Thursday, May 30, 2019

TODAY, 30 Mei 2019: Seungri Big Bang

TODAY, 30 Mei 2019:

Seungri Big Bang

Bagi para penggemar Kpop, tentunya mengenal Big Bang. 
Sebuah kelompok beranggotakan 5 orang yang cukup ternama.
Memulai debut mereka pada tahun 2006, tahun ini mereka membubarkan diri.
Sebelumnya beberapa personelnya sudah kedapatan bermasalah.
Beberapa karena ganja, ada yang kasus tabrak lari.
Terakhir dan yang paling menghebohkan adalah kasus Seungri Big Bang.


Personel yang termuda ini akhirnya lepas dari 'bayang-bayang' personel BIGBANG lain setelah mereka masuk wamil. Seungri sendiri baru dijadwalkan wamil akhir Maret ini. Ia sudah merancang akan mengadakan konser 'perpisahan' sebelum wamil ke banyak negara.

Namun rencana tinggal rencana, sebab Seungri kini sudah berstatus tersangka kasus penyediaan wanita panggilan untuk investornya. Ia pun dilarang meninggalkan Korea.


Selain masalah investor, Seungri juga sempat dikait-kaitkan dengan kasus pelecehan seksual dan peredaran narkoba di kelab malam Burning Sun, di mana namanya tercatat sebagai pemilik. Seungri sudah meminta maaf terkait kasus itu. Sementara soal statusnya sebagai tersangka dan tekanan soal skandal wanita panggilan, Seungri mundur dari dunia hiburan.
(CNN Indonesia)

Bukan hanya group Kpop ini yang bermasalah...
Sebetulnya banyak orang yang diidolakan dunia, juga bermasalah.
Selain kemampuan nyanyi, menari, atau kemampuan lainnya ternyata tidak ditunjang dengan sikap hidup yang baik.
Jadi, siapakah yang seharusnya kita puja?
Suka?
Boleh-boleh saja...
Tetapi tentunya harus ada batasnya...

Jangan sampai tergila-gila dan tidak lagi memakai logika...
Karena yang seharusnya tetap kita tempatkan di atas segalanya adalah Tuhan...
DIALAH TUHAN, tidak ada yang lain...

Semoga kita tidak mengidolakan seseorang secara terlalu berlebihan.
Karena yang namanya manusia, tetap ada batasnya.
Tetap tidak sempurna...
Arahkanlah pandangan kepada DIA, Tuhan saja...
Semoga kita tetap mengandalkan-Nya.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

supaya orang tahu  dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,  bahwa tidak ada yang lain di luar Aku.  Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain.
--- Yesaya 45:6

Wednesday, May 29, 2019

TODAY, 29 Mei 2019: Seorang Gadis Kecil Tanpa Tangan Kiri

TODAY, 29 Mei 2019:

Seorang Gadis Kecil Tanpa Tangan Kiri

Sekitar dua minggu yang lalu pada sebuah Misa Minggu...

Pertama-tama saya duduk di barisan lain...
Tetapi, saya lihat bagian depan barisan seberang agak kosong.
Tidak yang paling depan karena saya duduk di baris kedua...
Anak kedua kami, Lala memperhatikan gadis kecil India di depannya.
Ternyata, gadis kecil itu tidak mempunyai tangan kiri...
Tetapi dia tetap ceria mengikuti Misa dengan khusyuk.
Dengan sukacita dia menyanyikan lagu-lagu Misa...

Saya yakin tidak ada yang kebetulan...
Termasuk saat saya pindah duduk di belakang gadis kecil itu.
Keluarga India itu punya dua anak.
Satu lelaki, adik Si Gadis Kecil...
Dan Gadis Kecil itu...
Saya tidak tahu hal lain mengenai Gadis Kecil itu...
Juga tidak tahu namanya...
Yang hanya bisa saya lakukan hanya termangu dan berpikir...
Ya, saya harus bersyukur untuk banyak kebaikan di hidupku...
Sebagaimana gadis itu tetap ceria, meskipun keadaannya tidak sempurna secara fisik...

Entah mengapa hari itu saya sedikit banyak merasa tertampar...
Meskipun tidak sempat menuliskannya...
Tetapi hari ini, niatan kuat untuk menuliskan kejadian itu hadir lagi..
Ya, betapa kita sering mudah putus asa...
Sering merasa kurang beruntung...
Hellowww???
Bagaimana dengan Gadis Cilik di depanmu itu, Fon?

Ah, memang bersyukur merupakan pelajaran seumur hidup...
Seperti yang dikatakan di Kitab Filipi:
Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
--- Filipi 4:11

Memang PR (Pekerjaan Rumah) saya masih banyak...
Terima kasih, Tuhan buat inspirasi-Mu...
Yang mengingatkanku untuk bersyukur dan mencukupkan diri dengan apa yang sudah Kauberikan kepadaku...
Sembari tentunya berusaha lebih baik lagi, demi kemuliaan nama-Mu.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

Tuesday, May 28, 2019

TODAY, 28 Mei 2019: Sahabat Sejati

TODAY, 28 Mei 2019: 

Sahabat Sejati

Dari lubuk hati terdalam...
Setiap insan, rasanya ingin mempunyai seorang sahabat sejati...
Seorang saja rasanya sudah cukup...
Beberapa orang, tentunya lebih ideal...
Karena terkadang, kuantitas tidak selalu menampakkan kualitas...

Pada saat senang, seolah punya banyak teman...
Banyak yang memperhatikan...
Tetapi:
ketika kemudian keadaan berubah...
Siapa yang masih ada di sisi kita?
Ketika keadaan susah, siapa yang masih bertahan dan tidak meninggalkan kita?

Kitab Amsal mengingatkan bahwa:
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
--- Amsal 17:17

Sebetulnya, ketika tak lagi ada seorang pun bersama-sama dengan kita...
Yesus selalu menyertai kita semua...
Terkadang kita tak selalu menyadarinya...
Tetapi penyertaan-Nya sungguh luar biasa...
Yesus adalah Sahabat Sejati yang mengerti kita...
Namun, mungkin karena kita tak selalu sadar bahwa DIA ada, kita cenderung melupakan-Nya...
Semoga apa pun yang terjadi, entah susah atau senang yang tengah kita hadapi...
Kita tetap ingat Yesus yang selalu setia menemani.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Monday, May 27, 2019

TODAY, 27 Mei 2019: Tuhan Menetapkan Langkah-Langkah Orang


TODAY, 27 Mei 2019: 

Tuhan Menetapkan Langkah-Langkah Orang

Tuhan menetapkan langkah-langkah orang
yang hidupnya berkenan kepadaNya
apabila ia jatuh tak sampai terg’letak
sbab Tuhan menopang tangannya

Reff :
Tangannya .. tangannya..
sbab Tuhan menopang tangannya
apabila ia jatuh.. tak sampai terg’letak
sbab Tuhan menopang tangannya
(Lagu Rohani: Tuhan Menetapkan Langkah-Langkah Orang)

Mungkin ini sudah lagu yang cukup lama...
Berapa lama persisnya?
Saya kurang tahu...
Tetapi saya ingat lagu ini pertama kali saya dengar dan kemudian belajar nyanyikan saat bersama teman-teman PDKK Ignatius di Jalan Malang.

Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.
Dan pada versi Bahasa Indonesia Sehari-hari, ayat ini berbunyi:
TUHAN membimbing orang di jalan yang harus ditempuhnya, Ia meneguhkan orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya

--- Mazmur 37:23 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Ya, Tuhan akan membimbing kita...
Dan DIA akan meneguhkan orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya...
Dan dari lagu di atas, kita baca liriknya bahwa...
Jikalau kita terjatuh, takkan dibiarkan-Nya sampai tergeletak...
Karena Tuhan menopang tangan kita...

Mari, umat Tuhan...
Kita mempersembahkan hidup kita sekali lagi ke dalam tangan-Nya...
Mempercayakan segala sesuatunya kepada DIA...
Karena DIA akan membimbing kita semua dalam perlindungan kasih-Nya.
(-fon-)/ Fonny Jodikin


TUHAN menetapkan  langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya
--- Mazmur 37:23


Sunday, May 26, 2019

TODAY, 26 Mei: Kekal


TODAY, 26 Mei: 

Kekal

Setiap hari, kita berjalan...
Terkadang perjalanan itu begitu mudahnya...
Kali lainnya, tersendat...
Terkadang menjalaninya seolah tertatih-tatih...
Tetapi Tuhan senantiasa menyertai...
Selama kita berjalan menuju kekekalan...
Bersama Allah yang Kekal...

Apa yang kita alami di dunia ini semuanya sementara...
Semua yang kelihatan saat ini adalah fana...
Orang bisa menjadi tua...
Perubahan memang sungguh nyata...
Ketika kita menengok ke kiri dan ke kanan...
Terkadang kita menyadari...
Betapa sementaranya ini semua...

Saat melihat orang yang duduk di kursi roda dan seolah tak berdaya...
Saya selalu berpikir bahwa dulu...
Si Bapak atau Ibu yang seolah tanpa daya ini...
Pasti pernah jaya-jayanya...
Muda, energik, penuh semangat...
Sampai satu saat: keadaan berubah...
Ini tentunya kecuali mereka menyandang cacat dari lahir...
Tetapi, pasti pada suatu saat mereka pernah sehat, muda, bersemangat...

Sekali lagi saya diingatkan...
Bahwa hendaknya kita memandang kepada Allah...
Kita hendaknya bersyukur bahwa kita punya Allah yang kekal...
Sehingga hidup di dunia yang fana ini tidaklah menakutkan ketika harus berakhir...
Kita tetap aman dalam genggaman tangan kasih-Nya.
DIA selalu beserta kita...
Sekarang dan selama-lamanya!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.
--- 2 Korintus 4:18

Saturday, May 25, 2019

TODAY, 25 Mei 2019: Curang Adalah Kekejian

TODAY, 25 Mei 2019: 

Curang Adalah Kekejian

Di sekitar kita, sering kita lihat...
Orang-orang  yang berbuat curang, kemudian naik pangkat...
Orang yang berbuat curang, kemudian mendapatkan banyak uang dari kecurangannya...
Orang yang berbuat curang, kemudian mendapatkan hal-hal yang baik yang ditawarkan kehidupan...
Lalu, apakah kita mau ikut-ikutan berbuat curang?
Padahal itu melanggar hukum dan membuat hati nurani yang biasa peka menjadi terganggu?


Alkitab pada Kitab Ulangan mengingatkan bahwa:
Sebab setiap orang yang melakukan hal yang demikian, setiap orang yang berbuat curang, adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.
--- Ulangan 25:16

Setiap orang yang berbuat curang adalah kekejian bagi Allah...
Di dunia, mungkin itu tidak apa-apa...
Mungkin juga sedemikian lihainya kita menyembunyikannya, sehingga tak seorang pun tahu tipu-muslihat kita...
Tetapi...
Allah Maha Tahu...
DIA Maha Melihat...
Apa yang seolah tersembunyi di dunia, tidak demikian di mata Allah...
Dan semua itu akan diperhitungkan saat kita harus mempertanggungjawabkan hidup kita kepada-Nya...

Mari kita ingat...
Bahwa seberapa baiknya sesuatu hal...
Jika itu tidak membawa keselamatan...
Jika itu didapat dari tipuan dan kecurangan...
Tidak akan berkenan di mata Allah.
Semoga kita menjadi pribadi-pribadi yang bertanggung jawab...
Yang berupaya melakukan yang terbaik yang kita bisa...
Meskipun dunia menawarkan banyak pilihan yang menggoda...
Kita tetap memilih setia di jalan-Nya.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Friday, May 24, 2019

TODAY, 24 Mei 2019: Dukacita

TODAY, 24 Mei 2019: 

Dukacita

Beberapa hari yang lalu...
Saya menerima kabar dari suami saya, bahwa seorang Bapak yang merupakan Sahabat keluarga kami berpulang untuk selamanya.
Sang Bapak sudah beberapa waktu lamanya berjuang untuk sembuh dari beberapa penyakitnya...
Namun memang Tuhan berkehendak lain...
Saya sangat menyadari bahwa kepergiannya memang baik bagi dia, karena dia sudah bebas dari segala kesakitan yang dideritanya selama ini...
Tetapi di sisi lain, ada rasa sedih juga.
Karena biar bagaimana pun sebagai manusia yang punya perasaan, ada rasa duka juga ketika harus mengucap selamat tinggal...

Dalam Sabda Bahagia pada Matius 5, ada ayatnya yang berbunyi demikian:
Berbahagialah orang yang bersedih hati; Allah akan menghibur mereka!
--- Matius 5:4 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
--- Matius 5:4

Menyadari hidup adalah sementara...
Juga Tuhan adalah Sang Sumber Kehidupan itu sendiri...
Saya hanya memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan...
Juga segenap sahabat yang merasa dekat di hati dengan Sang Bapak...
Semoga juga mendapat penghiburan...
Tentang apa dan bagaimana, saya serahkan kepada Tuhan...
Berhadapan dengan rasa kehilangan tak pernah mudah...
Tetapi dengan memandang Allah Sang Sumber Penghiburan...
Setidaknya terasa lebih ringan...
Selamat jalan, Pak! 
Terima kasih sudah mewarnai hidup kami dengan cinta kasih.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Thursday, May 23, 2019

TODAY, 23 Mei 2019: Mukjizat

TODAY, 23 Mei 2019: 

Mukjizat

Ketika Yesus hampir sampai di Yerusalem, di jalan yang menurun pada Bukit Zaitun, semua pengikut-pengikut-Nya yang banyak itu mulai berseru-seru memuji Allah dan mengucap terima kasih kepada-Nya karena semua keajaiban yang telah mereka saksikan.
--- Lukas 19:37 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Ketika Ia dekat Yerusalem, di tempat jalan menurun dari Bukit Zaitun,  mulailah semua murid yang mengiringi Dia bergembira dan memuji Allah dengan suara nyaring oleh karena segala mujizat yang telah mereka lihat. 

--- Lukas 19:37

Mari membayangkan, jika kita berada pada kelompok murid yang mengiringi Yesus...
Dikatakan pada Alkitab bahwa semua murid yang mengiringi DIA bergembira dan memuji Allah dengan suara nyaring karena segala mukjizat yang telah mereka lihat...

Dengan melihat mukjizat, biasanya orang semakin percaya...
Tetapi ada suatu kutipan yang cukup menarik yang pernah saya baca:
For the truly faithful, no miracle is necessary. For those who doubt, no miracle is sufficient. (Nancy Gibbs)

Bagi mereka yang sungguh beriman, tidak terlalu memerlukan mukjizat. Bagi mereka yang ragu, tak pernah cukup mukjizat. (Nancy Gibbs)

Bahwasanya orang beriman tidak terlalu memerlukan mukjizat...
Mereka tetap yakin dan percaya kepada Allah, tanpa perlu pembuktian apa-apa...
Sebaliknya, bagi mereka yang ragu-ragu...
Seolah takkan pernah cukup mukjizat, entah seberapa banyaknya yang sudah terjadi di depan mata mereka...

Kita akan jadi yang mana? Itu semua adalah pilihan kita...
Ada kalanya memang, kepercayaan atau iman kepada Allah itu naik-turun...
Terkadang kita sangat yakin, ada kalanya biasa-biasa saja, dan kali lainnya sungguh ragu...

Semoga apa pun keadaan kita saat ini, kita tetap percaya bahwa Tuhan senantiasa mengasihi umat-Nya...
Takkan dibiarkan-Nya kita jatuh sampai tergeletak...
Dan DIA punya rancangan yang indah bagi setiap kita...
Seturut kehendak-Nya.
(-fon-)/ Fonny Jodikin


Wednesday, May 22, 2019

TODAY, 22 Mei 2019: Mendoakan Perdamaian Indonesia

TODAY, 22 Mei 2019: 

Mendoakan Perdamaian Indonesia

Hari ini begitu banyak menerima berita dan membaca link (tautan) tentang bumi pertiwi...
Juga ada keharuan saat Pak Polisi dan Anggota TNI harus meninggalkan keluarga mereka demi menjaga perdamaian Indonesia...
Sulit memang tinggal bersama orang yang tidak menyukai atau bahkan dalam Mazmur dituliskan orang-orang yang membenci perdamaian...
Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian. 120:7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

--- Mazmur 120:6-7

Padahal dalam perpecahan, semakin banyak penderitaan bagi keseluruhan masyarakat...
Tetapi di mana saja, kecenderungan untuk ada orang-orang yang berbeda selalu ada...

Untuk itu, marilah orang-orang yang mengerti dan menginginkan Indonesia damai...
Kita jangan melakukan provokasi...
Berhenti menyebarkan berita atau video 'hoax' yang tidak tentu kebenarannya...
Menjaga perdamaian Indonesia...
Dan berdoa agar Tuhan campur tangan, sehingga tidak terjadi kekacauan yang lebih besar...
Karena pada akhirnya semakin banyak pihak yang menderita dan dirugikan...
Mereka yang seharusnya tidak terkena...
Jangan sampai lebih banyak orang yang terseret ke dalamnya...

Tuhan, kami serahkan Indonesia ke dalam tangan-Mu...
Semoga Engkau melindungi bumi pertiwi...
Negeri yang seharusnya indah, elok, beragam...
Kami mendoakan perdamaian Indonesia dan menyerahkannya ke dalam tangan kasih-Mu.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin



Tuesday, May 21, 2019

TODAY, 21 Mei 2019: Taat

TODAY, 21 Mei 2019: 

Taat

Taatlah kepada Tuhan.
Jangan turuti hawa nafsu yang mengasai kamu pada waktu kebodohanmu.
Ayat ini mengingatkan saya pada sesuatu yang saya temui di Koran Singapura hari ini...
Hari ini saya baru membaca berita tentang bunuh diri seorang anak perempuan berusia 16 tahun di Kuching, Malaysia.
Dia melakukan polling pada Instagram dan teman-temannya memilih untuk dia mati, sekitar 69% memilih Death alias mati.
Lalu dia pun meloncat bunuh diri dan meninggal dunia.

Betapa menyedihkan membaca berita seperti ini!
Sebagai seorang Ibu yang mengasuh anak-anaknya sendiri, saya sangat mengerti sulitnya membesarkan anak zaman sekarang...
Tetapi memang sulit, mungkin dia terkena depresi.
Stres berat, tanpa bisa mendapatkan pertolongan...
Hawa nafsu yang tak bisa dikuasai...
Pengendalian diri yang amat kurang...
Menjadikan satu hidup berakhir sia-sia.

Taatlah kepada Tuhan...
Daging memang lemah, untuk itu kita harus mengandalkan Roh Allah...
Jangan sampai kita dilemahkan begitu rupa dan menurutinya...
Semoga kita tetap berpegang kepada-Nya sampai akhir nanti.
Tak mudah putus asa meskipun hidup tidak berjalan sesuai yang kita mau.
Karena Tuhan pasti tahu yang terbaik bagi kita.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Hiduplah sebagai anak-anak yang taat  dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu.
--- 1 Petrus 1:14

Monday, May 20, 2019

TODAY, 20 Mei 2019: Mengurangi Perasaan Negatif Dalam Diri

TODAY, 20 Mei 2019: 

Mengurangi Perasaan Negatif Dalam Diri

Hilangkanlah segala perasaan sakit hati, dendam dan marah. Jangan lagi berteriak-teriak dan memaki-maki. Jangan lagi ada perasaan benci atau perasaan lain semacam itu.
--- Efesus 4:31

Membaca ayat Efesus ini, terasa mungkin sulit bagi beberapa dari kita...
Untuk menghilangkan segala perasaan sakit hati, dendam dan amarah...
Untuk tidak lagi merasa benci...
Tidak semudah membalikkan telapak tangan tentunya...

Tetapi...
Kita bisa mengurangi perasaan negatif dalam diri...
Ketika belum bisa menghilangkan, setidaknya kita mencoba untuk secara berproses menguranginya...
Persembahkan kepada Tuhan...
Segala sakit hatimu...
Segala dendammu...
Segala amarahmu...
Dengan tidak lagi berteriak atau memaki...
Karena itu semua takkan menyelesaikan permasalahan sesungguhnya...
Akar persoalan ada pada ketidakmampuan kita mengendalikan diri...
Karena mungkin hal itu sungguh menyakitkan.
Dan kita belum bisa melepaskan...

Mari terus berupaya untuk mengurangi perasaan negatif dalam diri.
Syukur-syukur ini berjalan ke arah lebih baik hari lepas hari...
Sehingga suatu hari, ketika kita menoleh ke belakang...

Ke masa lalu yang menyakitkan itu...
Kita bisa berkata, " Aku sudah mengampuni. Aku sudah melepaskan dendam."
Semoga.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Sunday, May 19, 2019

TODAY, 19 Mei 2019: Mereka Tidak Tahu Apa Yang Mereka Perbuat

TODAY, 19 Mei 2019: 

Mereka Tidak Tahu Apa Yang Mereka Perbuat

Adalah kasih yang terbesar, ketika Yesus mengampuni mereka yang menyalibkan-Nya...
Bahkan Yesus pun berkata: " Bapa, ampunilah mereka! Mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."
Ini adalah kasih yang tertinggi, ketika seseorang bisa mengampuni orang yang sungguh menyakiti hatinya...
Yesus, yang sungguh Allah-sungguh manusia mampu melakukannya.

Bagaimana dengan kita?
Ah, kita 'kan bukan Tuhan...
Saya 'kan hanya manusia biasa...
Saya juga tidak tahu apa mereka memang sengaja melakukannya atau tidak...
Mungkin saja mereka memang sungguh tahu apa yang mereka perbuat...
Begitu banyak dalih yang kita berikan...
Begitu banyak kecurigaan dari pihak kita...
Karena mungkin, hidup mengajarkan kita untuk tidak terlalu percaya kepada setiap orang...
Karena kita mungkin pernah jadi korban yang ditipu...
Sakitnya: itu adalah saudara terdekat, atau sahabat kepercayaan.

Tidak mudah memang untuk mengampuni orang lain.
Bagi sebagian orang itu hal mudah...
Tetapi bagi orang lainnya, itu sangat sulit.

Namun: pengampunan selalu lebih bermanfaat bagi orang yang mau mengampuni...
Saat ada rasa damai, melepaskan belenggu yang ada di hati selama ini.
Ada kebebasan saat berseru: "Ya, aku mau mengampuni, Tuhan..."
Meskipun kita belum sanggup secara sempurna...

Meskipun kita masih sangat sakit menanggung semua luka...
Saat ada niatan, semoga Tuhan membantu kita melepaskan luka batin di masa lalu itu.
Perlahan tapi pasti, kita berjalan ke arah kesembuhan Ilahi yang berasal dari Allah sendiri.

Tidak pernah mudah.
Mungkin ini bagian yang terberat bagi yang sulit mengampuni.
Tetapi, mari menyerahkan seluruh sakit hati kepada-Nya...
Seperti Yesus yang berseru:
"Mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."
Ya, mari mencontoh DIA dan terus mendoakan hal ini.

Semoga secara berproses kita menjadi lebih baik lagi.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Lalu Yesus berdoa, "Bapa, ampunilah mereka! Mereka tidak tahu apa yang mereka buat." Pakaian Yesus dibagi-bagi di situ di antara mereka dengan undian.
--- Lukas 23:34 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Saturday, May 18, 2019

TODAY, 18 Mei 2019: Jewel (Permata)

TODAY, 18 Mei 2019: 

Jewel (Permata)

Changi Airport Singapura memiliki sebuah tempat nongkrong, tempat makan, dan tempat menunggu pesawat yang terbaru.
Adalah Jewel yang berarti permata, belum lama ini dibuka.
Tempatnya memang bagus, keren, 'happening'...
Dan sesuai dengan namanya: menjadi permata yang baru dan disukai banyak orang...

Permata...
Sebagaimana emas dan perak...
Mungkin banyak disukai orang...
Mungkin menyilaukan...
Mungkin membawa kebahagiaan bagi yang bisa memilikinya...
Tetapi, berbeda apa yang diungkapkan Kitab Amsal:
Sekalipun ada emas dan permata banyak, tetapi yang paling berharga ialah bibir yang berpengetahuan.
--- Amsal 20:15

Emas, permata, berapa pun banyaknya...
Terkalahkan oleh bibir yang berpengetahuan...
Oleh hikmat yang datang dari Tuhan...
Oleh kebijaksanaan...
Ya, apa pun yang berasal dari dunia ini sifatnya sementara...
Meskipun mungkin logam mulia bisa bertahan lama...
Tetapi, tidak akan seperti apa yang berasal dari-Nya...


Semoga kita selalu diingatkan...
Tak peduli betapa indah dan berkilaunya segala sesuatu di dunia ini...
Kita tidak melupakan Sang Maha...
Sang Pemberi kehidupan kita...
Semoga kita tetap berpegang kepada-Nya...
Dan meraih kebijaksanaan di dalam Dia dalam memandang segala sesuatu di hidup ini.

Semoga.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Friday, May 17, 2019

TODAY, 17 Mei 2019: Engkau Telah Menyelamatkan Aku

TODAY, 17 Mei 2019: 

Engkau Telah Menyelamatkan Aku

Aku bersorak dengan penuh sukacita...
Sebab Engkau Telah Menyelamatkan aku...
Aku menyanyikan pujian bagi-Mu...
Sebab Engkau telah menyelamatkan aku...

Ya Tuhan, jiwa ragaku menyanyi dengan riang...
Sebab Engkau telah menyelamatkan aku...
Hari-hariku dipenuhi sukacita...
Hanya karena hadir-Mu di hidupku...

Tak kupungkiri aku pernah merasa lelah...
Menjalani kehidupan ini...
Namun karena Engkaulah Sumber Kekuatan kami, Tuhan...
Ada kekuatan baru saat berjalan bersama-Mu

Engkau telah menyelamatkan aku, Tuhan...
Terima kasih untuk itu...

Tak ada kata yang cukup untuk menggambarkan rasa syukurku.
Semoga itu kutunjukkan melalui hidupku.
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Aku bersorak dengan penuh sukacita, sambil menyanyikan pujian bagi-Mu. Jiwa ragaku menyanyi dengan ria, sebab Engkau telah menyelamatkan aku.
--- Mazmur 71:23 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Thursday, May 16, 2019

TODAY, 16 Mei: Keindahannya Sendiri-Sendiri

TODAY, 16 Mei: 

Keindahannya Sendiri-Sendiri

Keindahan matahari lain daripada keindahan bulan.
Bintang-bintang pun mempunyai keindahannya sendiri.
Malah bintang-bintang itu masing-masing berlainan pula keindahannya...
Membaca ayat ini, entah bagaimana ada pencerahan dari dalam diri bahwa seharusnya memang tidak perlu iri...
Setiap kita punya kebaikan tersendiri...
Karena ketika Tuhan menciptakan kita, pastinya Tuhan punya rencana...
Dan menciptakan manusia dalam keadaan baik...
Tak perlu iri melihat orang lain yang seperti matahari...
Atau bulan...
Karena ketika kita diciptakan sebagai bintang pun...
Pasti punya kelebihan tersendiri...
Yang terpenting bagaimana bersinar di tengah kegelapan...
Bersinar bagi sekitar kita...

Semoga kita tidak berkecil hati akan apa yang ada di diri...
Semoga kita tidak minder...
Tetapi tetap bersyukur dalam hati...
Karena sekecil apa pun, pasti ada maksud tujuan-Nya bagi kita berada di bumi...
Mari melakukan yang terbaik...
Demi kemuliaan Tuhan...
Terus bersinar, terus berpijar...
Berpegang pada terang dan kasih-Nya.
Amin!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Keindahan matahari lain daripada keindahan bulan. Bintang-bintang pun mempunyai keindahannya sendiri. Malah bintang-bintang itu masing-masing berlain-lainan pula keindahannya.
--- 1 Korintus 15:41 (BIS

Kemuliaan  matahari lain dari pada kemuliaan bulan, dan kemuliaan bulan lain dari pada kemuliaan bintang-bintang,  dan kemuliaan bintang yang satu berbeda dengan kemuliaan bintang yang lain. 
--- 1 Korintus 15:41

Tuesday, May 14, 2019

TODAY, 15 Mei: Ketekunan Ayub


TODAY, 15 Mei: 

Ketekunan Ayub

Kita sudah mendengar akan kisah Ayub, terutama ketekunannya...
Juga keikhlasannya menerima keadaan yang sangat tidak bisa diterima oleh banyak manusia...
Bukan itu saja, Ayub kemudian menunjukkan kualitas dirinya sebagai seseorang yang tidak menyalah-nyalahkan Tuhan meskipun keadaan sangat tidak berpihak kepadanya.
Tidak mudah memang...
Secara teori sungguh gampang, tetapi praktiknya sangat sulit...
Untuk itulah...
Mari kita mencontoh Ayub dan keteladanannya...
Ini mengenai sikap hidup...
Ini tentang daya tahan menghadapi keadaan yang buruk dan sulit dikendalikan..

Tetapi apa yang disediakan Tuhan bagi Ayub?
Dia menerima berkat berkali-kali lipat atas apa yang sudah 'hilang' dari babak kehidupan sebelumnya...
Tuhan tidak menutup mata atas kesetiaan setiap hamba-Nya...
Mereka yang bertekun, ikhlas dan tetap mencari wajah-Nya...
Tetap dipedulikan terlebih lagi oleh-Nya...

Mencontoh ketekunan Ayub, mari kita berusaha lebih baik lagi.
Bergiat untuk menata hati kita...
Dengan sikap hidup yang lebih baik, menjalani ini semua dengan sukacita...
Meskipun tak pernah mudah...
Tetapi rahmat dan kasih-Nya senantiasa menyertai kita bersama.
Selamat siang, semoga ini menjadi bahan refleksi kita.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia,  yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan  Ayub  dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan. 
--- Yakobus 5:11



TODAY, 14 Mei 2019: Apakah Allah akan Mendengar???

TODAY, 14 Mei 2019: 

Apakah Allah akan Mendengar???

Apakah Allah akan mendengar???
Teriakan kita...

Tangisan kita...
Ketika kesesakan menimpa kita?

Apakah Allah akan mendengar???
Keluh-kesah kita...
Bila kita tertimpa kesulitan...
Begitu banyak keraguan menerpa...
Banyak kekhawatiran melilit diri kita...

Seperti Ayub...
Pada satu masa kita dilanda kebingungan...
Kita tidak lagi tahu, bagaimana harus melangkah...
Kita dipusingkan oleh keadaan yang seolah berada di luar kendali kita...

Tuhan mengerti...
DIA tidak hanya mendengarkan kita...
Tetapi DIA akan menolong kita...

Mengangkat kita dari segala macam kesulitan yang terjadi...
Asalkan kita tetap setia berjalan bersama-Nya...
Dan memasrahkan kehidupan ini ke dalam tangan-Nya...
Bukan selalu mementingkan maunya kita sendiri...

Mari kembali percaya pada penyelenggaraan Ilahi...
DIA Allah yang peduli.
Jangan ragu lagi!
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Apakah Allah akan mendengar teriaknya, jika kesesakan menimpa dia?
--- Ayub 27:9

Apakah Allah akan mendengar tangisnya bilamana kesulitan menimpa dia?
---Ayub 27:9 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Monday, May 13, 2019

TODAY, 13 Mei 2019: Jangan Lupakan Nasihat Ibumu...


TODAY, 13 Mei 2019: 

Jangan Lupakan Nasihat Ibumu...

Kemarin adalah Mother's Day yang diperingati di banyak negara...
Salah satunya di Singapura.
Pagi, ketika mengantar anak kami kursus, saya melihat keramaian di Mal.
Terutama Florist (toko bunga) dan Bakery, dari pagi sibuk memajang karangan bunga dan kue untuk Hari Ibu.
Sementara di Gereja, hari Sabtunya...
Saya ikut Misa Sabtu sore lalu...
Para ibu dipanggil maju mengelilingi altar...
Untuk kemudian menerima percikan air dan berkat khusus dari Pastor...
Juga diiringi doa, agar tetap setia di dalam panggilan yang dipercayakan kepada kita sebagai Ibu.

Menjadi Ibu bukanlah sebuah panggilan yang mudah...
Untuk itu, di hari Ibu ini...
Saya mendoakan para Ibu yang sedang membaca TODAY kali ini...
Juga tolong doakan saya, agar diberi kekuatan untuk menjalani dengan baik...
Dalam rahmat dan kasih Tuhan, semoga kita semua dimampukan untuk mendidik dan membesarkan anak-anak yang dipercayakan bagi kita...
Bagi saya pribadi, saya pun teringat Mama saya yang berada di Palembang...
Kini beliau usianya sudah di atas 70 tahun...
Saya berdoa untuk kesehatan beliau...
Dan juga semoga penjagaan Tuhan turun atas beliau...

Alkitab mengingatkan kita untuk memelihara perintah ayah...
Dan jangan menyia-nyiakan ajaran Ibunda...
Semoga kita tetap ingat nasihat berharga dari beliau...
Sebagaimana kita pun berusaha memberikan petuah hidup bagi anak-anak kita...
Semoga.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Anakku, lakukanlah apa yang diperintahkan ayahmu, dan jangan lupa akan nasihat-nasihat ibumu.
--- Amsal 6:20 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Hai anakku,  peliharalah perintah ayahmu, dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu.
--- Amsal 6:20

Sunday, May 12, 2019

TODAY, 12 Mei 2019 : Allah Sumber Hidupku

TODAY, 12 Mei 2019 : 

Allah Sumber Hidupku

Tuhan selalu menunjukkan kasih setia-Nya.
Hanya kita,  manusia yang 'moody'. 
Mengangap ketika kebaikan berpihak pada kita, Tuhan mengasihi kita.
Dan ketika hal-hal berjalan di luar rencana kita...
Bahkan begitu tak terkendalinya kehidupan kita...
Kita lalu menganggap Tuhan tak lagi peduli pada kita...

Seperti doa Pemazmur:
Semoga Tuhan menunjukkan kasih-Nya di waktu siang...
Agar di waktu malam, kita dapat bernyanyi dan berdoa...
Kepada Allah kehidupan kita...
Dia yang merupakan 'Sang Sumber Segala'.
Dialah Tuhan kita...

Kasih setia-Nya selalu ada...
Untuk itulah, mari kita memohon agar Allah membimbing kita...
Dan menuntun kita...
Untuk menyadari dan bersyukur atas kebaikan-Nya...
Tak perlu tinggi hati atas segala kebaikan yang ada di diri...
Karena itu semua bersumber dari Allah semata...
Mari kita senantiasa ingat akan kasih-Nya di hidup kita...
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Semoga TUHAN menunjukkan kasih-Nya di waktu siang, agar di waktu malam aku dapat bernyanyi, dan berdoa kepada Allah sumber hidupku.
--- Mazmur 42:9 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya  pada siang hari, dan pada malam  hari aku menyanyikan nyanyian,  suatu doa kepada Allah kehidupanku.
--- Mazmur 42:9

Saturday, May 11, 2019

TODAY, 11 Mei 2019: Dialah Allah

TODAY, 11 Mei 2019: 

Dialah Allah

Dialah Allah...!
Tiada yang lain...
Seluruh bumi...
Dari ujung-ujungnya sekalipun...
Mari datang dan mencari wajah-Nya...
Berpalinglah kepada Tuhan!

Ya, tinggalkanlah manusia lama kita...
Lalu dengan manusia baru yang ada di dalam kita...
Yang bersumber dari Allah saja...
Mari mengikuti DIA dengan segenap hati kita...

Dari ujung ke ujung relung hati...
Semoga damai mendiami...
Kasih-Nya menaungi...
Dan: damai sejahtera meliputi...
Percaya dan yakinilah bahwa Dialah Allah yang setia!
Dia akan selalu menjagai dan memelihara kita..
Dia akan menepati segenap janji-janji-Nya di hidup kita...
Jangan pernah mengecilkan Ke-Mahakuasaan-Nya!
Dialah Allah, satu-satunya...
THE ONE AND ONLY...
Hanya DIA Allah yang patut kita tinggikan sepanjang masa!
Amin.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Hai, seluruh penduduk bumi, berpalinglah kepada-Ku supaya kamu diselamatkan, sebab hanya Aku Allah, tak ada yang lain!
--- Yesaya 45:22 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Berpalinglah  kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumiSebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.
--- Yesaya 45:22