Sunday, April 26, 2026

Weekly Thoughts 26 April 2026 Tindakan Allah Tak Terselami

 

Weekly Thoughts

26 April 2026

 

Tindakan Allah Tak Terselami

 

Ketika aku berusaha mendapat hikmat, dan kuperhatikan segala kejadian di dunia ini, maka sadarlah aku bahwa meskipun kita bersusah payah siang malam tanpa beristirahat, kita tak mampu mengerti tindakan Allah. Bagaimanapun kita berusaha, tak mungkin kita memahaminya. Orang arif mengaku bahwa ia tahu, tetapi sebenarnya ia tidak tahu.

--- Pengkhotbah 8:16-17(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Banyak orang sangat ingin mengetahui masa depan.

Tentang kejadian-kejadian yang penting.

Terutama yang akan terjadi di kemudian hari.

Apalagi berhubungan dengan diri sendiri.

Nasib, pekerjaan, dan mungkin perjodohan.

 

Lalu, orang mulai mencari ‘orang pintar’ dengan segala sebutannya.

Mungkin dukun, mungkin ahli kwamia (ahli ramal nasib).

Dengan semua tawaran itu, mungkin orang menjadi tertarik.

Tetapi, hati-hati jika berurusan dengan orang-orang pintar ini.

Juga kita tak perlu mencari tahu kalau kita cukup memiliki iman.

Percaya bahwa Tuhan yang pegang kendali akan semuanya.

 

Kita tak akan mampu mengerti tindakan Allah.

Bukan berarti kemudian kita harus putus asa.

Namun, membuat kita hendaknya lebih percaya.

Dan membebaskan Tuhan untuk secara leluasa bertakhta atas hidup kita.

Dalam segala keadaan, percayakan hidup ini hanya ke dalam tangan kasih-Nya.

 

Tuhan, inilah hidup kami.

Bimbinglah kami selalu agar kami terus melangkah di jalan-Mu.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

Sunday, April 19, 2026

Weekly Thoughts 19 April 2026 Rencanakan Hal Yang Baik

 

Weekly Thoughts

19 April 2026

 

Rencanakan Hal Yang Baik

 

Tidak sesatkah  orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia.

--- Amsal 14:22

 

Siapa mengusahakan yang baik, akan dipercaya dan mendapat hormat; siapa merencanakan yang jahat ada di jalan yang sesat.

--- Amsal 14:22 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Terlalu sering, kita dengar kata penipuan akhir-akhir ini.

Saya sempat mendengar kisah teman dan Saudara tertipu sejumlah uang.

Sebentar saja, dalam hitungan detik atau menit…

Uang di rekening berpindah begitu cepatnya.

 

Beberapa hari ini kita pun mendengar kisah dari Suster Natalia Situmorang selaku Bendahara Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara

sehubungan dengan kasus dugaan penggelapan dana umat senilai Rp. 28 miliar di CU tersebut.

Betapa kejadian ini mengguncangkan kita!

Dan kalau memang dugaan praktik investasi fiktif itu terjadi, sungguh sangat menyedihkan.

 

Setiap hari: kita dihadapkan pada pilihan-pilihan dalam hidup.

Mau pilih yang baik atau yang jahat?

Bagaimana kita hendaknya memilih dengan bijaksana, menjadi sesuatu yang sangat penting.

Bukan hanya yang baik bagi kita saja, namun apa yang baik dan berkenan di mata Tuhan.

 

Pertanggungjawaban tetap harus dilakukan.

Cepat atau lambat, kejahatan tentu bisa terungkap.

Jagalah hati nurani, sehingga bisa memilih dalam tuntunan Roh Kudus dan seturut kehendak-Nya.

Rencanakanlah hal baik dan Tuhan akan mengiringi dengan kasih setia-Nya.

Serta damai sejahtera yang melampaui akal pikiran manusia.

Semoga demikian adanya.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

Sunday, April 12, 2026

Weekly Thoughts 12 April 2026 Minggu Kerahiman Ilahi (Devine Mercy Sunday)

 

Weekly Thoughts

12 April 2026

 

Minggu Kerahiman Ilahi (Devine Mercy Sunday)

 

Marilah kita bersyukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Ia sangat mengasihani kita, itu sebabnya Ia memberikan kepada kita hidup yang baru, dengan menghidupkan kembali Yesus Kristus dari kematian. Ini memberikan kita harapan yang kokoh.

--- 1 Petrus 1: 3(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Yesus yang hidup kembali.
Dibangkitkan dari kematian.

Memberikan kita harapan yang kokoh.

Meskipun di tengah keadaan yang sulit.

Bahkan, hampir tiada harapan.

 

Keadaan mungkin belum berubah banyak.

Masalah masih datang silih berganti.

Namun, mereka yang menanti-nantikan Tuhan….

Tidak akan pernah kekurangan harapan.

 

Dari Januari sampai hari ini….

Ketika kita mungkin merasa….

Ada kekhawatiran.

Ada kecemasan.

Ada ketakutan.

Terutama saat perang melanda.

Bagaimana dengan masa depan?

Bagaimana mengatasi krisis di sana-sini?

Pemerintah yang cakap, sudah punya persiapan.

Namun, bagaimana dengan yang persiapannya kurang?

Akankah tetap ada jalan?

 

Berdoa.

Percaya.

Berharap hanya kepada kerahiman-Nya!

Tuhan, semoga belas kasihan-Mu tercurah untuk umat-Mu.

 

Semoga kita tetap sabar, menantikan DIA yang setia.

Dalam keadaan apa pun, Engkau tetap Tuhan kami.

Terima kasih, Tuhan!

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin