Sunday, May 10, 2026

Weekly Thoughts 10 Mei 2026 Allah Yang Kaya Dengan Rahmat (Catatan di Hari Ibu Internasional)

 

Weekly Thoughts

10 Mei 2026

 

Allah Yang Kaya Dengan Rahmat (Catatan di Hari Ibu Internasional)

 

Waktu berlalu dengan cepat.

Seolah baru saja kita merayakan tahun baru.

Sekarang kita berada di Bulan Mei.

Tadi di Gereja ada perayaan Mother’s Day internasional.

Kalau di Indonesia, dirayakan di Bulan Desember….

Di Singapura, dirayakan di bulan Mei.

 

Sepanjang Misa, aku fokus pada setiap bagiannya.

Di saat ada doa untuk para Ibu dan kami diminta berdiri di tempat masing-masing untuk menerima berkat dari Romo…

Tiba-tiba saja ada keharuan yang menyeruak.

Mengisi relung-relung hatiku yang terdalam.

Tidak mudah menjadi seorang ibu.

Dengan berbagai macam peranan yang ada di dalamnya.

Seorang ibu adalah pendidik yang utama dan terutama dalam hidup pertama Si Anak.

Sebelum bersekolah, pendidikan dimulai di rumah.

Belum lagi, ketika Si Anak sakit.

Ibulah yang menjadi perawat dan ‘dokter’ pertama yang memberikan obat, serta menjaga anaknya.

 

Kalau dituliskan semuanya mungkin akan sangat panjang, karena peranan ibu sungguh beragam.

Setiap kali menyadari peranan ini, saya bersyukur….

Hanya karena kebaikan dan kasih karunia Allah….

Dan hanya karena Allah sungguh kaya dengan rahmat-Nya….

Kita-para Ibu- dimampukan menjalani peranan ini dengan baik.

Tidak sempurna, tetapi selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk keluarga.

Demi kemuliaan Tuhan, tentu saja.

 

Terima kasih, Tuhan untuk kekuatan yang Kauberikan setiap harinya.

Selamat merayakan ‘motherhood’ untuk semua Ibu, karena kesempatan untuk menjadi seorang Ibu adalah rahmat-Nya yang tersendiri juga.

Semoga Tuhan memberkati para Ibu dengan iman, harapan, dan yang terutama: kasih dalam mendidik anak-anak di tengah dunia yang semakin kompleks ini.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya  yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan  kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan.

--- Efesus 2:4-5

 

 

 

Sunday, April 26, 2026

Weekly Thoughts 26 April 2026 Tindakan Allah Tak Terselami

 

Weekly Thoughts

26 April 2026

 

Tindakan Allah Tak Terselami

 

Ketika aku berusaha mendapat hikmat, dan kuperhatikan segala kejadian di dunia ini, maka sadarlah aku bahwa meskipun kita bersusah payah siang malam tanpa beristirahat, kita tak mampu mengerti tindakan Allah. Bagaimanapun kita berusaha, tak mungkin kita memahaminya. Orang arif mengaku bahwa ia tahu, tetapi sebenarnya ia tidak tahu.

--- Pengkhotbah 8:16-17(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Banyak orang sangat ingin mengetahui masa depan.

Tentang kejadian-kejadian yang penting.

Terutama yang akan terjadi di kemudian hari.

Apalagi berhubungan dengan diri sendiri.

Nasib, pekerjaan, dan mungkin perjodohan.

 

Lalu, orang mulai mencari ‘orang pintar’ dengan segala sebutannya.

Mungkin dukun, mungkin ahli kwamia (ahli ramal nasib).

Dengan semua tawaran itu, mungkin orang menjadi tertarik.

Tetapi, hati-hati jika berurusan dengan orang-orang pintar ini.

Juga kita tak perlu mencari tahu kalau kita cukup memiliki iman.

Percaya bahwa Tuhan yang pegang kendali akan semuanya.

 

Kita tak akan mampu mengerti tindakan Allah.

Bukan berarti kemudian kita harus putus asa.

Namun, membuat kita hendaknya lebih percaya.

Dan membebaskan Tuhan untuk secara leluasa bertakhta atas hidup kita.

Dalam segala keadaan, percayakan hidup ini hanya ke dalam tangan kasih-Nya.

 

Tuhan, inilah hidup kami.

Bimbinglah kami selalu agar kami terus melangkah di jalan-Mu.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

Sunday, April 19, 2026

Weekly Thoughts 19 April 2026 Rencanakan Hal Yang Baik

 

Weekly Thoughts

19 April 2026

 

Rencanakan Hal Yang Baik

 

Tidak sesatkah  orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia.

--- Amsal 14:22

 

Siapa mengusahakan yang baik, akan dipercaya dan mendapat hormat; siapa merencanakan yang jahat ada di jalan yang sesat.

--- Amsal 14:22 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Terlalu sering, kita dengar kata penipuan akhir-akhir ini.

Saya sempat mendengar kisah teman dan Saudara tertipu sejumlah uang.

Sebentar saja, dalam hitungan detik atau menit…

Uang di rekening berpindah begitu cepatnya.

 

Beberapa hari ini kita pun mendengar kisah dari Suster Natalia Situmorang selaku Bendahara Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara

sehubungan dengan kasus dugaan penggelapan dana umat senilai Rp. 28 miliar di CU tersebut.

Betapa kejadian ini mengguncangkan kita!

Dan kalau memang dugaan praktik investasi fiktif itu terjadi, sungguh sangat menyedihkan.

 

Setiap hari: kita dihadapkan pada pilihan-pilihan dalam hidup.

Mau pilih yang baik atau yang jahat?

Bagaimana kita hendaknya memilih dengan bijaksana, menjadi sesuatu yang sangat penting.

Bukan hanya yang baik bagi kita saja, namun apa yang baik dan berkenan di mata Tuhan.

 

Pertanggungjawaban tetap harus dilakukan.

Cepat atau lambat, kejahatan tentu bisa terungkap.

Jagalah hati nurani, sehingga bisa memilih dalam tuntunan Roh Kudus dan seturut kehendak-Nya.

Rencanakanlah hal baik dan Tuhan akan mengiringi dengan kasih setia-Nya.

Serta damai sejahtera yang melampaui akal pikiran manusia.

Semoga demikian adanya.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

Sunday, April 12, 2026

Weekly Thoughts 12 April 2026 Minggu Kerahiman Ilahi (Devine Mercy Sunday)

 

Weekly Thoughts

12 April 2026

 

Minggu Kerahiman Ilahi (Devine Mercy Sunday)

 

Marilah kita bersyukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Ia sangat mengasihani kita, itu sebabnya Ia memberikan kepada kita hidup yang baru, dengan menghidupkan kembali Yesus Kristus dari kematian. Ini memberikan kita harapan yang kokoh.

--- 1 Petrus 1: 3(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Yesus yang hidup kembali.
Dibangkitkan dari kematian.

Memberikan kita harapan yang kokoh.

Meskipun di tengah keadaan yang sulit.

Bahkan, hampir tiada harapan.

 

Keadaan mungkin belum berubah banyak.

Masalah masih datang silih berganti.

Namun, mereka yang menanti-nantikan Tuhan….

Tidak akan pernah kekurangan harapan.

 

Dari Januari sampai hari ini….

Ketika kita mungkin merasa….

Ada kekhawatiran.

Ada kecemasan.

Ada ketakutan.

Terutama saat perang melanda.

Bagaimana dengan masa depan?

Bagaimana mengatasi krisis di sana-sini?

Pemerintah yang cakap, sudah punya persiapan.

Namun, bagaimana dengan yang persiapannya kurang?

Akankah tetap ada jalan?

 

Berdoa.

Percaya.

Berharap hanya kepada kerahiman-Nya!

Tuhan, semoga belas kasihan-Mu tercurah untuk umat-Mu.

 

Semoga kita tetap sabar, menantikan DIA yang setia.

Dalam keadaan apa pun, Engkau tetap Tuhan kami.

Terima kasih, Tuhan!

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

Sunday, March 29, 2026

Weekly Thoughts 29 Maret 2026 Jauhkan Kami Dari Kefasikan, Ya Tuhan!

 

Weekly Thoughts

29 Maret 2026

 

Jauhkan Kami Dari Kefasikan, Ya Tuhan!

 

Berada dalam Kitab Amsal, saya mendapati ayat ini:

Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna,

  tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.

--- Amsal 10:2

 

Kefasikan menurut KBBI berasal dari kata dasar "fasik", yang berarti perilaku buruk, jahat, atau berdosa besar

Arti lainnya: orang yang percaya kepada Allah, tetapi tidak mengamalkan perintah-Nya, bahkan melakukan perbuatan dosa.

 

Banyak kali, manusia dihadapkan pada pilihan.

Apakah mau tetap jujur dalam dunia yang bengkok ini?

Apa mau tetap ‘bersih’ di lingkungan yang penuh korupsi?

Apa mau melakukan penipuan supaya dapat cuan besar?

Tidak mudah untuk menolak harta dan kekayaan.

Apalagi dalam jumlah yang besar.

 

Namun, jangan sampai kita terlena untuk sementara dan memilih tindakan yang keliru.

Karena segala perbuatan kita, tidak bisa kita sembunyikan dari-Nya.

Jika ada teguran dari hati nurani untuk tidak melakukan dosa.

Juga tidak mengambil sesuatu yang bukan hak kita…

Ikutilah tuntunan Roh Kudus-Nya.

Jangan sampai dalam hidup ini, kita dihantui oleh rasa bersalah selamanya.

 

Jauhkanlah kami dari kefasikan, ya Tuhan.

Semoga kami menjadi umat-Mu yang percaya kepada-Mu dan mengamalkan perintah-Mu.

Di Hari Minggu Palma ini, kembali kami memperbaharui hati kami dan melakukan pertobatan untuk hidup seturut kehendak-Mu.

Bimbinglah kami selalu.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

 

 

Sunday, March 22, 2026

Weekly Thoughts 22 Maret 2026 Hati-hati Dengan Pikiranmu!

on

Weekly Thoughts

22 Maret 2026

 

Hati-hati Dengan Pikiranmu!

 

Hati-hati dengan pikiranmu!

Mungkin kita pernah ingat akan hal ini.

Pernah membaca di pesan WhatsApp mungkin.

Atau lalu-lalang di beranda media sosial kita.

Mungkin juga dari buku yang pernah kita baca….

Ya, berhati-hatilah.

 

Kenapa?

Karena kalau pikiran kita dikuasai kedagingan, upahnya adalah maut.

Ketika pikiran kita dikuasai oleh Roh Allah….

Maka, kita akan memperoleh hidup dan kedamaian dengan Allah.

Di tengah seluruh kekacauan dunia yang tengah terjadi….

Kepada siapa kita harus berharap, kalau bukan kepada Tuhan?

 

Senada dengan Masa Prapaskah yang terus menyerukan pertobatan….

Mari, kita pakai hari-hari ini untuk kembali ke jalan-Nya.

Mendekat kepada-Nya.

Bukan hanya di saat seluruh keadaan tengah sulit….

Yang pasti juga: kesetiaan.

Untuk tetap berjalan bersama Tuhan….

Dalam genggaman tangan-Nya di setiap momen kehidupan.

 

Kami persembahkan pikiran kami, Tuhan.

Isilah pikiran kami dengan segala hal baik yang berasal dari-Mu.

Jauhkan kami dari pikiran jahat dan bantulah kami mengendalikan kedagingan kami.

Engkaulah Tuhan yang sanggup melakukan segala perkara.

Kami percayakan hidup ini ke dalam tangan-Mu saja.

Engkaulah andalan kami.

Kini dan sepanjang segala masa.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

 Karena keinginan daging adalah maut,  tetapi keinginan Roh adalah hidup  dan damai sejahtera.

--- Roma 8: 6

 

Kalau pikiranmu dikuasai oleh tabiat manusia, maka akibatnya kematian. Tetapi kalau pikiranmu dikuasai oleh Roh Allah, maka akibatnya ialah hidup dan kedamaian dengan Allah.

--- Roma 8:6 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

 

 

Sunday, March 15, 2026

Weekly Thoughts 15 Maret 2026 Hidup Dalam Terang

 

Weekly Thoughts

15 Maret 2026

 

Hidup Dalam Terang

 

Kalian sendiri dulu berada di dalam kegelapan. Sekarang kalian sudah menjadi umat Tuhan, jadi kalian berada di dalam terang. Oleh karena itu kalian harus hidup di dalam terang.

--- Efesus 5:8 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Ketika kita belum mengikut Tuhan, kita pernah berada dalam kegelapan.

Sejak menjadi umat-Nya, hendaknya kita selalu di dalam terang.

Terang siapa?

Tentu, terangnya Tuhan.

 

Ayat ini dibacakan kembali oleh Romo di Paroki saya saat menjelang usainya misa sore jam 4 kemarin.

Penekanan untuk tetap hidup di dalam terang, terutama dan satu-satunya: terang Tuhan.

Banyak kali, dunia menawarkan terang yang sepertinya ‘glowing’.

Mungkin ketenaran atau popularitas.

Mungkin kekayaan.

Mungkin kepandaian.

Sehingga kita pikir, mungkin ini terang yang harus kita tuju di hidup ini.

Kemarin, Romo menenkankan sekali lagi….

Terang itu, haruslah bersumber dari Terang Sejati.

Yaitu: Allah sendiri.

 

Jangan coba mencari jalan lainnya.

Kembalilah kepada DIA saja.

Satu-satunya yang akan membawa kita ke jalan kebenaran.

Semoga kita tidak silau akan terang yang ditawarkan oleh dunia.

Ketika itu tidak berujung keselamatan, untuk apa kita kejar sedemikian rupa?

Hiduplah di dalam terang-Nya.

Maka, hidup ini akan sungguh bermakna.

Karena kita hidup seturut kehendak-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin