Sunday, December 17, 2017

TODAY, 17 Desember: Ketika Rasa Malas Menyerang...


TODAY, 17 Desember: 

Ketika Rasa Malas Menyerang...

Pada suatu hari, ketika rasa malas menyerang...
Rasanya enggan beranjak dari tempat tidur, meskipun matahari sudah bersinar terik...
Rasanya ingin tidur lagi, menarik selimut...

Atau inginnya bersenang-senang, meskipun harus bekerja atau bersekolah...

Rasa malas, pasti pernah melanda setiap kita...
Tetapi lagi-lagi, sebagaimana perasaan negatif lainnya...
Mari tidak terikut pengaruhnya...
Mari memegang kendali atas kehidupan kita...
Termasuk dalam mengendalikan rasa malas kita...
Semoga kita tidak berlarut-larut mengikutinya...

Kita boleh beristirahat sejenak...
Kita boleh liburan sebentar...
Kita boleh melakukan yang kita sukai...

Tetapi setelah itu kembali ke aktivitas kita dengan semangat baru...
Alkitab mengingatkan agar jangan sampai kerajinan kita kendor...
Biarlah Roh menyala-nyala di dalam diri...
Melakukan segala kegiatan dan peranan yang dipercayakan-Nya kepada kita.
Dengan sekuat tenaga dan sebaik-baiknya...
Hanya demi Dia, Tuhan kita.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
--- Roma 12:11

Saturday, December 16, 2017

TODAY, 16 Desember: Roda Kehidupan

TODAY, 16 Desember: 

Roda Kehidupan

Mungkin kita pernah mendengar kisah-kisah di sekitar kita...
Ada yang kaya raya karena kikir luar biasa...
Semua karyawan ditekan, tak ada kasih dalam menjalankan bisnis...
Yang penting aku untung, yang penting aku makmur...
Uang dan hanya uang untuk kepentingan pribadi yang ada di pikiran...
Mungkin itu salah satu syarat untuk jadi kaya?
Entahlah...
Tapi ya koq jika melihat bahkan orang-orang terkaya di dunia, mereka malah mau memberikan bagian kekayaannya demi kemanusiaan...
Jadi saya merasa senang juga, bahwa kekayaan itu diyakini pemiliknya takkan dibawa sampai mati...
Ada saatnya untuk berbagi, apalagi setelah semua telah terpenuhi...
Ada keinginan yang lebih luhur...
Demi kemanusiaan...
Bagi kita pengikut Kristus, tentunya harus lebih baik lagi dalam hal ini...
Melakukan segala sesuatu atas dasar kasih...

Saya pun teringat beberapa kisah yang saya dengar...
Betapa roda kehidupan pun berputar...
Mereka yang kaya-raya dan makmur...
Tak selamanya akan seperti itu...
Dalam hitungan waktu yang singkat...
Dan dengan kejadian dramatis...
Seluruh harta itu bisa tersapu bersih, tergantikan hutang...

Ah, hidup memang sifatnya sementara saja.
Tak ada yang abadi untuk selamanya...

Untuk itulah..
Ketika berada di atas, tak perlu sombong...
Ketika berada di bawah, tak perlu minder, namun berusaha sebaik-baiknya untuk maju...
Jika diberikan kemudahan, jangan sampai kita menjadi lupa daratan...
Tetap ingat, adalah Sang Maha yang memberi segala anugerah di kehidupan...

Apa pun yang tengah kita jalani saat ini, mari tetap dalam keadaan hati yang penuh syukur.
Terima kasih, Tuhan untuk segala pengalaman berharga bersama-Mu...
(-fon-)/Fonny Jodikin

Orang yang kikir tergesa-gesa mengejar harta, dan tidak mengetahui bahwa ia akan mengalami kekurangan.
--- Amsal 28:22

Friday, December 15, 2017

TODAY, 15 Desember : Sungguh-Sungguh Mencari Dia

TODAY, 15 Desember : 

Sungguh-Sungguh Mencari Dia

Sudah berdoa?
Sudah...

Ketika doa tak dikabulkan, apa kita lalu menjadi marah kepada-Nya?
Mogok ke Gereja, tersendat-sendat dalam berdoa?
Lalu kemudian hanya datang kepada-Nya saat merasa butuh...
Dan ketika bahagia menyapa, kita pun kembali melupakan diri-Nya?

Apakah kita sudah sungguh-sungguh mencari Dia?
Mencari dan mengasihi Allah dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan kita?

Apakah kita memiliki iman kepada Tuhan?
Karena tanpa iman, tak seorang pun dapat menyenangkan hati Allah...
Mari datang kepada-Nya dan percaya bahwa Allah selalu menyertai...
Allah memberi balasan kepada orang  yang mencari-Nya...
Kepada setiap orang yang sungguh-sungguh mengarahkan hati kepada-Nya...

Semoga dengan banyaknya pertanyaan reflektif malam ini, kita masing-masing berupaya melihat hati kita...
Apakah kita sungguh-sungguh mencari Dia?
Semoga itu tetap kita terapkan sepanjang hidup kita.
Tetap setia pada-Nya dan menyenangkan hati-Nya.

Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
--- Ibrani 11:6

Tanpa beriman, tidak seorang pun dapat menyenangkan hati Allah. Sebab orang yang datang kepada Allah harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi balasan kepada orang yang mencari-Nya.
--- Ibrani 11:6 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Thursday, December 14, 2017

TODAY, 14 Desember: Kata-Kata Kebencian

TODAY, 14 Desember: 

Kata-Kata Kebencian

Ketika membaca Mazmur ini, mataku terpaku pada 'kata-kata kebencian.'
Saat ini, begitu sering kita lihat kata-kata penuh kebencian keluar dari orang  yang tidak kita kenal sekalipun.
Sosial media menjadi tempat yang mudah untuk mencurahkan isi hati, berkata kasar, dan terkadang menyakitkan bagi orang yang mendengarnya.
'Bullying' sering terjadi.
Kebencian terbangun, bahkan tanpa alasan...
Banyak lidah dusta yang melancarkan serangan...
Sedih memang melihat betapa 'nyinyir' dunia belakangan ini...
Namun, jangan sampai kita terpengaruh terlalu dalam...
Saya pribadi tetap berpendapat, kita hendaknya selalu membuat perbedaan...
Melawan arus, tidak mengapa...
Asal jangan melangkah keluar jalur kasih-Nya...


Mazmur 109 ini pun mengungkapkan hal yang baik...
Tetap mendoakan mereka...
Semoga suatu saat, mereka tersadarkan...
Kita perlu membela diri, namun tak perlu nyinyir menyerang mereka...
Karena jika itu kita lakukan, apa bedanya kita dengan mereka?
Semoga tingkah laku dan kata-kata kita dijauhkan dari kebencian...
Semoga kasih tetap meraja di hidup kita.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Sebab mulut orang fasik  dan mulut penipu ternganga terhadap aku, mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta;  109:3 dengan kata-kata kebencian  mereka menyerang aku dan memerangi aku tanpa alasan. 109:4 Sebagai balasan terhadap kasihku mereka menuduh aku, sedang aku mendoakan  mereka.
--- Mazmur 109:2-4

Wednesday, December 13, 2017

TODAY, 13 Desember: Seusai Perjalanan...

TODAY, 13 Desember: 

Seusai Perjalanan...

Sekitar seminggu yang lalu, kami sekeluarga mengunjungi sanak-keluarga, serta berlibur bersama dengan Sahabat terkasih di Bandung.
Di Bandara Bandung, Husein Sastranegara, anak kedua kami Lala sudah muntah dua kali.

Sesampainya di Singapura, Lala pun muntah lagi sebanyak dua kali.
Sementara anak pertama kami, Odri, demam tinggi sehari sesudahnya.
Mungkin karena kelelahan, mungkin karena perut yang kurang kuat...
Banyak kemungkinan yang ada...
Sesudah pulang, kami beristirahat dan masih dalam pemulihan.

Sampai hari ini belum pulih total 100%, masih dalam proses penyembuhan.
Saya pun terkena juga demam dan kelelahan...
Dan sekarang tengah pemulihan juga...

Seusai perjalanan...
Saya menyadari, bahwa banyak kasih yang saya jumpai di Indonesia...
Saya pun menyadari bahwa kesehatan sungguh penting.
Sekali lagi saya diingatkan bahwa sehat itu sungguh anugerah yang luar biasa...
Untuk itulah, pada malam hari ini, saya mendoakan...
Agar kita semua dilimpahi kesehatan...
Jasmani dan rohani...
Lahir dan batin...
Fisik dan mental...
Jika Anda tengah kurang enak badan dengan berbagai keluhan...
Saya mendoakan agar Anda mendapat penanganan yang tepat...
Dokter yang baik...
Sehingga melalui mereka, Anda bisa mendapatkan kesembuhan...


Keadaan sakit atau kurang sehat, membawa kita kepada perenungan: bahwa kesehatan sungguh berharga dan hendaknya sedapat mungkin kita jaga...
Semoga Anda sehat-sehat saja...
Baik-baik saja...
Demikian harapanku...
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

berdoa semoga Saudara sehat-sehat dan semuanya baik-baik denganmu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.
--- 3 Yohanes 1:2

Monday, December 11, 2017

TODAY, 12 November: Menyanyikan Kesetiaan-Mu

TODAY, 12 November: 

Menyanyikan Kesetiaan-Mu

Langit bersyukur...
Pelangi warna-warni...
Keajaiban-Mu tiada tara, Tuhan...
Dalam hati yang bersih dan tertuju pada-Mu...
Begitu mudahnya keindahan hidup terlihat...
Berbeda dengan hati yang dipenuhi kemarahan dan kekesalan...
Hidup seolah selalu dalam warna-warna kelabu kehitaman...

Perbuatan-Mu yang besar di hidup kami...
Kebaikan-Mu...
Bahkan bunga dan kupu menyanyikan kesetiaan-Mu...
Dalam benak  yang dirundung masalah...
Tak jarang kami melupakan kebaikan dan kasih-Mu, Tuhan...
Untuk itulah, kami hendak memohon kepada-Mu...
Bimbing kami selalu di jalan-Mu...

Biarkan hati dan seluruh hidup kami ini menyenandungkan kesetiaan-Mu.
Engkau sungguh luar biasa di hidup kami...
Engkau sungguh baik.
Teramat baik.
Sangat baik, Tuhan.
Segenap pujian syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah  orang-orang kudus.
--- Mazmur 89:6

Sidang surgawi memuji perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib, dan menyanyikan kesetiaan-Mu, TUHAN.
--- Mazmur 89:6 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

TODAY, 11 Desember: Terpujilah Nama Tuhan

TODAY, 11 Desember: 

Terpujilah Nama Tuhan

Dari terbitnya matahari...
Sampai kepada terbenamnya...
Terpujilah nama Tuhan...

Dari awal kita hadir di dunia ini...
Sampai suatu hari harus kembali ke rumah-Nya...
Terpujilah nama Tuhan...

Di setiap kesesakan...

Dan di setiap kesukacitaan...
Terpujilah nama Tuhan...

Tuhan selalu ada di tiap momen kehidupan kita...
Semoga kita senantiasa memuji dan memuliakan nama-Nya...
Hidup dalam kebenaran-Nya...
Dan tetap setia pada-Nya hingga akhir nanti.
Amin.
(-fon-)/Fonny Jodikin

Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari  terpujilah nama TUHAN.
--- Mazmur 113:3