Monday, October 23, 2017

TODAY, 23 Oktober : Hidup Bahagia

TODAY, 23 Oktober : 

Hidup Bahagia 


Manusia senantiasa mencari arti kebahagiaan.
Kita pun berupaya mengejar kebahagiaan itu.
Beberapa dari kita berusaha mencarinya lewat kekayaan dan uang...
Yang jika dikumpulkan, kiranya akan membawa bahagia...
Namun setelah punya uang, malah semakin banyak masalah...

Beberapa orang lainnya berusaha mencari lewat ketenaran dan jabatan...
Setelah memiliki semuanya itu, bahagia pun tak tampak batang hidungnya...
Yang ada hanyalah keserakahan manusiawi yang ingin lebih dan lebih lagi.
Beberapa orang berpikir apa yang ditawarkan dunia mungkin bisa membawa ke jalan bahagia.
Tetapi ternyata: bahagia tak kunjung tiba...

Dalam Alkitab dari ayat Yakobus mengingatkan kita bahwa adalah suatu kebahagiaan jika kita jatuh ke dalam berbagai pencobaan.
Ini agaknya cukup kontradiktif: bahagia di dalam pencobaan?
Bagaimana mungkin? Begitu pikir kita.
Bahagia di dalam Tuhan, bisa kita katakan dipenuhi sukacita.
Sukacita di dalam pencobaan, iman kita teruji, menghasilkan ketekunan...
Biarlah ketekunan itu menghasilkan buah yang utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.
Dan pada akhir nanti, ketika kita menoleh ke belakang...
Kita akan dapati arti sukacita...
Karena bertahan di dalam pencobaan di dalam iman kita kepada Allah.
Kita tidak menyerah, melainkan berupaya yang terbaik untuk melewati semuanya.
Bahagia, karena menyadari Allah selalu beserta kita.
Sekarang dan selama-lamanya!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,  1:3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu  itu menghasilkan ketekunan.  1:4Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna  dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
--- Yakobus 1:1-4

Saturday, October 21, 2017

TODAY, 22 Oktober : Dalam Kelemahanku...

TODAY, 22 Oktober : 

Dalam Kelemahanku...

Dalam kelemahanku...
Kasih-Mu menjadi sempurna...
Kuasa-Mu mengangkat kelemahan-kelemahan itu...
Dan mengisinya dengan segala yang Kauinginkan ada padaku...


Sehingga...
Tak perlu aku bermegah atas semua kebaikan yang Kaukaruniakan bagiku...
Dalam kelemahanku, kuasa Kristus menaungi aku...
Engkau mengasihiku dan itu sudah cukup bagiku...

Dalam kelemahanku....
Kuasa-Mu dinyatakan...
Kebaikan-Mu semakin terlihat jelas...
Dan dalam kelemahanku, aku semakin bersyukur atas seluruh kasih karunia-Mu di hidupku.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 
--- 2 Korintus 12:9

Tetapi Tuhan menjawab, "Aku mengasihi engkau dan itu sudah cukup untukmu; sebab kuasa-Ku justru paling kuat kalau kau dalam keadaan lemah." Itu sebabnya saya lebih senang membanggakan kelemahan-kelemahan saya, sebab apabila saya lemah, maka justru pada waktu itulah saya merasakan Kristus melindungi saya dengan kekuatan-Nya.
--- 2 Korintus 12:9 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

TODAY, 21 Oktober: Pujilah Tuhan dengan Nyanyian

TODAY, 21 Oktober: 

Pujilah Tuhan dengan Nyanyian

Rasanya, jarang ada yang tidak setuju bahwa musik mempengaruhi kehidupan kita.
Ada kalanya lagu gembira, membuat kita bahagia...
Ada waktunya pula: mungkin saat galau melanda, musik yang 'melo' membuat kita menangis juga...

Kita banyak melihat perlombaan tarik suara dan berbagai ajang pencarian bakat...
Banyak pula applikasi semisal 'Spotify', 'Smule', 'YouTube', dan lainnya, mengkhususkan diri pada nyanyian dan musik pula.
Yah, memang musik dan lagu berperan besar di kehidupan kita...

Kitab Mazmur, terutama dalam Mazmur 98 ayat 4 ini mengajak kita bersorak-sorai bagi Tuhan.
Ya, seluruh bumi, mari memuji Tuhan dengan nyanyian dan sorak gembira.
Jika kita bisa bersuka cita dengan lagu-lagu dunia, mari pula memuji Tuhan dengan lagu dan hati gembira...

Terkadang, dari pengalaman pribadiku, tak selamanya kita bisa berdoa dengan sempurna.
Jauh dari itu!
Dan di saat-saat itu, lagu-lagu rohani bisa mengangkat kembali jiwa yang letih lesu dan menjadi semacam doa juga kepada Tuhan...

Mari kita lebih kreatif dalam  mencari cara untuk berdoa...
Semoga kita tetap memuji Tuhan dengan segenap kekuatan kita.
Setia, sebagaimana Tuhan sudah terlebih dahulu setia kepada kita.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Bersoraksorailah bagi TUHAN, hai seluruh bumi! Pujilah TUHAN dengan nyanyian dan sorak gembira.
--- Mazmur 98:4 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Friday, October 20, 2017

TODAY, 20 Oktober: Melakukan Kehendak Allah

TODAY, 20 Oktober: 

Melakukan Kehendak Allah

Harvey Weinstein pendiri rumah produksi Weinstein Company dituduh telah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah staf perempuan selama hampir tiga dasawarsa. (Sumber: BBC.com)

Sudah beberapa waktu rasanya pemberitaan baik di Singapura, maupun di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia dikejutkan dengan hal ini.
Pendiri Rumah Produksi sekaligus orang yang berhasil menelorkan karya-karya besar, Harvey Weinstein, ternyata melakukan tindak pelecehan seksual terhadap banyak artis Hollywood di masa muda mereka.
Dan tidak tanggung-tanggung, Harvey melakukan hal ini selama hampir 30 tahun.
Memang terkadang ada harga yang harus dibayar untuk jadi terkenal.
Tetapi jika itu sampai menyerahkan diri dan melakukan apa saja, tanyalah hati nurani kita: apa kita sanggup? Apa kita mau?

Kali ini, berdasarkan kasus ini jika terbukti, Harvey mempergunakan kekuasaannya untuk melecehkan para wanita.
Hal ini tentu sangat tidak bisa dibenarkan dari sisi mana pun!

Keinginan untuk jadi terkenal...
Keinginan daging...
Keinginan mata...
Keangkuhan hidup...
Itu semua bukanlah berasal dari Bapa...
Melainkan dari dunia...

Alkitab mengingatkan kita bahwa ketika dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya...
Tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya!
Sambil menunggu perkembangan kasus Harvey dan berharap tidak bertambah lagi korbannya...
Mari kita pun meneliti ke kedalaman hati kita masing-masing...
Mempersembahkan semua keinginan duniawi kita kepada Bapa...
Sembari memohon dukungan Roh Kudus dan bimbingan-Nya sehingga walaupun kita hidup di dunia dengan segala keduniawiannya...
Kita hidup di dalam tuntunan Roh Kudus-Nya.
Mari melakukan yang terbaik demi mewujudkan kehendak-Nya.
Semoga.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging  dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap  dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah  tetap hidup selama-lamanya.
--- 1 Yohanes 2: 17-18

Thursday, October 19, 2017

TODAY, 19 Oktober: Teruslah Memberitakan Firman

TODAY, 19 Oktober: 

Teruslah Memberitakan Firman

Tuhan berfirman kepada Paulus di dalam suatu penglihatan.
Hal ini dicatat dalam Kisah Para Rasul bab 18, yang berjudul Paulus di Korintus.
"Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!"

Hari ini, kita memiliki kebebasan untuk memilih...
Mau menyebarkan Kabar Baik dan Warta Sukacita dalam firman-Nya?
Atau malah bersibuk-sibuk menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

Kita ditantang, di zaman modern dan penuh dengan kecanggihan media sosial saat ini, masihkah kita mau menyebarkan firman-Nya?
Menjadi pelaku Firman dan hidup menurut jalan kebenaran-Nya?


Jangan takut!
Teruslah memberitakan firman...

Semoga kita tetap memilih mewartakan kebaikan-Nya dan juga Kabar Baik-Nya...
Ketimbang memilih menceritakan hal-hal yang tidak seharusnya atau kurang pantas jika kita publikasikan...
Apalagi hal-hal yang tidak tentu kebenarannya.
Mari merasul dan menjadi pemberita firman-Nya dengan cara yang kita bisa lakukan.
Mungkin hanya kepada satu orang.
Mungkin hanya melalui satu kegiatan kecil namun dengan kasih yang besar.
Semoga kita terus menyebarkan kabar sukacita-Nya kepada sekitar kita.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan:  "Jangan takut ! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!
--- Kis 18:9

Wednesday, October 18, 2017

TODAY, 18 Oktober: Menara Yang Kuat

TODAY, 18 Oktober: 

Menara Yang Kuat

Nama Tuhan adalah menara yang kuat...
Seharusnya kita semua mencari wajah-Nya...

Keselamatan hanya datang dari-Nya saja...

Nama Tuhan, menara yang kuat...
Hidup jujur selalu dan terus fokus kepada-Nya...
Sebuah tempat yang aman akan kita dapati di dalam naungan kasih-Nya...

Nama Yesus, menara yang kuat...
Semoga kita senantiasa berpegang kepada Dia...
Mengikuti jalan-Nya sepanjang hidup kita...

Nama Yesus adalah menara yang kuat...
Di dalam Dia dan kesetiaan-Nya...
Akan kita dapati kebaikan di dalam Dia...

Mari Sahabat di dalam Kristus...
Berpeganglah hanya kepada-Nya!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Nama TUHAN  adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.
--- Amsal 18:10

TUHAN itu seperti menara yang kuat; ke sanalah orang jujur pergi dan mendapat tempat yang aman.
--- Amsal 18:10 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Monday, October 16, 2017

TODAY, 17 Oktober: Berteriak dan Memaki

TODAY, 17 Oktober: 

Berteriak dan Memaki

Ketika kita merasa marah, diiringi kegeraman dan kepahitan...
Yang ada mungkin setidaknya melampiaskan kemarahan itu.
Dalam edisi Bahasa Indonesia Sehari-hari dari ayat Efesus ini diungkapkan bahwa kita mungkin berteriak dan memaki.
Namun apa yang terjadi sesudah berteriak-teriak dan memaki-maki?
Apakah amarah langsung hilang seketika?
Atau malah kita bertambah kesal dan amarah itu makin menjadi-jadi?


Alkitab mengingatkan untuk menghilangkan perasaan sakit hati, dendam dan marah.
Jangan lagi berteriak-teriak dan memaki-maki.
Jangan pula ada rasa benci dan perasaan lain semacam itu.
Tentunya hal ini tidak mudah.
Teori selalu lebih mudah daripada praktik sehari-hari.
Apalagi saat berhadapan dengan keadaan yang tidak diharapkan dan membuat frustrasi.
Mungkin juga berhadapan dengan kesalahan yang sama dari orang-orang terdekat.
Kita lalu menjadi hilang sabar dan maunya marah-marah saja.
Semoga kita belajar lebih baik dalam mengendalikan diri.
Mungkin belum bisa sempurna, tetapi setidaknya kita bisa berusaha untuk lebih baik lagi.
Jauhilah tindakan berteriak dan memaki.
Mari kita hidup dalam kasih Allah yang senantiasa menaungi.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang  dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
--- Efesus 4:31

Hilangkanlah segala perasaan sakit hati, dendam dan marah. Jangan lagi berteriak-teriak dan memaki-maki. Jangan lagi ada perasaan benci atau perasaan lain semacam itu.
--- Efesus 4:31 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

TODAY, 16 Oktober: Kuatir


TODAY, 16 Oktober: 

Kuatir

Banyak hal di hidup ini membawa kita pada kekhawatiran.
Kita kuatir akan hari esok...
Kita kuatir akan masa depan...
Kita ingin kepastian dan saat menghadapi ketidakpastian kita menjadi kuatir lagi...
Mungkin kita sudah berdoa...
Sudah berusaha untuk berserah kepada Allah...
Setelah melakukan segala upaya yang bisa dipikirkan di kepala...
Namun rasa khawatir tak kunjung pergi, dia masih ada.
Terkadang dia malah meraja-lela.

Setelah berdoa, mungkin ketenangan datang sebentar...
Seusai ke Gereja, mungkin rasa itu lebih lama lagi. Damai.
Namun, saat pikiran membawa kita lagi kepada masa-masa yang mengkhawatirkan...
Kita pun dilanda rasa takut yang berlebihan.
Alkitab mengingatkan:
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?
--- Lukas 12:25

Ayat ini dalam edisi Bahasa Indonesia Sehari-hari berbunyi:
Siapakah di antara kalian yang dengan kekhawatirannya dapat memperpanjang umurnya biarpun sedikit?
--- Lukas 12:25 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Kekuatiran tidak akan memperpanjang hidup kita...
Tak jarang, rasa khawatir membawa kita pada malam-malam di mana kita tak bisa tidur dikarenakan dia mendominasi.

Mari membawa segala kekhawatiran di dalam benak kita...
Mempersembahkannya kepada Allah.
Kembali percaya, Bapa sudah sediakan segalanya.

Dia Allah yang peduli pada setiap umat-Nya.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Saturday, October 14, 2017

TODAY, 15 Oktober: Kasih Setia-Mu Dibangun Untuk Selama-Lamanya

TODAY, 15 Oktober: 

Kasih Setia-Mu Dibangun Untuk Selama-Lamanya

Kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya.
Kesetiaan-Mu, Tuhan...
Tegak seperti langit...
Sementara kami?
Terkadang setia, ketika keadaan baik...

Namun ada kalanya juga tidak setia, ketika keadaan kurang berpihak pada kami.
Kami mempertanyakan kepedulian-Mu pada kami.
Kami mempertanyakan kebaikan-Mu...
Kami meragukan rancangan-Mu...
Ah, banyak sekali yang terjadi saat kami kurang setia kepada-Mu...

Untuk itu, Tuhan...
Pada saat ini...
Mohon agar Engkau memperbaharui iman kami...
Sambil kami membenahi hati kami...
Mohon Engkau memberi kami hati yang baru...
Yang dibangun atas setia kepada-Mu...
Sebagaimana kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya...
Demikianlah kami mohon agar kami pun setia sampai akhir nanti kepada-Mu.

Ini doa kami.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
--- Mazmur 89:3

TODAY, 14 Oktober: Perhatikan Cara Hidupmu!

TODAY, 14 Oktober: 

Perhatikan Cara Hidupmu!

Jadilah bijaksana!
Amsal mengingatkan kita untuk hidup bijak...

Memperhatikan dengan sungguh cara hidup kita...
Di zaman sekarang ini, banyak hal seolah sah-sah saja.
Yang dulunya dianggap tabu, sekarang mungkin dianggap hal biasa...
Namun, selama kita hidup berpegang kepada Allah dan firman-Nya...
Jangan sampai kita mengikut arus dunia semata...
Kita harus tetap mengarahkan hati dan pandangan kita kepada-Nya.
Semoga hidup ini berkenan kepada-Nya dan menyenangkan hati-Nya...

Jika hidup hanya sekadar hidup...
Apakah masih ada artinya?
Tetapi jika kita memandang keabadian di dalam Dia...
Juga saat kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan yang sudah Dia berikan kepada kita...
Sungguh kita sudah selayaknya memperhatikan cara hidup kita...
Semoga kita terus hidup di jalan-Nya.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Dengarkan, anakku! Jadilah bijaksana. Perhatikanlah sungguh-sungguh cara hidupmu.
--- Amsal 23:19

TODAY, 13 Oktober: Jangan Sampai Marah Membawa Pada Kejahatan

TODAY, 13 Oktober: 

Jangan Sampai Marah Membawa Pada Kejahatan

Saya kira, pada suatu ketika kita pernah marah.
Sangat marah!
Sampai hampir kehilangan pengendalian diri.
Tetapi, mari berdoa bersama...

Bahwa kemarahan kita itu tidak berlarut-larut sehingga membawa kepada kejahatan.
Banyak kejadian yang kita baca atau dengar...
Orang-orang yang melakukan tindakan kriminal karena mereka begitu marahnya dan menyimpan kemarahan dalam jangka waktu yang lama.
Mungkin hal ini tidak mudah...
Tetapi, marilah kita berusaha untuk meninggalkan panas hati dan amarah itu...

Menenangkan diri...
Mencari cara-cara yang baik untuk melepaskan kemarahan...
Mungkin doa, saat teduh, meditasi ala Katolik dengan menyebut nama Yesus misalnya...
Jangan sampai kita melakukan hal-hal yang kemudian kita sesali di kemudian hari...
Mohon bimbingan Roh Kudus agar kita lebih peka terhadap ini semua...
Agar Roh Allah menuntun kita, melebihi kedagingan yang ada pada kita...
Semoga akhirnya kasih Allah menjadi pemenangnya...
Dan kita berhasil mengatasi kemarahan itu dan mengalihkannya menjadi sesuatu yang positif.

Semoga.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Berhentilah marah  dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah,  itu hanya membawa kepada kejahatan. 
--- Mazmur 37:8

Thursday, October 12, 2017

TODAY, 12 Oktober: Setiap Kejadian Ada Hikmahnya...

TODAY, 12 Oktober: 

Setiap Kejadian Ada Hikmahnya...

Pernahkah kita mengalami suatu kejadian yang tidak mengenakkan sehingga sampai malam pun kita tidur tak nyenyak memikirkannya?
Mungkin bukan sehari, bahkan berlarut-larut pula...

Di saat-saat seperti itu, kita pun bertanya-tanya: apa kejadian ini ada maksudnya?

Sebagai umat beriman, kita meyakini bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.
Semoga kita dikuatkan dalam menjalani setiap jalinan peristiwa...
Yang tidak mengenakkan atau yang menyenangkan...
Segala sesuatu baik di mata-Nya...

Bagian kita hanyalah percaya...
Meskipun saat ini kita belum melihat...
Bagian kita hanyalah berserah...
Dan memberikan yang terbaik yang kita bisa.

Segala kejadian pasti ada hikmahnya.
Ya, semoga kita bisa mengambil pembelajaran dari pengalaman hidup kita...
Dan diperkaya dalam sekolah kehidupan di dalam Dia.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan  bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil  sesuai dengan rencana  Allah. 
--- Roma 8:28

Wednesday, October 11, 2017

TODAY, 11 Oktober: Kepribadian Yang Matang

TODAY, 11 Oktober: 

Kepribadian Yang Matang

Pada akhirnya, orang akan melihat pribadi-pribadi yang matang dan bijaksana...
Ya, pada akhirnya...
Bukan lagi apa yang mereka pakai..
Bukan lagi gaya hidup seperti apa yang mereka jalani...
Bukan lagi gelar atau jabatan yang mereka miliki...
Kepribadian yang dewasa dan matang menarik hati...
Karena kepedulian yang tinggi...
Karena kasih yang nyata kepada sesama...

Sebagai pengikut Kristus, marilah kita tetap mempertahankan ketekunan...
Agar ketekunan kita dalam mencari wajah-Nya itu memperoleh buah yang matang...
Semoga setiap harinya secara berproses kita berkembang ke arah sana...
Ya, semoga...
Dan kita menjadi pribadi-pribadi yang matang di dalam Tuhan...
Bukan karena kuat kuasa kita, melainkan hanya karena kasih dan kebaikan-Nya.
Semoga, setiap langkah kecil kita di setiap harinya mengarahkann kita menuju kematangan di dalam Allah.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang,  supaya kamu menjadi sempurna  dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
--- Yakobus 1:4

Tuesday, October 10, 2017

TODAY, 10 Oktober: Tenangkanlah Rohku...

 TODAY, 10 Oktober: 

Tenangkanlah Rohku...

Ketika begitu banyak kebimbangan yang menyerang...
Tenangkanlah rohku, ya Tuhan...

Ketika banyak permasalahan yang seolah tak ada jalan keluar...
Tenangkanlah rohku, ya Tuhan...

Ketika jiwaku bergejolak dan hatiku menjadi kacau...
Tenangkanlah rohku, ya Tuhan...

Tuhan, biarkan kami mengharapkan Engkau...
Karena dengan pengharapan di dalam-Mu...
Kami menyadari bahwa kami tak jalan sendirian.
Karena Engkau selalu beserta kami semua...
Sekarang hingga akhir masa...

Di malam ini, tenangkanlah roh kami, ya Tuhan...
Buatlah kami sehat, buatlah kami sembuh di dalam-Mu...
Mohon penuhilah kami dengan segala ketenangan jiwa dan sukacita yang bersumber dari-Mu.
Kami percayakan hidup kami sekali lagi ke dalam tangan kasih-Mu.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Ya Tuhan, karena inilah hatiku mengharapkan Engkau; tenangkanlah rohku, buatlah aku sehat, buatlah aku sembuh!
--- Yesaya 38:16

Monday, October 9, 2017

TODAY, 9 Oktober: Belajar Bersyukur

TODAY, 9 Oktober: 

Belajar Bersyukur

Hari ini saya membaca suatu renungan yang intinya tetap mengajak pembacanya untuk memuji Allah, tak peduli apa pun keadaan kita.
Pada saat keadaan mudah, menyenangkan, tentunya memuji dan memuliakan Tuhan adalah perkara yang mudah...
Namun berbeda halnya jika kita dalam keadaan yang kurang baik, kurang mengenakkan, dilanda banyak permasalahan...
Masihkah kita mau memuji-Nya?
Atau mungkin mencari wajah-Nya saja kita sudah enggan???

Nabi Habakuk dalam kitabnya menuliskan:
sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, dan seterusnya...
Namun: aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

Apa pun yang terjadi, mari belajar bersyukur di setiap keadaan yang kita jalani.
Mungkin butuh perjuangan, mungkin tidak mudah...
Mungkin harus diiringi tetes air mata...
Namun di dalam iman kita tetap mempercayai rencana Allah dalam kehidupan kita pastilah yang terbaik di mata-Nya.
Mari terus belajar bersyukur dan mendekat kepada Allah.
Dia akan menemani sepanjang perjalanan kehidupan kita dengan kesetiaan-Nya yang besar.

Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan,  kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,  3:18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN,  beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. 
--- Habakuk 3:17-18

Sunday, October 8, 2017

TODAY, 8 Oktober: Menghargai Hal-Hal Kecil

TODAY, 8 Oktober: 

Menghargai Hal-Hal Kecil

Sering kita terpaku pada besar kecilnya suatu pemberian.
Untuk kemudian baru merasa bahagia atasnya.
Ketika pemberian itu kecil, mungil, sangat sederhana...
Kita mungkin tak merasa harus bersyukur.
Lain ceritanya, jika yang kita dapat adalah pemberian yang besar, indah, dan spektakuler.
Tentunya kita akan terkagum-kagum karenanya.

Itu memang manusiawi. 
Tetapi, mari membuat perbedaan...
Menghargai setiap hal, setiap kebaikan yang ada di hidup ini...
Siapa tahu, dari sesuatu yang kecil dan nampaknya biasa saja...
Tercipta sesuatu yang besar nantinya.
Jika Tuhan berkenan, tiada yang mustahil bagi Dia, bukan?
Demikian pula, kita berusaha mempertahankan sikap positif penuh syukur:

mengucap syukur dalam segala hal.
SEGALA HAL.
Bukan yang baik atau buruk di mata kita atau menurut dunia...
Bukan yang besar atau kecil menurut kita atau menurut dunia...
Karena segala sesuatu bekerja untuk mendatangkan kebaikan di kehidupan kita.
Kita percaya akan hal itu!

Tuhan, ajarilah kami untuk mengucap syukur dan menghargai hal-hal kecil dan sederhana sekali pun, yang Engkau izinkan hadir di kehidupan kami.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
--- 1 Tesalonika 5:18

Saturday, October 7, 2017

TODAY, 7 Oktober: Tuhan Sanggup

TODAY, 7 Oktober: 

Tuhan Sanggup

Kita terkadang menyangsikan kekuatan dan kuasa Allah.
Kita ragu, apalagi ketika kenyataan yang terlihat di depan mata sangat jauh dari yang ada di angan kita.
Tapi tak jarang pula, lalu kita berbalik menjadi percaya lagi...
Setelah kejadian berubah dalam hitungan detik saja.
Tuhan kembali menunjukkan kuasa-Nya...
Kita lalu berdoa dan menyembah-Nya...
Tiada yang mustahil bagi Dia.

Apa yang tak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.
Tetapi tentunya Tuhan tidak memberikan segala sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita yang jumlahnya tak terhitung dan begitu sering berubah-ubah.
Tuhan memberikan yang kita butuhkan.
Dan jika kita masih meragukan kuasa-Nya...
Semoga ayat Mazmur 114 ini mengingatkan kita.
Dia mampu mengubah gunung batu menjadi kolam air dan batu yang keras menjadi mata air.
Sungguh: segala sesuatu itu mungkin di dalam Dia!
Semoga kita senantiasa ingat bahwa Tuhan sanggup melakukan segala perkara.
Amin!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, 114:8 yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu yang keras menjadi mata air!
--- Mazmur 114:7-8

Friday, October 6, 2017

TODAY, 6 Oktober : Diberkatilah Orang Yang Mengandalkan Tuhan...

TODAY, 6 Oktober : 

Diberkatilah Orang Yang Mengandalkan Tuhan...

Sehelai daun, jatuh di tanah.
Kering. Layu.
Saya mengamati fenomena ini beberapa hari yang lalu.
Saat hujan baru saja mengguyur Negeri Singa ini dengan derasnya.
Saat angin kemudian bertiup dan membuat daun ini terjatuh ke tanah.

Alkitab mengingatkan bahwa orang yang menaruh harapannya kepada Tuhan akan seperti pohon yang ditanam di tepi air...
Merambatkan akarnya ke tepi batang air...
Tidak mengalami datangnya panas terik...
Dan daunnya tetap hijau.
Yang tidak khawatir akan tahun kering...
Tidak berhenti menghasilkan buah...

Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan...
Ya, mereka yang menaruh harapannya kepada Tuhan...
Daun yang kering membawaku pada permenungan ini.
Hendaknya kita mengandalkan Tuhan.
Hendaknya kita berpegang kepada-Nya senantiasa...
Kepada Sumber Kekuatan di tengah seluruh badai kehidupan kita...
Dia sanggup! 
Semoga kita tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap episode kehidupan kita.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Diberkatilah  orang yang mengandalkan  TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air,  dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering,  dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
=== Yeremia 17:7-8

Thursday, October 5, 2017

TODAY, 5 October : Menyalahkan Tuhan

TODAY, 5 October : 

Menyalahkan Tuhan

Mungkin di dalam hidup ini, kita sering menyalahkan orang lain.
Menyalahkan anak, menyalahkan pasangan, menyalahkan teman, menyalahkan Boss, menyalahkan orang yang tidak kita kenal.
Dan terakhir, mungkin menyalahkan Tuhan.
Mungkin sulit untuk mengambil tanggung jawab untuk kemudian berkata:
" Ya, saya yang salah."
Dibutuhkan keberanian yang besar untuk melakukannya.
Kerendahan hati untuk mengakui bahwa saya juga bisa salah.

Ayat Amsal pagi ini mengingatkan kita bersama bahwa: terkadang manusia merugikan diri sendiri oleh kebodohannya, kemudian menyalahkan Tuhan atas hal itu.
Semoga kita menjadi orang-orang yang lebih bijaksana hari lepas hari.
Berusaha meneliti hati dan introspeksi diri.
Jika salah: mohon ampunan-Nya.
Belajar menerima, lalu belajar pula untuk lebih baik lagi di hari-hari ke depan nanti.
Semoga kita tidak menyalahkan Tuhan atas kesalahan kita.
Dan terus percaya bahwa rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera yang pasti untuk kebaikan kita.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Kebodohan  menyesatkan jalan orang, lalu gusarlah hatinya terhadap TUHAN.
--- Amsal 19:3

Manusia merugikan diri sendiri oleh kebodohannya, kemudian menyalahkan TUHAN atas hal itu.
--- Amsal 19:3(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Wednesday, October 4, 2017

TODAY, 4 Oktober: Komitmen

TODAY, 4 Oktober: 

Komitmen

Saat ini kita sering melihat...
Komitmen dan janji pernikahan yang indah kedengarannya...
Ternyata tidak mudah juga untuk menjalankannya...


Janji mau mengikut Yesus dan setia...
Ternyata karena satu-dua masalah...
Lalu komitmen itu hanyalah janji tinggal janji belaka...

Begitu mudah hati manusia berpaling...
Hanya karena kesulitan...
Hanya karena kekecewaan...
Penulis Filipina terkenal yaitu Bo Sanchez, sempat menuliskan seperti ini:
Commitment is stickability amidst difficulty.
Komitmen adalah kemampuan untuk bertahan di tengah kesulitan.

Mari mengarahkan hati kepada Allah dan kesetiaan-Nya di hidup kita...
Mari fokuskan diri pada kebaikan-kebaikan yang ada...
Sehingga kita dimampukan sekali lagi untuk setia...
Berdiri teguh, takkan goyah...
Di dalam Dia - Sang Sumber Kekuatan itu- akan kita temukan kekuatan baru...
Untuk melangkah satu hari lagi bersama Dia.
Semoga.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan!  Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
--- 1 Korintus 15:58

Tuesday, October 3, 2017

TODAY, 3 Oktober: Saleh

TODAY, 3 Oktober: 

Saleh

Kata SALEH dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti: taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah, ia juga searti dengan: suci dan beriman.
Mungkin kesannya sulit, terasa di awang-awang...
Apalagi mengingat kita hanyalah manusia biasa yang tak sempurna...
Penuh cacat cela dan dosa...

TETAPI...
Selalu ada kemungkinan baru di dalam Allah.
Yang terpenting adalah kita memiliki keinginan dan niat yang kuat dari dalam hati...
Untuk tetap menjaga kekudusan di tengah dunia yang bengkok...
Untuk tetap hidup lurus....
Menjauhkan diri dari kejahatan...
Senantiasa memperjuangkan kebenaran...
Karena kebenaran akan menjaga orang yang saleh jalannya...

Mari hidup dan berkenan di hadapan Allah.
Hidup yang bukan sekadar hidup belaka...
Namun hidup di dalam kepenuhan karena setiap saat berusaha memuliakan nama-Nya!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Kebenaran menjaga orang yang saleh jalannya, tetapi kefasikan mencelakakan orang berdosa.
--- Amsal 13:6

Kejujuran melindungi orang yang hidup lurus; kejahatan menghancurkan orang yang berdosa.
--- Amsal 13:6 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Sunday, October 1, 2017

TODAY, 2 Oktober: Tak Sempat

TODAY, 2 Oktober: 

Tak Sempat

Tak sempat.
Tak ada waktu...
Begitu terus dalih kita saat harus duduk diam di hadirat Tuhan...
Sementara kita selalu punya waktu untuk...
Kumpul-kumpul, reuni, ketemuan, arisan, jalan-jalan...
Curhat, ngobrol di WhatsApp, main game, nonton TV, nonton drama Korea, dan selanjutnya...

Di era teknologi canggih ini, agaknya saat teduh menjadi tantangan tersendiri.
Selalu ada alasan untuk tidak mendekat kepada-Nya...
Namun...
Setelah tertimpa masalah...
Setelah banyak kejadian yang mengecewakan...
Mungkin barulah orang mencari-Nya...

Tentu saja hal ini tidak tepat...
Dia selalu setia.
Bagaimana dengan kita?
Masihkah kita berseru, "Tak sempat, Tuhan???"

Semoga kita bersedia meluangkan waktu untuk mendekat kepada-Nya.
Dia setia, Dia penolong kita, bahkan Dia tahu yang terbaik bagi kita.
Mari kita datang ke hadirat-Nya!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Ya TUHAN, Engkaulah Allahku;  aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi nama-Mu; sebab dengan kesetiaan  yang teguh Engkau telah melaksanakan  rancangan-Mu  yang ajaib yang telah ada sejak dahulu.
--- Yesaya 25:1

TODAY, 1 Oktober: Raja Mulia

TODAY, 1 Oktober: 

Raja Mulia 

Di malam hari, kusujud menyembah-Mu...
Tuhan yang Mahakuasa...
Engkaulah Raja Mulia...
Engkau perkasa dan penolong di hidupku...

Engkau yang layak disembah...
Engkau yang layak ditinggikan...
Segenap jiwaku memuji nama-Mu...

Biarlah segenap hidupku memuliakan-Mu...

Aku bersyukur atas setiap hari baru yang Kauanugerahkan kepadaku...
Juga saat tibanya malam, saat aku bercakap-cakap dengan-Mu...
Dalam doa, kuserahkan segala sesuatunya...

Segala resahku, segala kecewaku, segala amarahku, segala kerinduan dan keinginanku...

Kuingin Engkau selalu menjadi nomor satu...
Meskipun kuakui, tidak mudah untuk selalu lakukan itu...
Namun biarlah Engkau bertakhta di hidupku...
Engkau Allahku, kekuatanku!
Engkau Raja Mulia di hidupku!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Siapakah Raja yang mulia? TUHAN Yang Mahakuasa, Dialah Raja yang mulia!
--- Mazmur 24:10 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)