Sunday, March 27, 2016

TODAY, 28 Maret: Rendah Hati

Rendah Hati

Pro dan kontra saat posting sesuatu di media sosial sering kali terjadi.
Saat melihat postingan berupa kitchen set dan ceret air di sebuah group masak dan baking, banyak yang mengemukakan bahwa yang posting pamer.
Karena dianggap tidak terlalu relevan, hanya posting memasak air dengan kitchen set yang mewah.
Namun ada sebagian pula yang mendukung dan bilang sah-sah saja bila yang bersangkutan ingin posting.
Namanya juga ingin berbagi.
Tempat memasak juga penting karena itulah tempat mengebulnya dapur dan menghasilkan kreasi-kreasi masakan dan juga kue-kue.

Dengan berkembangnya media sosial, orang pun dengan gampangnya posting apa saja.
Melalui Instagram, kita pun bisa follow artis-artis terkenal, selebriti, sosialita, atau mereka yang ngetop dan melihat gaya hidup seperti apa yang mereka jalani.
Pamerkah itu?
Tergantung cara melihatnya.
Namun, perlukah kita lalu menjadi panas dan marah-marah akibat pamer yang berlebihan?
Dan bagi kita pribadi, sebanyak apa kita perlu pamer di media sosial?
Apakah perlu jika sampai acara pamer-pameran itu menghasilkan pertikaian dan 'bullying'?

Sebelum posting segala sesuatunya, ada baikya kita pikir baik-baik terlebih dulu.
Tidak semua yang kita lakukan harus diposting, bukan?
Kita bisa memilih dan memilah setiap postingan dan jika sampai salah posting, masih ada kesempatan untuk tekan tombol 'delete' untuk menghapusnya.


Sebagai pengikut Kristus, apalagi masih dalam situasi sesudah Paskah dan kebangkitan-Nya...
Mari kita benahi diri...
Jauhkan diri dari segala keangkuhan...
Jadilah rendah hati, meskipun itu berarti tidak ikut arus  dunia dengan segala postingannya.
Kesombongan tidak akan membawa kita ke mana-mana, hanya pada kejatuhan dan sesal pada akhirnya.
Rendah hatilah, karena menyadari ini semua dapat kita miliki hanya karena kebaikan dan anugerah-Nya!
(-fon-)

Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh,  tetapi hikmat  ada pada orang yang rendah hati. 
--- Amsal 11:2

No comments: