Sunday, July 18, 2021

TODAY, 18 Juli 2021 Menjadi Pribadi Yang Bertanggung Jawab

 TODAY, 18 Juli 2021

 

Menjadi Pribadi Yang Bertanggung Jawab

 

Dusta akan terbongkar dalam sekejap mata, tapi kata-kata benar akan tetap sepanjang masa.

--- Amsal 12:19 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Mungkin Anda pernah mengalami yang demikian:

Ada seseorang yang sepertinya bisa Anda percayai.

Tetapi, seiring berjalannya waktu, terbuka juga satu-dua hal yang disembunyikan.

Tidak jujur, bahkan berniat menipu di dalam persahabatan.

Banyak yang terjerat dan jatuh.

Bukan oleh orang lain, melainkan oleh sahabatnya sendiri.

Orang yang dia percaya.

Mungkin sakit hatinya dua sampai tiga kali lipat.

Dibandingkan dengan orang yang tidak dikenal.

 

Tetapi, inilah hidup dan kehidupan.

Kenyataan pahit terkadang harus dihadapi juga.

Saya pribadi berkeyakinan: Tuhan tidak akan tutup mata.

DIA tahu, DIA mengerti.

Bagian kita tentunya belajar mengendalikan ekspektasi.

Namun jika kedapatan orang itu memang berdusta….

Waktu juga yang akan memperlihatkannya.

Melalui jalan Tuhan tentunya.

 

Mari sedapat mungkin menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Sebagai pengikut Kristus, hendaknya kita bisa memperlihatkannya di dalam tindakan keseharian kita.

Bukan hanya janji surga atau omongan manis belaka.

Namun, bagaimana hidup kita bisa menjadi kesaksian hidup bagi sekitar kita?
Butuh usaha keras memang.

Namun semoga, kita tidak mengecewakan-Nya terlalu berlebihan saat harus mempertanggungjawabkan semuanya.

Suatu hari nanti.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Saturday, July 17, 2021

TODAY, 17 Juli 2021 Nasihat Untuk Berjaga-jaga

 TODAY, 17 Juli 2021

 

Nasihat Untuk Berjaga-jaga

 

Jadi kalian harus berjaga-jaga dan waspada, sebab kalian tidak tahu kapan waktunya.

--- Markus 13:33 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

 "Hati-hatilah  dan berjaga-jagalah!  Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.

--- Markus 13:33

 

Perikop ini berjudul: Nasihat untuk berjaga-jaga.

Dan agaknya pada saat ini, lebih terasa betapa pentingnya untuk terus waspada.

Sebab kita memang tidak tahu, bilamanakah (kapan) waktunya akan tiba.

 

Terasa sekali kehilangan itu tidak mudah.

Terasa sekali nyawa dan kesehatan begitu berharga.

Terus berjaga-jaga.

Karena sesudah berjaga-jaga pun, kita tak pernah tahu.

 

Pandemi ini sebetulnya mengajarkan kita banyak hal.

Untuk lebih menghargai hidup dan kehidupan itu sendiri.

Jangan sampai kita terlena, seperti di masa lalu.

Berpikir bahwa kita masih punya banyak waktu.

Tanpa menyadari bahwa itu semua bisa direnggut dari kita dalam hitungan detik saja.

 

Tidak mudah memang untuk terus bersiaga.
Tetapi semoga di dalam iman, kita tetap menjaga hati dan pikiran yang terarah kepada Allah.

Sehingga, apa pun keadaannya, kita masih bisa bersyukur dan berterima kasih.

Atas segala berkat dan karunia-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Friday, July 16, 2021

TODAY, 16 Juli 2021 Memberi Menurut Kerelaan Hati

 TODAY, 16 Juli 2021

 

Memberi Menurut Kerelaan Hati

 

Setiap orang harus memberi menurut kerelaan hatinya. Janganlah ia memberi dengan segan-segan atau karena terpaksa, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan senang hati.

--- 2 Korintus 9:7 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Setiap orang harus memberi menurut kerelaan hatinya, demikian kata Alkitab.

Ayat 2 Korintus 9 ini mengingatkan untuk tidak memberi dengan segan-segan atau karena terpaksa.

Allah mengasihi orang yang memberi dengan senang hati.

 

Namun, tentunya ada batasnya juga.

Saat kita memang tidak bisa memberi, tidak usah memaksakan diri.

Dan yang diberi, sebaiknya harus tahu diri.

Tidak meminta terus-terusan.

Harus berusaha semaksimal mungkin.

Tidak hidup dari belas kasihan belaka, tanpa mau berjuang keras.

Bukankah hidup ini adalah perjuangan?
Dan pemenangnya adalah mereka yang berusaha sungguh?

 

Sampai hari ini saya masih terus belajar.

Memberi dengan tulus hati.

Meskipun ada kalanya, sisi manusiawiku tidak selalu bisa.

Tapi aku akan berusaha untuk lebih baik lagi.

Tulus, tanpa dimanfaatkan terlalu berlebihan.

Karena terkadang ada banyak orang senang memanfaatkan ketulusan seseorang.

Semoga kita tidak menjadi pribadi yang demikian.

Karena Tuhan melihat segalanya.

Dan adanya hukum tabur-tuai juga di dunia ini.

Jangan kita lupa.

 

Tetap memberi dengan sukacita.

Dan percaya, Tuhan Maha mengetahui segalanya.

Semoga demikian adanya.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

Thursday, July 15, 2021

TODAY, 15 Juli 2021 Janganlah Kiranya Kasih Dan Setia Meninggalkan Engkau

 TODAY, 15 Juli 2021

 

Janganlah Kiranya Kasih Dan Setia Meninggalkan Engkau

 

Janganlah kiranya kasih dan setia  meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,  3:4 maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.

--- Amsal 3:3-4

 

Dengan segala hal yang terjadi, seharusnya membawa kita semakin dekat kepada Allah.
Walaupun sering kali, malah kita malah menjauh dari-Nya pada saat kita merasa kecewa dengan kenyataan yang ada….

Tetapi Tuhan tetap setia, menunggu kita untuk kembali dari jalan kita yang keliru.

Dan tetap membuka tangan-Nya lebar-lebar untuk memeluk kita.

Anak-anak yang terhilang.

Penuh dosa.

DIA menanti di jalan pertobatan-Nya yang senantiasa terbuka bagi kita semua.

 

Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan Engkau!

Semoga ini menjadi hal yang terus kita ingat.

Dan kita kalungkan pada leher kita, kita tuliskan di hati kita.

Tidak penting apakah kita akan mendapatkan penghargaan nantinya menurut saya pribadi….
Tetapi, setia adalah sudah layak dan sepantasnya.

Saat Allah sudah terlebih dahulu setia bagi kita.

 

Adakah satu, dua, tiga, atau seratu kejadian yang mengecewakan kita secara pribadi?
Dan kita lalu berpikir, Tuhan sudah tak lagi peduli?

Tanpa pernah berpikir bahwa mungkin: ada salah di bagian kita juga.

Yang Tuhan tunggu adalah perbaikan sikap kita.

Kemauan untuk kembali ke jalan-Nya dan meninggalkan jalan-jalan keliru yang pernah kita ambil sebelumnya.

 

DIA tetap setia.

DIA tetap menunggu.

Bagaimana dengan kita?

(-fon-)/Fonny Jodikin

Wednesday, July 14, 2021

TODAY, 14 Juli 2021 Sujud Menyembah-Nya

 TODAY, 14 Juli 2021

 

Sujud Menyembah-Nya

 

Marilah kita sujud menyembah Dia, berlutut di hadapan TUHAN, pencipta kita.

--- Mazmur 95:6

 

Hari ini saya awali dengan santai dan biasa.

Sampai saya dapat berita dari WA keluarga tentang Mama saya.

Mama terjatuh di rumah dan harus dibawa ke RS.

Harus dijahit dan puji Tuhan tidak harus menginap di RS.

Saya masih bersyukur.
Tapi, ada terselip sedikit kekuatiran, karena RS bukanlah tempat yang ideal saat pandemi ini.

Namun apa mau dikata, Mama harus mendapat perawatan segera.

Di sini, saya tidak bisa membantu apa-apa.

Hanya terus memonitor keadaannya dan mengontak keluarga saya.

Saya hanya bisa terus sujud di dalam doa.

Berlutut di hadapan Tuhan, Pencipta.

Betapa banyak yang terjadi selama satu setengah tahun ini.

Dan kali ini, saya tidak bisa apa-apa.

Di rantau, mau pulang tidak bisa.

Sungguh, hanya doa yang saya bisa panjatkan.

Sambil terus memohon pertolongan Tuhan atas keadaan yang ada.

 

Setiap membaca banyak orang yang sakit, butuh pertolongan.

Hati saya sebetulnya menangis melihat dunia ini.
Tapi dalam iman, saya tetap percaya.

Bahwa Tuhan akan tetap menolong umat manusia, saat waktu-Nya tiba.

Dunia masih butuh belas kasihan-Mu, Tuhan.

Lord, have mercy.

Amen.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Tuesday, July 13, 2021

TODAY, 13 Juli 2021 Allah-Sumber Damai Sejahtera

 TODAY, 13 Juli 2021

 

Allah-Sumber Damai Sejahtera

 

Allah, sumber damai sejahtera,  menyertai kamu sekalian! Amin.

--- Roma 15:33

 

Hari ini, saya membaca beberapa testimoni tentang mereka yang sudah sembuh dari Covid-19 atau yang anggota keluarganya sembuh.

Mereka sungguh bersyukur.

Seolah diberi kesempatan kedua.

Dan segala sesuatu yang ada di bumi ini, hendaknya disyukuri.

Nafas kehidupan misalnya.

Karena kalau sesak, sungguh tidaklah mudah.

Hal-hal yang kita pikir biasa….

Hal-hal yang tidak begitu kita perhatikan….

Ternyata memberikan arti penting, yang mungkin tidak kita sadari.

 

Hari ini, mari belajar untuk bersyukur lagi.

Atas satu kehidupan yang masih Tuhan berikan.

Singkirkan semua kesombongan di diri.

Dan biarlah Allah yang ambil alih….

Semua beban yang ada di pikiran dan mengganggu perasaan.

Allah-Sumber Damai Sejahtera-akan menyertai.

 

Selama masih diberi kesempatan….

Semoga kita tidak menyia-nyiakan anugerah-Nya.

Mari berbalik kepada Tuhan.

Mari mendekat kepada-Nya.

Mari, berjanji untuk lebih taat dan setia.

Kepada-Mu, Tuhan.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, July 12, 2021

TODAY, 12 Juli 2021 Pulihkanlah Keadaan Kami, ya Tuhan!

 TODAY, 12 Juli 2021

 

Pulihkanlah Keadaan Kami, ya Tuhan!

 

Pulihkanlah keadaan  kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!

--- Mazmur 126:4

 

Ya TUHAN, pulihkanlah keadaan kami, seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

--- Mazmur 126:4(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Pandanglah kami, ya Tuhan….

Saat ini banyak dari kami tengah khawatir.

Juga banyak dari kami yang tengah sakit.

Meskipun saya berada di Singapura yang dimonitor dengan baik.
Tapi setiap membaca lembaran ‘Facebook’ atau informasi ‘WhatsApp’ tentang sahabat dan kerabat di Indonesia….

Saya sadari: banyak berita duka, banyak yang sakit dan terkena pandemi, banyak yang tengah isolasi mandiri.

 

Engkau tahu keadaan kami, ya Tuhan….

Kami sungguh butuh dipulihkan…..

Tentunya kami tidak mengerti sepenuhnya apa yang menjadi rencana-Mu.

Ajar kami untuk tabah.
Juga: selagi masih ada waktu, berbalik kepada jalan kebenaran-Mu.

 

Pulihkanlah keadaan kami, Tuhan!

Bapa, pulihkanlah!

Keadaan Indonesia dan juga keadaan dunia saat ini sangat membutuhkan belas kasihan-Mu.

Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan, dengarkanlah doa kami.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin