka yang tetap menanti-nantikan Tuhan….

Sempat goyah, tapi lalu memutuskan untuk tetap setia….

Atas iman dan harapan yang pernah ada di hati.

Percayalah itu semua takkan berhenti.

 

Selama kita memberi diri kesempatan.

Untuk kembali melihat keindahan hidup ini….

Percaya. Tetaplah berdiri teguh!

Nantikanlah Tuhan dengan segenap hati kita!

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Friday, September 17, 2021

TODAY, 16-17 September 2021

 TODAY, 16-17 September 2021

 

16 September 2021

 

Hidup Yang Saleh

 

Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh  oleh pengenalan kita akan Dia,  yang telah memanggil kita  oleh kuasa-Nya yang mulia dan Ajaib.

--- 2 Petrus 1:3

 

Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita….

Segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh.

Oleh pengenalan kita akan DIA.

Yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan Ajaib.

 

Ya, kuasa-Nya telah memberikan kita anugerah….

Hidup ini, semoga menjadi hidup yang berkenan kepada-Nya.

Mengusahakan kesalehan di dalam DIA.

Kesalehan menurut KBBI berarti : ketaatan (kepatuhan) dalam menjalankan ibadah; kesungguhan menunaikan ajaran agama.

 

Semoga kita senantiasa taat.

Senantiasa setia.

Dan sungguh-sungguh memperjuangkan iman kita.

Sampai akhir nanti!

Karena kita juga tak hendak menyia-nyiakan kasih-Nya bagi kita.
DIA yang telah memanggil kita.

Oleh kuasa-Nya.

Yang mulia dan Ajaib!

 

Dialah Tuhan dan Juru Selamat kita….

Sekarang dan selama-lamanya!

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

17 September 2021

 

Tuhan Punya Cara

 

Dengan cara itulah Allah menganugerahkan kepada kita berkat-berkat yang sangat luar biasa dan berharga yang sudah dijanjikan-Nya. Dengan berkat-berkat itu kalian dapat terlepas dari keinginan-keinginan jahat yang merusak di dunia ini, dan kalian menerima sifat ilahi.

--- 2 Petrus 1:4 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Tuhan punya cara-Nya sendiri.

Terkadang kita manusia, tak mampu menyelaminya.

Tuhan mampu menganugerahkan kepada kita berkat-berkat yang sangat luar biasa dan berharga.

Yang sudah dijanjikan-Nya.

 

Dengan berkat-Nya, kita dimampukan untuk terlepas dari keinginan jahat yang merusak dunia ini.

Karena kita menerima sifat ilahi.

Betapa melegakan membaca bagian ini!

Tuhan sanggup melakukan perubahan….

Dan maukah kita membuka hati untuk mengubah diri?

Dari yang penuh kedagingan dan dosa.

Yang selalu maunya memikirkan kepentingan diri sendiri atau golongan tertentu.

Asalkan saya dan teman-teman saya tetap berhasil, segala cara dihalalkan.

Semoga kita tidak menjadi pribadi yang demikian.

 

Karena Yesus Kristus ada di dalamku.

Kristus ada di dalam-Mu.

Dan DIA ada di dalam diri kita masing-masing.

Jangan mengumbar hawa nafsu!

Semoga sifat ilahi semakin berkembang di dalam diri kita hari lepas hari.

Dengan tuntunan Roh Kudus-Nya, semoga kita dimampukan menjadi demikian.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Wednesday, September 15, 2021

TODAY, 15 September 2021 Berserulah Kepada-Ku Di Waktu Kesesakan

 TODAY, 15 September 2021

 

Berserulah Kepada-Ku Di Waktu Kesesakan

 

Berserulah kepada-Ku di waktu kesesakan, Aku akan membebaskan kamu, dan kamu akan memuji Aku.

--- Mazmur 50:15(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Berserulah kepada-Ku di waktu kesesakan.

Aku akan membebaskan kamu.

Dan kamu akan memuji Aku.

Demikian ayat dari Mazmur 50 ini….

 

Jika bukan kepada Engkau, Tuhan….

Kepada siapa lagi kami harus berseru?

Ketika kami tidak punya siapa-siapa yang bisa kami andalkan.

Ketika orang terdekat pun mampu mengecewakan….

Kami hanya datang ke hadirat-Mu, ya Tuhan!

Memberikan segala keluh kesah yang ada.

Karena kami tahu dan percaya….

Engkau mampu memberikan kekuatan.

Dan menjadi penolong kami di waktu kesusahan.

 

Tuhan, kami tetap memanggil nama-Mu.

Ajarilah kami untuk tetap setia.

Mengikut jalan-Mu.

Sekarang sampai akhir nanti….

Kami ini milik-Mu.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, September 13, 2021

TODAY, 13 September 2021 Tetapi Hal-Hal Inilah Yang Kuperhatikan….

 TODAY, 13 September 2021

 

Tetapi Hal-Hal Inilah Yang Kuperhatikan….

 

Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap  3:22 Tak berkesudahan kasih setia  TUHAN,   tak habis-habisnya  rahmat-Nya, 3:23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!  3:24 "TUHAN adalah bagianku, " kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. 3:25 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.

--- Ratapan 3:21-25

 

Saya pernah menuliskan ayat dari perikop ini.

Tapi hari ini, ketika saya  membaca ayat sebelum dan sesudahnya….

Terasa sangat menguatkan!

 

Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan….

Oleh sebab itu aku akan berharap.

Tak berkesudahan kasih setia Tuhan.

Tak habis-habisnya rahmat-Nya.

Selalu baru tiap pagi…..

Besar kesetiaan-Mu!

 

Tuhan adalah bagianku, kata jiwaku.

Oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya!

Tuhan adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya.

Bagi jiwa yang mencari DIA.

 

Sungguh terasa kebenaran tiap kalimat.

Tiap ayat yang kita baca…..

Berharap kepada Tuhan.

Jangan berhenti!

Karena sungguh besar kasih-Nya bagi kita….

Carilah DIA dengan sungguh!

Tuhan sungguh baik….

Ya, DIA baik….

 

Semoga kita masih mampu menemukan kebaikan-Nya itu….

Di tengah situasi yang sulit sekali pun.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, September 12, 2021

TODAY, 12 September 2021 Rasa Khawatir Mematahkan Semangat

 TODAY, 12 September 2021

 

Rasa Khawatir Mematahkan Semangat

 

Rasa khawatir mematahkan semangat, tetapi kata-kata ramah membesarkan hati.

--- Amsal 12:25(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Kita semua agaknya pernah merasa khawatir.

Pada satu masa di hidup kita.

Entah apa pun persoalannya….

Ada saja yang membuat kita memikirkannya secara berkepanjangan.

Apalagi sesuatu yang tidak langsung selesai keesokan harinya.

 

Dengan perubahan yang terjadi akhir-akhir ini….

Mungkin kekhawatiran kita juga semakin bertambah….

Kita seolah meragukan kepastian akan masa depan yang dulu sepertinya cerah ceria.

Apa memang ada?

 

Rasa khawatir mematahkan semangat.

Demikian Kitab Amsal mengingatkan.

Semoga kita tidak menjadi putus asa.

Melainkan tetap memelihara harapan dan iman di dalam Tuhan.

 

Kita terus mengarahkan hati kepada-Nya.
Tidak mudah menyerah begitu saja.

Keadaan mungkin tidak sempurna, bahkan jauh dari itu.

Tapi, kita punya Tuhan!

Allah yang akan memampukan kita untuk melewati semuanya ini.

Selama kita terus berpegangan tangan dengan-Nya.

Di setiap langkah.

(-fon-)/Fonny Jodikin