Friday, March 25, 2016

TODAY, 23 Maret 2016: Penggerutu

Penggerutu

SINGAPORE - The two SMRT maintenance staff killed in an accident on Tuesday morning (March 22) were part of a group of 15 workers moving in single file on a walkway towards an oncoming train.
The investigation will focus on how Singaporeans Nasrulhudin Najumudin, 26, and Muhammad Asyraf Ahmad Buhari, 24, were hit by an oncoming train when there was a clear line of sight and a supervisor in charge.

SMRT chief executive Desmond Kuek said on Tuesday evening: "We are investigating exactly how they got hit by the train. What we know is that they were walking along in a single file, along the side, along the walkway, they (the deceased) were the second and third men in line, the supervisor was in front of them. ( Source: The Straits Times Online)


Tanggal 22 Maret kemarin, terjadi gangguan antara MRT dari Pasir Ris menuju Tanah Merah di Singapura.
Banyak orang yang ingin naik MRT harus memutar haluan, entah naik bus atau taksi.
Ketika mendengar berita gangguan MRT, tentunya banyak yang menggerutu dan 'complain'.
Namun, keadaan berubah setelah mereka mengetahui bahwa kejadian itu disebabkan oleh adanya kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya 2 orang pekerja SMRT yang sedang dalam pelatihan.

Terlalu sering, ketika keadaan berubah menjadi tidak menyenangkan, kita langsung mengeluh.
'Complain', ngomel, dan seterusnya.
Alkitab menuliskan bahwa penggerutu adalah mereka yang tak pernah puas, yang berjalan menurut keinginan-keinginannya...

Mereka ini adalah para penggerutu yang tidak pernah puas, yang berjalan menurut keinginan-keinginannya, bahkan mulut mereka mengucapkan kata-kata congkak seraya mencari muka demi keuntungan.
--- Yudas 1:16

Marilah di Pekan Suci ini dan seterusnya, kita menjadi pribadi-pribadi yang lebih mau mengerti situasi dan kondisi...
Untuk kemudian belajar bersyukur, di dalam kondisi apa pun!
Yesus yang telah mati bagi kita, semoga menjadi pendorong terkuat di batin kita untuk tetap melihat segala sesuatu dari kaca mata syukur.
Karena itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kita.
Semoga kita senantiasa dilimpahi kasih-Nya, sehingga kita mampu mengucap syukur di dalam setiap keadaan.
Amin.
(-fon-)

Mengucap syukurlah dalam segala hal,  sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 
--- 1 Tesalonika 5:18

No comments: