Friday, March 30, 2018

TODAY, 30 Maret : What You've Been Through, Our God Had Been Through Before...

TODAY, 30 Maret : 

What You've Been Through, Our God Had Been Through Before...

Khotbah Jumat Agung yang sangat menguatkan dan inspiratif menjadikan Hari Jumat Agung ini sungguh bermakna bagi saya pribadi.
Pastor Jason Richard OFM dari Paroki St. Mary of the Angels Bukit Batok, Singapura di Misa pukul 11 siang tadi sungguh kuat pesannya.
Sampai sore ini, saya terngiang-ngiang ucapan beliau...
Apa yang sudah kita alami, permasalahan apa yang tengah kita hadapi...
Hei, kita punya Tuhan yang sudah melalui semuanya itu...
Depresi? Sakit fisik? Dihina, dihindari orang? 
DIA sudah menjalani semuanya itu.
Dengan rela.


Ketika kita merasa hampir tak sanggup menjalani kehidupan ini...
Marilah memandang DIA yang tersalib...
DIA yang sungguh Allah sungguh manusia...
DIA yang tidak seharusnya menerima semua derita ini...

Namun DIA memilih untuk menunaikan tugas-Nya demi kasih-Nya kepada manusia...
Yesus, Tuhan kita sudah mengalami semuanya itu...
Jadi, apa yang sungguh berat di hidup kita?
Kita tidak pernah menjalaninya sendirian...

Karena Yesus, Allah kita, sudah melewati babakan itu juga...

What you've been through, our God had been through before...
Apa pun yang kita alami, Tuhan kita sudah mengalami sebelumnya...
Dan agaknya, tiada yang terlalu sulit jika Tuhan berada bersama-sama dengan kita...

Hari ini, mari kembali kepada esensi pengorbanan Yesus di kayu salib.
Demi kesalamatan kita, umat-Nya.

Tak ada ucapan yang mampu menggambarkan betapa kasih-Nya kepada kita.
Hanya terima kasih dan sebuah janji di hati: untuk mempersembahkan hidup dan kehidupan ini sebaik-baiknya bagi DIA dan sesama.
(-fon-)/ Fonny Jodikin

Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup  mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan  kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan  kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran  yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya  kita menjadi sembuh. 
--- Yesaya 53:3-5

No comments: