Sunday, June 7, 2026

Weekly Thoughts 7 Juni 2026 Allah Membentuk Kita

 

Weekly Thoughts

7 Juni 2026

 

Allah Membentuk Kita

 

Kita adalah ciptaan Allah, dan melalui Kristus Yesus, Allah membentuk kita supaya kita melakukan hal-hal yang baik yang sudah dipersiapkan-Nya untuk kita.

--- Efesus 2:10 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Hidup dan perjalanannya membawa kita ke banyak hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Terkadang, kejadian demi kejadian….

Juga permasalahan dan problema hidup bisa datang seketika.

Tanpa kita siap untuk menerimanya.

 

Selama kita berpegang kepada Tuhan….

Kita percaya bahwa setiap kejadian, setiap keadaan….

Sudah ada dalam rencana-Nya.

Melalui sesuatu yang ‘tidak enak’ atau tidak menyenangkan itu….

Allah mau membentuk kita.

Sebuah proses yang tidak selalu mudah.

Mungkin harus begitu menguras emosi dan air mata.

Tetapi, akan ada damai sejahtera bagi mereka yang percaya.

Yang tidak menyerah, melainkan terus mendekat kepada-Nya.

 

Cara Allah membentuk kita, tidaklah selalu sama seperti pikiran kita.

Terkadang, kita terkejut dibuatnya.

Namun, yakinlah!

Bahwa Allah akan selalu menemani kita dalam keadaan apa pun.

Proses pembentukan ini mungkin membuat kita harus berjuang lebih gigih….

Tetaplah percaya, perjuangan ini tidak akan sia-sia.

Dalam iman kita meyakini:

Tuhan menyertai.

Tuhan membimbing.

Dan Tuhan akan membawa kita kepada rencana-Nya yang terindah bagi setiap kita.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

 

Weekly Thoughts 31 Mei 2026 Hari Raya Tritunggal Mahakudus

 Weekly Thoughts 

31 Mei 2026


Hari Raya Tritunggal Mahakudus


Hari ini adalah Hari Raya Tritunggal Mahakudus.

Saya berada di Genting Highlands, Malaysia dan sudah berusaha mencari apakah akan ada Misa di sini.

Bersyukur sekali bahwa ini minggu ke-5.

Dan Misa diselenggarakan di Kapel Holy Family pada minggu ke-1, 3, dan 5.


Kapel sederhana ini berada di Carpark Genting Grand Hotel.

Saya datang 25 menit sebelum Misa.

Masih sepi.

Dan 5 menit sebelum Misa,  kapel sudah hampir penuh.

Ada sekitar 50 orang.


Hatiku diliputi keharuan saat mengucap salam damai kepada sekitarku.

Kami, yang kebanyakan adalah turis, jauh dari negara asal.

Namun, terasa ada persaudaraan dalam kasih Kristus.

Cocok sekali dengan bacaan kedua:

2 KORINTUS 13: 11

Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu! 


Hiduplah dalam damai sejahtera dalam bimbingan Tuhan.

Pesan ini kubawa hari ini, sampai nanti.

Dan kubagikan kepada sahabat dalam Kristus sekalian.

Tuhan memberkati kita semua.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, May 24, 2026

Weekly Thoughts 24 Mei 2026 Hari Raya Pentakosta

 

Weekly Thoughts

24 Mei 2026

 

Hari Raya Pentakosta

 

Hari ini adalah Hari Raya Pentakosta yang diperingati oleh Gereja di setiap tahunnya.

Informasi mengenai apa itu Pentakosta, saya dapati di situs Katolisitas:

Pentakosta adalah peristiwa yang dicatat dalam Kisah Para Rasul sebagai peristiwa di mana para murid dan semua orang yang percaya kepada Kristus mengalami kepenuhan Roh Kudus (lih. Kis 2:1-4); dan sejak saat itu mereka tidak takut lagi untuk bersaksi tentang Kristus.

(Katolisitas)

 

Saat Mazmur tanggapan, saya memperhatikan kata-kata dari Mazmur 104 ini….

Tetapi bila mereka Kauberi napas, mereka dijadikan; Engkau memberi hidup baru kepada bumi.

--- Mazmur 104:30 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Roh Kudus yang tercurah bagi setiap insan manusia.

Semua orang yang percaya kepada Kristus mengalami kepenuhan Roh-Nya.

Dan Tuhan memberi hidup baru kepada bumi….

Hari ini, di saat banyak permasalahan melanda bumi.

Dari ‘global warming’, perang, bahkan sakit-penyakit.

Sepertinya begitu kompleks.

Tetapi, dalam harap….

Aku tetap menanti-nantikan Tuhan.

Saat Tuhan memberi napas kembali bagi bumi….

Saat hidup baru diberikan kembali kepada dunia ini.

 

Tuhan, Engkau yang Mahakuasa.

Jika ada perbuatan kami yang keliru….

Ampunilah kami….

Kami akan tetap setia di dalam iman.

Karena sungguh: Engkau sangat baik dalam hidup kami.

 

Penuhilah kami dengan Roh Kudus-Mu.

Penuhilah kami, Tuhan….

Dan jadikanlah kami semakin berani bersaksi bagi kemuliaan-Mu.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

 

Sunday, May 17, 2026

Weekly Thoughts 17 Mei 2026 Perhatikan Sungguh-sungguh Cara Hidupmu

 

Weekly Thoughts

17 Mei 2026

 

Perhatikan Sungguh-sungguh Cara Hidupmu

 

Dengarkan, anakku! Jadilah bijaksana. Perhatikanlah sungguh-sungguh cara hidupmu.

--- Amsal 23:19 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Berita yang mengecewakan.

Lalu, diskusi yang kemudian terjadi di mana-mana.

Orang-orang melontarkan pendapat.

Memang tidak mudah, untuk memilih hidup benar.

Jika sekitar bobrok dan korup, mau ikut jalan yang mana?

Apalagi kemudian, ketika yang memilih melakukan hal yang jujur…

Malah terkena masalah besar, bahkan terancam masuk bui.

 

Kembali ke Amsal 23 yang mengingatkan kita semua untuk menjadi bijaksana.

Perhatikan sungguh-sungguh cara hidupmu!

Semua orang bisa dikelabui.

Cara-cara lihai sudah diambil untuk pembelaan diri.

Tapi, orang-orang yang benar….

Pada waktu-Nya akan dibela juga.

Kebenaran tidak bisa ditutupi selama-lamanya.

Untuk sementara atau sesaat? Ya, mungkin bisa.

Tetapi untuk selamanya, tentu saja TIDAK!

 

Hari ini, saya pribadi dan kita semua diingatkan untuk memperhatikan cara hidup kita.

Tetap memilih jalan kebenaran, meskipun tidak selalu mudah.

Dan tidak selalu juga menguntungkan.

Bahkan, mungkin dibenci dan dikucilkan.

Saya tetap percaya, Tuhan Mahatahu.

Selalu melihat.

Tidak pernah tertidur.

Dan….

Kami menunggu jalan kebenaran itu dibukakan oleh-Mu, Tuhan.

Dalam iman, kami tetap menaruh harapan.

Tuhan, dengarkanlah doa kami.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

 

Sunday, May 10, 2026

Weekly Thoughts 10 Mei 2026 Allah Yang Kaya Dengan Rahmat (Catatan di Hari Ibu Internasional)

 

Weekly Thoughts

10 Mei 2026

 

Allah Yang Kaya Dengan Rahmat (Catatan di Hari Ibu Internasional)

 

Waktu berlalu dengan cepat.

Seolah baru saja kita merayakan tahun baru.

Sekarang kita berada di Bulan Mei.

Tadi di Gereja ada perayaan Mother’s Day internasional.

Kalau di Indonesia, dirayakan di Bulan Desember….

Di Singapura, dirayakan di bulan Mei.

 

Sepanjang Misa, aku fokus pada setiap bagiannya.

Di saat ada doa untuk para Ibu dan kami diminta berdiri di tempat masing-masing untuk menerima berkat dari Romo…

Tiba-tiba saja ada keharuan yang menyeruak.

Mengisi relung-relung hatiku yang terdalam.

Tidak mudah menjadi seorang ibu.

Dengan berbagai macam peranan yang ada di dalamnya.

Seorang ibu adalah pendidik yang utama dan terutama dalam hidup pertama Si Anak.

Sebelum bersekolah, pendidikan dimulai di rumah.

Belum lagi, ketika Si Anak sakit.

Ibulah yang menjadi perawat dan ‘dokter’ pertama yang memberikan obat, serta menjaga anaknya.

 

Kalau dituliskan semuanya mungkin akan sangat panjang, karena peranan ibu sungguh beragam.

Setiap kali menyadari peranan ini, saya bersyukur….

Hanya karena kebaikan dan kasih karunia Allah….

Dan hanya karena Allah sungguh kaya dengan rahmat-Nya….

Kita-para Ibu- dimampukan menjalani peranan ini dengan baik.

Tidak sempurna, tetapi selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk keluarga.

Demi kemuliaan Tuhan, tentu saja.

 

Terima kasih, Tuhan untuk kekuatan yang Kauberikan setiap harinya.

Selamat merayakan ‘motherhood’ untuk semua Ibu, karena kesempatan untuk menjadi seorang Ibu adalah rahmat-Nya yang tersendiri juga.

Semoga Tuhan memberkati para Ibu dengan iman, harapan, dan yang terutama: kasih dalam mendidik anak-anak di tengah dunia yang semakin kompleks ini.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya  yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan  kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan.

--- Efesus 2:4-5

 

 

 

Sunday, April 26, 2026

Weekly Thoughts 26 April 2026 Tindakan Allah Tak Terselami

 

Weekly Thoughts

26 April 2026

 

Tindakan Allah Tak Terselami

 

Ketika aku berusaha mendapat hikmat, dan kuperhatikan segala kejadian di dunia ini, maka sadarlah aku bahwa meskipun kita bersusah payah siang malam tanpa beristirahat, kita tak mampu mengerti tindakan Allah. Bagaimanapun kita berusaha, tak mungkin kita memahaminya. Orang arif mengaku bahwa ia tahu, tetapi sebenarnya ia tidak tahu.

--- Pengkhotbah 8:16-17(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Banyak orang sangat ingin mengetahui masa depan.

Tentang kejadian-kejadian yang penting.

Terutama yang akan terjadi di kemudian hari.

Apalagi berhubungan dengan diri sendiri.

Nasib, pekerjaan, dan mungkin perjodohan.

 

Lalu, orang mulai mencari ‘orang pintar’ dengan segala sebutannya.

Mungkin dukun, mungkin ahli kwamia (ahli ramal nasib).

Dengan semua tawaran itu, mungkin orang menjadi tertarik.

Tetapi, hati-hati jika berurusan dengan orang-orang pintar ini.

Juga kita tak perlu mencari tahu kalau kita cukup memiliki iman.

Percaya bahwa Tuhan yang pegang kendali akan semuanya.

 

Kita tak akan mampu mengerti tindakan Allah.

Bukan berarti kemudian kita harus putus asa.

Namun, membuat kita hendaknya lebih percaya.

Dan membebaskan Tuhan untuk secara leluasa bertakhta atas hidup kita.

Dalam segala keadaan, percayakan hidup ini hanya ke dalam tangan kasih-Nya.

 

Tuhan, inilah hidup kami.

Bimbinglah kami selalu agar kami terus melangkah di jalan-Mu.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

Sunday, April 19, 2026

Weekly Thoughts 19 April 2026 Rencanakan Hal Yang Baik

 

Weekly Thoughts

19 April 2026

 

Rencanakan Hal Yang Baik

 

Tidak sesatkah  orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia.

--- Amsal 14:22

 

Siapa mengusahakan yang baik, akan dipercaya dan mendapat hormat; siapa merencanakan yang jahat ada di jalan yang sesat.

--- Amsal 14:22 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Terlalu sering, kita dengar kata penipuan akhir-akhir ini.

Saya sempat mendengar kisah teman dan Saudara tertipu sejumlah uang.

Sebentar saja, dalam hitungan detik atau menit…

Uang di rekening berpindah begitu cepatnya.

 

Beberapa hari ini kita pun mendengar kisah dari Suster Natalia Situmorang selaku Bendahara Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara

sehubungan dengan kasus dugaan penggelapan dana umat senilai Rp. 28 miliar di CU tersebut.

Betapa kejadian ini mengguncangkan kita!

Dan kalau memang dugaan praktik investasi fiktif itu terjadi, sungguh sangat menyedihkan.

 

Setiap hari: kita dihadapkan pada pilihan-pilihan dalam hidup.

Mau pilih yang baik atau yang jahat?

Bagaimana kita hendaknya memilih dengan bijaksana, menjadi sesuatu yang sangat penting.

Bukan hanya yang baik bagi kita saja, namun apa yang baik dan berkenan di mata Tuhan.

 

Pertanggungjawaban tetap harus dilakukan.

Cepat atau lambat, kejahatan tentu bisa terungkap.

Jagalah hati nurani, sehingga bisa memilih dalam tuntunan Roh Kudus dan seturut kehendak-Nya.

Rencanakanlah hal baik dan Tuhan akan mengiringi dengan kasih setia-Nya.

Serta damai sejahtera yang melampaui akal pikiran manusia.

Semoga demikian adanya.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin