Sunday, April 1, 2018

TODAY, 1 April : Beli Follower

TODAY, 1 April : 

Beli Follower

Saya punya akun Instagram yang saya set 'privacy setting'-nya. 
Tidak semua orang bisa melihat apa yang saya posting.
Saya tidak buka untuk umum.
Tetapi, jika saya follow satu atau dua orang ngetop, apalagi di Indonesia...
Tak lama kemudian, nongol alias bermunculanlah akun-akun yang menjanjikan...
Mungkin hanya janji surga? Mungkin juga benar adanya...
Tetapi, sejujurnya saya tidak tertarik sama sekali.

Mereka menjanjikan follower kita akan bertambah banyak.
Mungkin caranya dengan membayar sejumlah uang tertentu...
Tapi lagi-lagi saya tidak peduli dan tidak ingin mencari tahu...

Sebegitu besarnya kah keinginan untuk diikuti oleh orang lain sampai-sampai mau menghabiskan sejumlah uang tertentu?
Sudah sekian lama hal ini cukup mengganggu dan rasanya ingin saya tuliskan...
Jika bagi Anda bermanfaat, silakan saja...
Saya tidak menentang keputusan Anda...

Tapi kalau saya, so far sudah sangat jelas: It's a NO.

Minggu Paskah ini saya kembali duduk di bangku gereja paroki kami di Singapura.
Mendengarkan khotbah Pastor yang menguatkan...
Melihat sekitaran yang sangat ramai sampai berdiri, padahal di paroki saya total misanya ada 6-7 kali setiap hari minggunya. 
Satu kali sudah pasti dalam Bahasa Mandarin, satu kali per bulan dalam Bahasa Indonesia. 
Sisanya dalam Bahasa Inggris.
Ah, Yesus tak perlu beli-beli follower.
Jika ada oknum yah, biarkanlah...
Dia menyentuh hati para pengikut-Nya melalui kasih-Nya kepada kita...

Melalui pengorbanan-Nya... 
Melalui salib-Nya...
Melalui kebangkitan-Nya...

Diam-diam, ada keharuan menyeruak di dada saat Pastor berseru:
" Christ is risen! Alleluia!"
Allah telah bangkit. Halleluya!

Beli follower???
Saya cuma tersenyum simpul malam ini...

Yesusku, Engkau sudah memberikan contoh pengorbanan yang luar biasa...
Ajar kami untuk setia mengikuti-Mu sampai akhir nanti.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci  yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit  dari antara orang mati.
--- Yohanes 20:9

Selamat Paskah buat semuanya. Alleluia, Kristus telah bangkit! (-fon-)


No comments: