Sunday, August 30, 2026

Weekly Thoughts 30 Agustus 2026 Memilih Untuk Taat

 

Weekly Thoughts

30 Agustus 2026

 

Memilih Untuk Taat

 

Aku telah memilih untuk taat, perintah-Mu selalu kuingat-ingat.

--- Mazmur 119:30 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Banyak godaan di dunia.

Banyak jalan yang ditawarkan oleh banyak pihak.

Jalan mana yang harus kupilih?

Kuserahkan kembali hanya kepada Tuhan.

Di dalam doa, aku mohonkan….

Bimbinglah aku dalan setiap keadaan.

 

Bantulah aku untuk senantiasa memilih untuk taat.

Meskipun tawaran begitu memikat.

Karena pada akhirnya, aku ingin tetap menjaga imanku.

Dan juga setiaku kepada Allah Tuhanku.

 

Ajarilah kami selalu….

Untuk tetap memilih: taat.

Perintah-Mu selalu kami ingat.

Biarkanlah kami terus mendekat….

Hanya kepada Allah yang dahsyat.

 

Tuhan, inilah doa dan permohonan kami.

Jauhkanlah kami dari segala ajaran sesat.

Biarlah kami senantiasa taat.

Di sepanjang hidup kami ini.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Sunday, August 23, 2026

Weekly Thoughts 23 Agustus 2026 Siapakah Yang Dapat Mengerti Cara IA Bekerja?

 

Weekly Thoughts

23 Agustus 2026

 

Siapakah Yang Dapat Mengerti Cara IA Bekerja?

 

Sungguh hebat kekayaan Allah! Sungguh besar kebijaksanaan dan pengetahuan-Nya! Siapakah yang dapat menyelidiki keputusan-keputusan-Nya? Siapakah yang dapat mengerti cara-caranya Ia bekerja?

---Roma 11:33(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Berapa banyak rencana manusia yang tidak terjadi?

Lalu, malah ada kejadian-kejadian lain yang mengarahkan kita pada satu keadaan yang sama sekali berbeda.

Malah hal yang sama sekali tidak terpikirkan yang terjadi.

Itulah rencana Allah.
Dan memang terkadang, tidak terselami pikiran manusia.

 

Siapakah yang dapat mengerti cara IA bekerja?

Kita tidak pernah bisa memahami hal ini….

Namun, DIA yang adalah Sang Maha….

DIA yang hebat!

Dia yang besar dalam hikmat dan pengetahuan-Nya….

Ya, hanya DIA saja Tuhan kita yang Mahabesar!

 

Biarlah Tuhan meraja di hidup kita!

Ketika kita mengikut DIA….

Hidup kita memang tak akan pernah sama lagi.

DIA akan mengarahkan kita kepada perencanaan terbaik!

Seturut kehendak-Nya dan bukan mengikuti kemauan kita.

 

Semoga DIA tetap menjadi satu-satunya andalan di hidup kita…

Dan mari membebaskan DIA untuk bekerja sepenuh-penuhnya dalam hidup ini.

Kami serahkan dan percayakan segalanya hanya kepada-Mu, Tuhan!

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Sunday, August 16, 2026

Weekly Thoughts 16 Agustus 2026 Tuhan, Kasihanilah

 

Weekly Thoughts

16 Agustus 2026

 

Tuhan, Kasihanilah

 

Keturunan demi keturunan, Tuhan menaruh belas kasihan kepada orang yang takut kepada-Nya.

--- Lukas 1:50 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Kabar datang tanpa bisa ditebak.

Ada sukacita, yang tentunya membahagiakan….

Namun ada juga duka dan kesedihan, seperti yang kita dengar tentang gempa yang baru saja terjadi di Nusa Tenggara Timur.

Di beberapa tempat, juga ada gempa.

Dunia seolah sedang bergerak dan bergejolak, terutama lempengan-lempengan gempanya.

 

Namun, di tengah seluruh keadaan ini….

Izinkan kami untuk percaya bahwa Tuhan tetap menaruh belas kasihan.

Seperti yang ada di Lukas 1:50, bagian dari bacaan Injil hari ini.

Belas kasihan kepada setiap insan yang bertakwa kepada-Nya.

Ya, Tuhan… kasihanilah.

 

Kami bawa seluruh keadaan dan kerapuhan dunia ke hadapan-Mu, Tuhan.

Mohon pengampunan atas segala dosa dan pelanggaran yang kami perbuat.

Hal-hal yang kurang berkenan di mata-Mu.

Tuhan, ampunilah…

 

Kami serahkan semuanya ini, Tuhan….

Semoga Engkau berbelas kasih kepada kami….

Bantulah dan tunjukkanlah jalan-Mu bagi kami….

Supaya kami kembali pada iman kami kepada-Mu.
Dan tetap tabah menjalani semua yang terjadi ini.

Tuhan, dengarkanlah doa kami.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Sunday, August 9, 2026

Weekly Thoughts 9 Agustus 2026 Aku Mau Mendengar Perkataan Tuhan Allah

 

Weekly Thoughts

9 Agustus 2026

 

Aku Mau Mendengar Perkataan Tuhan Allah

 

Aku mau mendengar perkataan TUHAN Allah; Ia menjanjikan kesejahteraan kepada kita, umat-Nya, asal kita tidak kembali berbuat dosa.

--- Mazmur 85:9 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Di antara kalimat-kalimat dari ayat ini…

Mungkin ada yang fokus pada Ia menjanjikan kesejahteraan kepada kita, umat-Nya.

Dengan catatan: asal kita tidak kembali berbuat dosa.

Tetapi, hatiku tergerak pada bagian pertama.

Aku mau mendengar perkataan Tuhan Allah.

 

Ya, aku mau mendengar perkataan Tuhan Allah.

Iman datang dari pendengaran.

Sebagaimana yang kita bisa baca dari Roma 10:17

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

 

Marilah kita datang ke hadirat-Nya…

Dengan bersuka, dengan iman yang ada di dalam hati ini…

Percaya kepada Tuhan dalam segala keadaan.

Mau mendengar dan mau menyerahkan seluruh rencana yang ada.

Percaya hanya Tuhan yang punya kuasa.

DIALAH yang akan menentukan segalanya.

Rancangan-Nya terbaik bagi setiap kita.

 

Tuhan, ajarilah kami untuk rendah hati.

Terutama di hadapan-Mu…

Kami bersujud hanya kepada-Mu.

Kami ini bukan siapa-siapa tanpa-Mu.

Kami ini ciptaan-Mu saja.

 

Berilah kami hati yang terbuka untuk Kausirami dengan kasih dan kebaikan-Mu.

Berilah kami telinga yang mau mendengarkan dengan saksama.

Kami percayakan segalanya hanya kepada-Mu.

Terima kasih, Tuhan.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Sunday, August 2, 2026

Weekly Thoughts 2 Agustus 2026 Hidup Sejati

 

Weekly Thoughts

2 Agustus 2026

 

Hidup Sejati

 

Dengarlah, hai bangsa-Ku, datanglah kepada-Ku, kamu akan Kuberi hidup sejati. Demi kasih dan kesetiaan yang Kujanjikan kepada Daud, Aku mengikat janji abadi dengan kamu.

--- Yesaya 55:3 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup!  Aku hendak mengikat perjanjian  abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud.

--- Yesaya 55:3

 

Hidup sejati dan janji abadi.

Dua frasa ini sangat menarik bagi saya.

Diambil dari Bacaan pertama Misa hari ini…

Tuhan adalah pemberi hidup.

Dan bukan hanya hidup yang biasa saja….

Namun, hidup yang sejati.

 

Dan…

Tuhan pun mengikat perjanjian dengan umat-Nya.

Menurut kasih setia-Nya yang sudah dijanjikan-Nya sejak zaman Daud.

Sebagaimana DIA selalu setia…

DIA akan selalu menyertai kita.

 

Bagaimana dari sisi kita-manusia?

Adakah kita percaya bahwa hanya Tuhan satu-satunya pemberi hidup sejati?

Apakah kita percaya akan janji-Nya di hidup kita?

Apakah kita mau tetap setia, sebagaimana DIA yang selalu setia kepada umat-Nya?

 

Bagaimana sikap dan tingkah laku kita di dalam hidup ini?
Ketika tidak ada seorang pun yang melihat, apa kita masih tetap berlaku baik dan sesuai dengan ajaran-Nya?

Semua ini hendaknya menjadi bahan refleksi yang patut kita renungkan.

Semoga kita menjadi pribadi-pribadi yang semakin indah di dalam DIA.

Sehingga beroleh hidup sejati di dalam DIA.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin