Thursday, June 29, 2017

TODAY, 30 Juni: Negative Thinking

TODAY, 30 Juni: 

Negative Thinking

Seseorang yang berpikiran negatif,  pada suatu kelompok misalnya, selalu menyuarakan hal-hal yang membuat tidak enak orang lainnya.
Hanya karena harus menuruti pemikirannya yang belum tentu benar, terkadang dia bisa marah-marah dan 'bad mood'...
Hal ini menjadikan suasana amat tidak nyaman...
Tentunya pertentangan di dalam suatu kelompok sebetulnya wajar-wajar saja.
Asal disampaikan dengan baik, benar, dan sopan sehingga tidak memicu perpecahan...
Mencari solusi dan bukannya bertujuan ribut-ribut sendiri tanpa kejelasan, tentunya itu yang kita inginkan...

Saya pernah berhadapan dengan orang yang super negatif.
Segala pikirannya diliputi ketakutan.
Perubahan menjadi sesuatu yang paling tidak diharapkan.
Ah, mungkin juga pada suatu ketika, saya lah orang yang berpikiran negatif itu...
Namun, semakin mendekat kepada Allah, mari memohon kepada-Nya agar pikiran kita diliputi kebenaran, kemuliaan, semua yang adil, yang suci, yang manis, yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji...
Tuhan, penuhilah pikiran kami dengan segala yang baik...
Yang bersumber dari-Mu...
Daripada memenuhi pikiran kita dengan berita fitnah, gosip, 'hoax', berita-berita yang tak tentu kebenarannya...
Mari, mulai hari ini kita memenuhi pikiran kita dengan kebaikan yang bersumber dari Allah saja.
Kurangi menghakimi sesama, semoga hidup kita lebih sukacita, lebih berbuah di dalam kebaikan-Nya.
Bahagia itu tidak jauh, 
Dia bisa dimulai dari pikiran kita sendiri.
Selamat pagi, selamat berpikir dan berprasangka baik!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
--- Filipi 4:8

TODAY, 29 Juni: Stronger in the Lord

TODAY, 29 Juni: 

Stronger in the Lord
*Lebih Kuat di Dalam Tuhan

Dua hari yang lalu.
Lala, anak kedua kami yang baru berusia 6 tahun berdoa.
Doanya untuk saya:
"May Mommy become stronger in the Lord, so that she can love Jesus more."
(Semoga Mama menjadi lebih kuat di dalam Tuhan, sehingga dia bisa mencintai Yesus lebih dalam lagi.)

Sungguh suatu doa yang indah dan tulus.
Yang juga pastinya saya perlukan.
Saya terharu.
Saya pun menyadari, betapa saya jauh dari kuat dalam menghadapi kehidupan ini.
Jika hanya mengandalkan kekuatan sendiri, saya pasti tidak akan mampu melewati lintasan peristiwa demi peristiwa yang sungguh jauh dari rencana kami semula.
Tetapi Tuhan ada di sana dan selalu memberi kekuatan bagi saya, juga kami sekeluarga.

Terima kasih, Lala atas doamu yang indah.
Semoga Tuhan selalu memberkatimu dan juga kakakmu, Odri sehingga menjadi anak-anak yang baik.
Mama bersyukur punya kalian!

Sebagaimana Lala mendoakan saya, doa yang sama saya panjatkan untuk Anda, untuk kita semua.
Semoga Anda semua dikuatkan oleh Allah dalam menjalani segala perkara bersama-Nya...
Sehingga kita bisa mencintai Yesus lebih dalam lagi, menyadari bahwa Dia sungguh baik dalam hidup kita.
Amin!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Finally, be strong in the Lord and in his mighty power.
---Ephesians 6:10

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan,  di dalam kekuatan kuasa-Nya. 
---- Efesus 6:10

Wednesday, June 28, 2017

TODAY, 28 Juni: After the Rain

TODAY, 28 Juni: 

After the Rain
(Sesudah Hujan)

Langit yang mendung. Hujan pun turun.
Saya dan anak kedua kami berjalan menuju perhentian bus, dia ada kursus hari ini.
Sesudah sampai di Bus, hujan bertambah deras.
Diiringi petir dan guruh yang menggelegar.
Anak kami sempat merasa khawatir.
Tetapi saya mengatakan, kita sudah terlindung karena semua tempat sudah 'sheltered' (ada pelindung dari panas dan hujan).

Sewaktu menjemput anak kami kembali, hujan sudah reda.
Pemandangan langit membuatku terpesona.
Kembali birunya langit dan awan putih mendominasi.
Padahal itu sudah sore dan tak lama lagi malam menjelang.
Sungguh tak terkira keindahan yang Dia tawarkan...

Sewaktu hujan...
Kita menjadi ragu, khawatir, dan takut untuk melangkah...
Tanpa pernah menyadari apa yang Tuhan sediakan sesudah hujan..
After the rain...
Langit kembali indah.
Hidup pun demikian juga...
Jangan berhenti berharap di dalam Allah, meskipun kita tengah mengalami badai kehidupan ini...
Karena kita mungkin takkan pernah menyangka, apa yang akan terjadi sesudah hujan...
Semoga kita senantiasa menaruh harapan kita di dalam Dia.
Tuhanlah yang selalu menguatkan kita di setiap langkah sepanjang perjalanan hidup kita!
(-fon-)/Fonny Jodikin

 Hanya pada Allah saja  kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. 
--- Mazmur 62:6

Tuesday, June 27, 2017

TODAY, 27 Juni : Insomnia

TODAY, 27 Juni : 

Insomnia

Tik tok, tik tok...
Jam di dinding berdetak seirama detak jantung Anda...
Sementara malam sudah semakin larut...
Namun tidak juga diri Anda terlelap...
Begitu banyak yang ada di kepala dan memenuhi benak Anda...

Balik badan ke kiri, balik badan ke kanan...
Menghitung jumlah domba yang konon bisa melancarkan tidur sampai lelap...
Minum susu hangat sebelum tidur...
Membaca buku, melihat handphone, berdoa...
Masih tak berhasil juga...
Tidur seolah begitu mahal harganya...

Suatu hari dalam hidup Anda, suatu hari dalam hidup kita semua...
Mungkin kita pernah mengalami insomnia...
Tidur tak nyenyak, seolah pikiran terus berjalan...
Tak ada damai, malah kekacauan menerpa...
Sebuah ayat teringat seketika:
"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."

Ya, Tuhan...
Kami mau menyerahkan segala kekhawatiran yang membebani pikiran kami...
Sehingga membuat hidup kami tak lagi damai...
Dan tidur pun tak lagi nyenyak...
Kami ingin kembali mempersembahkan kehidupan kami ini...
Hanya ke dalam tangan kasih-Mu...
Percaya, bahwa Engkau akan melindungi dan menjagai kami senantiasa...
Asalkan kami berjalan di jalan kebenaran-Mu...

Insomnia ini, mungkin berasal dari pikiran-pikiran manusiawi kami.
Juga mungkin luka-luka di masa lalu yang pernah kami alami...
Semoga Tuhan pegang tangan kami...
Engkaulah Sang Pemegang Kendali atas hidup kami...
Kami percayakan hidup kami ini hanya ke dalam tangan kasih-Mu.
Tuhan sanggup memulihkan kami.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya,  sebab Ia yang memelihara kamu.
--- 1 Petrus 5:7

Monday, June 26, 2017

TODAY, 26 Juni: Memaafkan

TODAY, 26 Juni:

 Memaafkan

Senada dengan rekan-rekan Muslim yang berlebaran, mari pula kita telaah hati kita...
Adakah dendam yang belum terselesaikan?
Adakah masalah yang masih mengganjal dengan sesama kita?

Mari dengan rendah hati, berusaha untuk memaafkan...
Meskipun itu tidak mudah...

Namun, dengan memaafkan, dengan mengampuni...
Kita sendiri yang mendapatkan kebebasan...
Bebas dari belenggu dendam dan sakit hati yang mencekam selama ini...
Dengan memaafkan, ada kelegaan...
Damai pun memenuhi setiap relung hati kita...

Alkitab mengingatkan: orang bijaksana dapat menahan kemarahannya.
Ia terpuji karena tidak memendam kesalahan orang lain terhadapnya...
Semoga kita menjadi pribadi yang bijaksana.
Mau mengampuni, mau belajar memaafkan...
Mau 'move on'.
Karena kita pun tak sempurna...
Dan Allah yang penuh kasih itu akan memampukan kita untuk melewati ini semua.
Jika kita menyerahkan segala dendam dan luka batin kita kepada-Nya.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Orang bijaksana dapat menahan kemarahannya. Ia terpuji karena tidak menghiraukan kesalahan orang terhadapnya.
--- Amsal 19:11

TODAY, 25 Juni: Hati Yang Bijak

TODAY, 25 Juni: 

Hati Yang Bijak 

Hati yang bijak, menyukakan...
Hati yang bijak, membawa kelegaan...
Damai sejahtera memenuhi setiap yang mendengar perkataan yang keluar dari orang yang berhati bijak...
Namun untuk memiliki hati yang bijak, tentunya bukan pekerjaan mudah...
Butuh perjuangan, butuh upaya untuk terus-menerus tertuju kepada Hati-Nya...
Hati Allah yang kudus memampukan kita untuk memiliki kebijaksanaan yang bersumber dari-Nya.

Penuhilah hati kami dengan kasih-Mu, ya Tuhan...
Penuhilah setiap diri kami ini dengan pengampunan-Mu...
Sehingga hati kami ini menjadi semakin bijak hari lepas hari...
Mengurangi penghakiman terhadap sekitar kami...
Mengurangi keakuan di diri yang merasa paling benar sendiri...
Ini doa kami, Tuhan. 
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Hai anakku, jika hatimu bijak, hatiku juga bersukacita. 
--- Amsal 23:15

Saturday, June 24, 2017

TODAY, 24 Juni : Faith Over Fear

TODAY, 24 Juni : 

Faith Over Fear
(Iman Melampaui Ketakutan)

Sering kali kita merasa takut. 
Kekhawatiran datang menerpa dan berdiam cukup lama di diri kita.
Seperti yang ada di Kitab Yeremia dan merupakan bacaan Misa sore ini yang saya ikuti di St. Mary of the Angels, Bukit Batok-Singapura.
Father Esmond Chua yang memimpin Misa berbicara dengan lembut, namun 'message' (pesan) yang yang disampaikan begitu kuat.
Bahwa ketakutan-ketakutan yang kita rasakan, apalagi di zaman 'gadget' dan Sosial Media seperti saat ini saat berita hoax ada di mana-mana, hendaknya bisa kita taklukkan atau setidaknya kendalikan.
Sehingga pada akhirnya kita memilih beriman, daripada kita dihantui oleh ketakutan di kehidupan ini.

Ketika kegentaran datang dari segala jurusan...
Hendaknya kita tetap beriman dan memilih untuk terus beriman...
Karena Tuhan yang menyertai kita selalu setia berada di setiap episode di kehidupan kita.
Jangan sampai ketakutan dan kekhawatiran itu melumpuhkan kita...
Melainkan semoga kita memilih beriman, memilih percaya bahwa Allah yang memegang kendali.
Saat kita tak lagi sanggup mengendalikan kehidupan kita...
Serahkan segalanya kepada Allah, percaya bahwa Allah yang akan memimpin kita melewati ini semua, asalkan kita tetap percaya kepada-Nya.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Aku telah mendengar bisikan banyak orang: "Kegentaran  datang dari segala jurusan! Adukanlah  dia! Kita mau mengadukan dia!" Semua orang sahabat karibku  mengintai apakah aku tersandung jatuh:  "Barangkali ia membiarkan dirinya dibujuk, sehingga kita dapat mengalahkan  dia dan dapat melakukan pembalasan  kita terhadap dia!" 20:11 Tetapi TUHAN  menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar  aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat  apa-apa. Mereka akan menjadi malu  sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan!
--- Yeremia 20:10-11

TODAY, 23 Juni: Rancangan Hati-Nya

TODAY, 23 Juni: 

Rancangan Hati-Nya

Sebaik-baiknya kita berencana akan masa depan kita...
Seindah-indahnya kita lakukan itu semua...
Sepandai-pandainya kita menghitung di atas kertas...
Pada akhirnya rencana Tuhanlah yang terbaik di hidup kita...
Rencana yang tetap selama-lamanya...
Rencana yang teguh sepanjang zaman...

Rancangan hati-Nya yang sudah Dia sediakan bagi setiap umat-Nya yang mengasihi Dia.

Ada baiknya kita persembahkan seluruh rencana kita...
Segala rancangan yang sudah kita buat sedemikian rupa...
Untuk kemudian, berserah atas kehendak-Nya di hidup kita...
Jangan lupa tetap berusaha sebaik-baiknya... 
Namun tetap percaya di dalam iman: bahwa pada akhirnya...
Rancangan hati-Nya lah yang terjadi di hidup kita.
Amin!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Tetapi rencana TUHAN tetap bertahan, rancangan-Nya teguh sepanjang zaman.
---Mazmur 33:11 (BIS)

tetapi rencana TUHAN tetap  selama-lamanya, rancangan  hati-Nya turun-temurun.
--- Mazmur 33:11

Thursday, June 22, 2017

TODAY, 22 Juni: Jangan Membesar-besarkan Diri

TODAY, 22 Juni: 

Jangan Membesar-besarkan Diri

Mungkin kita sering mendengar orang yang membesar-besarkan prestasinya sendiri.
Menganggap diri hebat.
Merendahkan orang lain.
Mungkin, ya mungkin, tanpa kita sadari: kitalah orang tersebut yang berbangga atas segala yang kita miliki.
Tetapi, marilah kembali menyadari bahwa segala milik kita adalah sifatnya sementara.
Yang suatu saat harus dikembalikan kepada Sang Pencipta, ketika waktu-Nya tiba.
Segala kebanggaan, kehebatan, berujung pada sia-sia...
Karena pada akhirnya, tiada yang abadi di dunia...

Alkitab mengingatkan: orang bodoh suka membesarkan diri, orang bijaksana dilindungi oleh kata-katanya sendiri.
Mari memilih untuk bijaksana dalam bersikap, dalam berprilaku, juga di dalam kata-kata kita.
Menjadi pribadi-pribadi yang santun dan rendah hati...
Menyadari bahwa semua hanya karena kebaikan Allah semata, sehingga kita dimampukan untuk memiliki segala yang ada di diri kita.
Terima kasih, Tuhan!
Ajar kami untuk rendah hati selalu.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya,  tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya.
--- Amsal 14:3
Karena pongahnya, orang bodoh suka membesarkan diri; orang bijaksana akan dilindungi oleh kata-katanya sendiri.
--- Amsal 14:3 (BIS)

Wednesday, June 21, 2017

TODAY, 21 Juni: God Is Doing Something

TODAY, 21 Juni: 

God Is Doing Something

Pernahkah Anda merasa bahwa hidup ini terkadang kehilangan maknanya?
Pernahkah juga Anda merasa bahwa Anda kehilangan semangat juang yang pernah begitu menggebu-gebu di masa lalu?
Lalu, tumpukan persoalan demi persolan bukannya membuat kita semakin kuat di dalam iman, melainkan malah mempertanyakan kepedulian Allah di hidup kita?

Tiba-tiba malam ini saya teringat syair dari lagu Pelangi Kasih-Nya.
Bahwa tangan Tuhan tengah merenda suatu karya yang agung mulia...
Jadi, kepingan puzzle kehidupan yang kelihatannya semrawut dan kurang berbentuk ini, nantinya akan menjadi suatu gambar yang indah...
God is doing something!
Allah tengah melakukan sesuatu dengan hidup kita.
Meskipun sepertinya tidak ada kemajuan.
Banyak hal bahkan seolah jalan di tempat atau mundur...
But, trust HIM! Percayalah kepada-Nya...
Dia tengah melakukan sesuatu yang baik dalam hidup kita...
Karena Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.

Mari kembali percayakan kehidupan ini kepada-Nya!
Tuhanlah sumber kekuatan kita!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil  sesuai dengan rencana  Allah.
--- Roma 8:28

Tuesday, June 20, 2017

TODAY, 20 Juni: Ketika Aku Lelah...

TODAY, 20 Juni: 

Ketika Aku Lelah...

Ketika aku lelah dan berjalan tak tentu arah...
Aku kembali mengingat-Mu...
Tuhan Allah yang kekal, pencipta bumi dari ujung ke ujung...
Engkau takkan lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Mu.
Engkau memberi kekuatan kepada setiap umat-Mu yang kelelahan...
Semangat pun Engkau tambahkan...
Kepada mereka yang tiada berdaya...

Ketika aku lelah dalam menjalani perjalanan kehidupan ini...
Aku berhenti sejenak...
Mencari wajah-Mu...
Menyerahkan segenap kecewaku...
Karena aku tahu, bahwa Engkau adalah Allah yang Maha Tahu...
Tiada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Mu...

Ketika aku lelah, kembali aku duduk bersimpuh...
Dalam tetesan air mata...
Dalam balutan doa yang tak terucap sempurna...
Kuyakin di dalam imanku...
Engkau takkan pernah meninggalkanku.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal  yang menciptakan  bumi  dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu,  tidak terduga  pengertian-Nya.40:29 Dia memberi kekuatan  kepada yang lelah  dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. 
--- Yesaya 40:28-29

Monday, June 19, 2017

TODAY, 19 Juni: It's All About You, Jesus!

TODAY, 19 Juni: 

It's All About You, Jesus!

Hong Kong, Sabtu- 17 Juni 2017

Kulangkahkan kakiku menuju Immaculate Heart of Mary Chapel, kapel yang terletak di Central MTR (tepatnya di Grand Building- Catholic Centre- Connaught Road).
Misa pukul 4.30 sore waktu setempat dan berbahasa Inggris.
Sudah diwanti-wanti oleh seorang Sahabat di Hong Kong bahwa harus datang setengah jam sebelumnya jika ingin mendapat tempat duduk.
Pukul 16.00 tepat, aku masuk ke kapel dan ternyata kapel sudah penuh.
Aku berdiri di dekat ruang pengakuan dosa di belakang.

Sementara banyak orang berdatangan, lagi dan lagi.
Sebuah kerinduan untuk menyambut tubuh dan darah Kristus dalam Sakramen Ekaristi kudus.

Sepanjang misa plus waktu menunggu dan naik MTR, total mungkin aku berdiri lebih dari 2 jam. 
Kaki pelan-pelan terasa mulai kelelahan.
Tetapi niatku untuk selalu menyambut tubuh Kristus di setiap Minggu dalam keadaan apa pun menguatkanku untuk menyelesaikan Misa di hari itu.
It's not about me, but it's all about You, Jesus!
Ya, Yesus! Segalanya hanyalah tentang-Mu saja...

Kilas balik peristiwa-peristiwa di kehidupanku bermain-main di pelupuk mataku.
Di dalam segala episode di hidupku, Engkau tetap setia, Yesusku.
Ampuni aku yang terkadang tak mengerti rancangan-Mu.
Kini kusadari lagi bahwa pandanganku dulu tentang hidup sudah bergeser jauh.
Sejak aku mengenal-Mu dan Engkau meraja di hidupku...
Pengenalan itu lebih dari segalanya, lebih mulia dari semuanya.
Bimbing aku, Yesus untuk tetap setia mengikuti jalan-Mu...
Karena Engkau tahu pasti yang terbaik bagi segenap umat-Mu!
Misa berakhir dan damai sejahtera itu memenuhi hatiku.
Lagi dan lagi.
Terima kasih, Yesus!
(-fon-)/Fonny Jodikin

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi  karena Kristus. 3:8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.
---Filipi 3:7-8


Saturday, June 10, 2017

TODAY, 11 Juni: Dendam

TODAY, 11 Juni: 

Dendam

Saya selalu ingat ketika menonton film Kungfu bersama keluarga kami di masa kecilku dulu.
Alur cerita kisarannya selalu: dendam.
Belajar Kungfu untuk kemudian membalas dendam kematian Gurunya, anggota keluarganya, ayah dan ibunya, dan sebagainya.

Akhir-akhir ini, membaca banyak pemboman dengan dalih terorisme di seluruh penjuru dunia, banyak juga yang bermotifkan dendam.
Karena dulu Saudaranya dibunuh atau dilukai, lalu ingin membalas.
Masalahnya membalas kepada orang yang berbeda dan bukan seperti di film Kungfu tadi- kepada orang yang sama.
Banyak juga anak kecil atau orang yang tidak tahu apa-apa menjadi korbannya.
Sangat menyedihkan!

Tidak mudah memang menghapus dendam.
Sakit hati itu bisa bermukim sangat lama dalam diri seseorang dan sulit untuk pergi.
Tetapi sebagai pengikut Kristus, marilah kita berusaha untuk berjuang untuk mengasihi, untuk mengampuni.
Meskipun terkadang itu sangat berat dan rasanya hampir tidak mungkin dilakukan.
Tetapi berpegang kepada Dia-Sang Maha- marilah berjalan di dalam terang-Nya.
Alkitab mengingatkan: jangan membalas dendam.
Pembalasan adalah urusan Allah.
Semoga kita terus belajar untuk itu, meskipun tidak mudah.
Semoga Roh Kudus memberikan kita kekuatan untuk kembali dipenuhi kasih-Nya untuk kemudian dimampukan untuk mengampuni mereka yang sudah bersalah kepada kita.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Saudara-saudaraku! Janganlah sekali-kali membalas dendam, biarlah Allah yang menghukum. Sebab di dalam Alkitab tertulis, "Akulah yang membalas. Aku yang akan menghukumnya, kata Tuhan.
--- Roma 12:19 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Sahabat terkasih, TODAY akan 'off' dari tanggal 12-18 Juni. TODAY akan kembali tanggal 19 Juni 2017, dikarenakan Penulis agak kesulitan akses internet di tanggal tersebut. Terima kasih untuk perhatiannya. Salam dalam kasih Kristus. (-fon-)

TODAY, 10 Juni: Ketaatan Sampai Akhir

TODAY, 10 Juni: 

Ketaatan Sampai Akhir

Hari ini berbagai media mengeluarkan berita tentang meninggalnya artis Julia Perez di usianya yang ke-36, sesudah berjuang dengan kanker serviks stadium 4 yang dideritanya.
Meskipun tidak pernah secara dekat melihat hasil karya beliau karena saya berada di rantau, namun rasanya menarik mengamati 'attitude' beliau selama sakit ini.
Betapa banyak Sahabat dan kerabat yang menjenguk.
Betapa banyak pula momen-momen berharga yang beliau tunjukkan, yang saya lihat melalui Instagram bahwa berjuang karena kanker yang menyakitkan dan sangat tidak mudah dihadapi itu, tidak harus membuat orang lemah-lesu-lunglai belaka.
Jupe membuat perbedaan dengan senyumnya, semangatnya, wajah cerianya yang memancarkan ketulusan hatinya.

Selamat jalan Jupe, engkau sudah mengakhiri pertandingan dengan baik...
Semoga kita yang masih berjuang di kehidupan ini dan masih diberikan kesempatan menghirup nafas segar oleh Yang Kuasa, bisa berjuang dengan setia sampai nanti.
Sehingga ketaatan sampai akhir tetap kita pertahankan...
Saat mencapai garis akhir, kita bisa berseru:
" Aku telah memelihara iman."
(-fon-)/Fonny Jodikin

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman
--- 2 Timotius 4:7

TODAY, 9 Juni: Bertolong-tolongan

TODAY, 9 Juni: 

Bertolong-tolongan

Sering kita membaca komentar-komentar pedas yang sangat tidak elok di media sosial.
Juga, kita sering mengomentari secara kurang simpatik, jika ada orang yang kemalangan.
Apalagi itu bukan orang yang dekat dengan kita atau orang yang pernah berbuat salah kepada kita.
Kemarin saya mendapati bahwa sangat tidak sensitif orang-orang yang menyebarkan berita duka tentang perampokan dan mengakibatkan seorang pria berusia 31 tahun itu meninggal dunia.
Kalau berita saja, rasanya masih tidak apa-apa, mungkin saya kira untuk meningkatkan kewaspadaan kita bersama.
Tetapi ketika foto beliau dengan keluarga: anak dan istrinya tersebar.
KTP-nya, juga ketika kejadian beliau terluka dan meninggal dunia...
Saya rasa, itu sangat tidak layak.
Sosial media berulang kali sangat tidak sensitif karena para penggunanya tidak berpikir panjang ketika memencet icon forward.
Forward atau copy paste itu mudah, tetapi ketika kita pikir lebih panjang: bagaimana perasaan keluarga beliau yang masih shock akibat kehilangan? Lalu kemudian harus juga menjadi 'korban' share informasi yang berlebihan???
Ketika kita sendiri tengah ditimpa kemalangan, keadaan yang tidak enak, apakah kita masih bisa menerima perlakuan seperti itu?

Alkitab mengingatkan: jangan melakukan sesuatu yang tidak ingin Anda terima sebagai perlakuan dari orang lain kepada Anda.
Dan juga: bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!
Bertolong-tolongan menjadi kata kunci, jangan sampai kita berbahagia atau heboh sendiri di atas penderitaan orang lain.
Semoga kita semakin bijak dalam hidup ini, juga dalam menggunakan media sosial.
Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
--- Galatia 6:2

Thursday, June 8, 2017

TODAY, 8 Juni: Bisa Dipercaya

TODAY, 8 Juni: 

Bisa Dipercaya

Gosip.
Banyak yang bilang makin digosok makin sip.
Begitulah gambaran tentang kabar angin yang sering kita dengar atau mungkin sering kita pun menjadi korbannya.
Atau kali lainnya, kita jugalah yang bergosip tentang orang lain.

Tak jarang terjadi pula pertengkaran karena gosip.
Hal-hal yang tidak sepenuhnya kita ketahui kebenarannya.

Sungguh tidak mudah menjadi orang yang dapat dipercaya.
Yang dapat merahasiakan perkara.
Yang bisa menjadi tempat curhat, tanpa Si Pencurhat khawatir kisahnya disebarkan ke seluruh pelosok dunia.
Namun, marilah menjadi pribadi yang bisa dipercaya.
Harus diakui, memang hal ini tidaklah mudah.
Tetapi semoga kita senantiasa bijak dalam mengendalikan lidah, mengendalikan jari-jari kita saat berkomentar di Media Sosial...
Sehingga kita tidak terbakar oleh ulah kita sendiri di kemudian hari.
Tuhan, semoga kami bisa mengendalikan diri dalam hal berkata-kata, memegang rahasia, juga menjadi orang-orang yang bisa dipercaya karena kasih Allah selalu beserta kita.
Semoga kita tidak mengecewakan-Nya!
Amin.
(-f0n-)/Fonny Jodikin

Penyebar kabar angin tak dapat memegang rahasia, tapi orang yang dapat dipercaya bisa merahasiakan perkara.
--- Amsal 11:13 (BIS-Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Wednesday, June 7, 2017

TODAY, 7 Juni: Tertawa dan Menangis

TODAY, 7 Juni: 

Tertawa dan Menangis

Untuk segala sesuatu di bawah langit, ada waktunya...
Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa...
Ketika kita ingat dan mengalami hal-hal yang mengharukan, menyakitkan, mengecewakan...
Kita menangis...
Meskipun ada kalanya tangisan itu adalah juga tangisan bahagia...

Ada waktunya untuk tertawa, berbahagia, bercengkrama bersama yang tercinta.
Namun, kita tahu pula, tak ada yang abadi di dunia ini...
Canda-tawa, senyum ceria itu takkan selamanya kita nikmati...
Ada saatnya ketika kita harus mengalami hal-hal yang menyedihkan pula di hidup kita...

Menyadari bahwa hidup ini adalah sementara...
Ketika tertawa dan menangis...
Ketika meratap dan menari...
Janganlah kita terlalu mengandalkan kejadian-kejadian tersebut...
Kita berusaha untuk terus mengandalkan Tuhan...
Bersyukur dan berterima kasih atas segala tawa-ria kepada-Nya...
Dalam tangis di tengah kesesakan pun mencari wajah-Nya...
Hidup ini kita senantiasa persembahkan bagi kemuliaan nama-Nya.
(-fon-)/Fonny Jodikin

ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari. 
--- Pengkhotbah 3:4

Tuesday, June 6, 2017

TODAY, 6 Juni: Love Conquers Fear (Kasih Menaklukkan Ketakutan)

TODAY, 6 Juni: 

Love Conquers Fear (Kasih Menaklukkan Ketakutan)

Hari ini ketika membaca berita di The New Paper-Singapore, mataku tertuju pada berita tentang konser One Love Manchester. 
Sesudah penyanyi Ariana Grande menyatakan bahwa dia akan menyelenggarakan konser sesudah adanya bom pada konser sebelumnya tanggal 22 Mei.
Judul yang dipilih The New Paper adalah Hope Conquers Fear. 
Harapan mengalahkan ketakutan...
Pada hari yang sama pula, kita membaca ada teror di Melbourne, Australia. 
Setelah sebelumnya ada pula teror kembali di Inggris (London Bridge).

Kejahatan dan teror di mana-mana seolah begitu mencekam. 
Kita pun dengan mudahnya menjadi takut.
Namun, tetap percaya pada perlindungan Ilahi dan kasih Tuhan.
Di dalam kasih, tidak ada ketakutan.
Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan.
Semoga kita senantiasa berharap kepada Allah dan dinaungi oleh kasih-Nya yang sempurna.
Sehingga pada akhirnya, kasih-Nya meraja di hidup kita...
Dan kasih-Nya itu pula yang akan menaklukkan setiap ketakutan kita...
Percaya bahwa di balik semua kejadian yang tidak mengenakkan ini, Tuhan tetap memegang kendali.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;  sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
--- 1 Yohanes 4:18

Monday, June 5, 2017

TODAY, 5 Juni: Hidup Damai Dalam Pimpinan Roh Kudus

TODAY, 5 Juni: 

Hidup Damai Dalam Pimpinan Roh Kudus

Gereja Santo Yosep, Palembang. Misa Minggu Sore pukul 17.oo kemarin.
Ini Minggu Pentakosta. Sang Romo mengingatkan dalam homilinya, bahwa di tengah perpecahan dan kekacauan...
Pencurahan Roh Kudus sungguh sangat berarti...
Roh Kudus semoga terus memimpin kita, setiap umat-Nya...
Agar sungguh-sungguh hidup dalam damai sejahtera...
Supaya kesatuan yang diciptakan oleh Roh Allah tetap terpelihara...

Jauhkan diri kami dari perpecahan dan kekacauan, Tuhan...
Biarlah kami hidup dalam damai sejahtera-Mu...
Dengan iman yang semakin Kautambahkan hari lepas hari...

Semoga senantiasa Kaulimpahi hati ini dengan kasih-Mu...
Semoga Roh-Mu menyala-nyala di dalam diri kami...
Untuk mewartakan kasih dan kebaikan-Mu...
Meskipun di tengah dunia yang sangat jauh dari kasih-Mu...
Ini doa kami...
Semoga Kaurestui.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Berusahalah sungguh-sungguh untuk hidup dengan damai supaya kesatuan yang diciptakan oleh Roh Allah tetap terpelihara.
--- Efesus 4:3

TODAY, 4 Juni: Berlindung Pada Tuhan

TODAY, 4 Juni: 

Berlindung Pada Tuhan

Lebih baik berlindung pada Tuhan...
Daripada mengandalkan manusia...

Lebih baik mengandalkan Tuhan...
Karena hanya Tuhanlah satu-satunya yang bisa kita percayai...
Ketika kita menaruh harapan kepada manusia...
Sebaik apa pun dia, pada suatu saat pasti kita pernah kecewa...
Sebagaimana jika orang lain mengandalkan kita saja...
Suatu ketika, kita pun bisa mengecewakan mereka...
Karena kita hanyalah manusia...

Namun, Tuhan Yang Maha Kuasa adalah yang paling layak kita andalkan...
Meskipun kita tak selamanya mengerti rancangan-Nya...
Tetapi marilah meyakini bahwa rencana-Nya pastilah yang terbaik bagi kita semua.

Marilah berlindung kepada Tuhan...
Senantiasa mencari wajah-Nya...
Lebih baik berlindung kepada Tuhan...
Daripada mengandalkan manusia.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Lebih baik berlindung pada TUHAN, daripada mengandalkan manusia.
--- Mazmur 118:8

TODAY, 3 Juni : Memulai Hari Dengan Syukur

TODAY, 3 Juni : 

Memulai Hari Dengan Syukur

Berada di Palembang dari tanggal 1 Juni, membawa saya pada rasa syukur yang mendalam.
Bertemu dengan Mama, Kakak, keponakan, saudara dan kerabat...
Juga sahabat dan teman-teman dekat...
Sungguh membahagiakan...
Sungguh dipenuhi rasa syukur yang mendalam...

Sungguh baik, bila kita setiap hari bisa memulai dengan rasa syukur.
Bukan hanya karena keadaan tengah baik, terutama jika keadaan tidak mendukung:
masihkah kita bersyukur?
Alkitab mengingatkan untuk bersyukur kepada Tuhan, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya di hidup kita.

Mari memulai setiap hari dengan ucapan syukur.
Dengan hati yang dipenuhi sukacita, kita terbuka terhadap rencana-rencana Allah di hidup kita.
Semoga kita bisa secara konsisten melakukan hal ini, apa pun keadaan yang tengah kita hadapi.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
--- Mazmur 118: 28