Saturday, October 16, 2021

TODAY, 15 Oktober 2021 Orang Yang Mendua Hati

 TODAY, 15 Oktober 2021

 

Orang Yang Mendua Hati

 

Sebab orang yang mendua hati  tidak akan tenang  dalam hidupnya.

--- Yakobus 1:8

 

Mendua hati.

Kata ini dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) berarti:

 

mendua/men·dua/ v 1 menjadi dua kali dan sebagainya: jumlahnya telah ~ dengan yang baru masuk ini; 2 berhaluan dua (tidak lurus, tidak hanya satu): pikirannya selalu ~ , tidak hanya satu yang dipikirkan; 3 samar-samar atau tidak jelas (karena bisa ditafsirkan lain): diplomat kerapkali menggunakan kalimat yang ~;~ hati bimbang; ragu

 

Ya, mendua hati berarti: bimbang;ragu.

Orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Hati yang diliputi kebimbangan.

Keraguan yang besar.

Sulit untuk mendapatkan kepastian.

Sulit menentukan langkah berikutnya.

Sering kali diliputi ketakutan dalam banyak bagian di hidupnya.

 

Ketika kita punya keraguan.

Kita persembahkan kepada Tuhan.

Juga segala kebimbangan.

Kegalauan.

Ketakutan.

Yang mungkin dari kejadian-kejadian di masa lalu….

Yang menjadikan kita seperti hari ini.

 

Semoga kita menjadi pengikut Kristus yang setia.

Dan percaya, serta selalu mengandalkan DIA.

Jangan sampai kita mendua hati.

Karena di dalam Tuhan, kita percaya bahwa:

DIA akan memberikan kekuatan bagi setiap kita.

Selalu di setiap masa.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Thursday, October 14, 2021

TODAY, 14 Oktober 2021 Tuhan Akan Memberi Kepadamu Pengertian

 TODAY, 14 Oktober 2021

 

Tuhan Akan Memberi Kepadamu Pengertian

 

Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu. 

--- 2 Timotius 2:7

 

Melakukan kilas balik atas apa yang sudah terjadi sampai hari ini.

Kita merasa bahwa ada kalanya segala sesuatu tidak mungkin bagi kita.
Ternyata, kita dimampukan untuk melewati itu semua.

Sesudah segalanya berlalu….

Pengertian itu pun timbul.

Bahwa Tuhan memelihara kita selalu dan setiap masa.

 

Kali lainnya, saat kita menghadapi pelayanan atau peranan yang baru.
Yang Tuhan sediakan bagi kita.

Kita pun lalu bertanya-tanya….

Sanggupkah aku, Tuhan?
Jika DIA membawa kita sampai kepada detik ini.

Perjalanan hidup sejauh ini.

DIA pasti memberikan kita kekuatan.

Atas segala yang terjadi di kehidupan.

 

Tuhan, bantu dan bimbinglah kami untuk mengerti.

Bahwa rancangan-Mu adalah yang terbaik bagi kami.

Engkau selalu sanggup memberikan kami pengertian dalam segala sesuatu.

Bahkan saat kami merasa tak lagi mampu.

Saat kami mengandalkan Engkau dan kekuatan-Mu….

Di situlah kami mengerti bahwa Engkau sungguh Mahakuasa.

Dan bukan dengan kekuatan kami, melainkan kuasa-Mu.

Kami bisa melangkah dengan pasti di dalam hidup ini.

Terima kasih, Tuhan.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Wednesday, October 13, 2021

TODAY, 13 Oktober 2021 An Angel Has Moved To Heaven (Seorang Malaikat Telah Pindah Ke Surga)

 TODAY, 13 Oktober 2021

 

An Angel Has Moved To Heaven

(Seorang Malaikat Telah Pindah Ke Surga)

 

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

--- Amsal 17:22

 

Seharian ini saya membaca berita di beberapa portal online.

Channel News Asia, The Straits Times, dan juga SCMP (South China Morning Post).

Sehubungan dengarn Raymond Yuen, seorang dokter dari Hosanna Klinik miliknya.

Dokter Raymond Yuen, usia 65 tahun, meninggal karena virus Covid-19 di Tan Tock Seng Hospital-Singapura.

 

Ayat di atas adalah ayat yang tertulis di pintu kliniknya.

Saya hampir meneteskan air mata membaca kebaikannya yang dituliskan oleh pasiennya.

 

Ini semua dari Instagram Channel News Asia.

“If he knows that you have no money, he just gives you (the treatment) for free.”

--- Julia Tay, Patient.

(Jika beliau tahu bahwa Anda tidak punya uang, dia hanya memberikan pengobatan gratis kepada Anda --- Julia Tay, Pasien).

 

Dr. Raymond Yuen, the GP who died of Covid-19, was a ‘different type of doctor’, who often slashed his fees and took time to understand their condition holistically, patients say.

(Dr. Raymond Yuen, seorang Dokter Umum yang meninggal karena Covid-19, adalah seorang dokter yang berbeda. Yang seringnya memotong ongkos pengobatan dan memberikan waktunya utuk mengerti pasiennya secara holistik, begitu kata pasiennya).

 

Dokter Raymond sendiri juga membantu seorang pembantu dari Srilanka yang bekerja di Singapura di tahun 2005. Dia membayarkan biaya sewa rumah pembantu tersebut di negara asalnya, juga menerbangkan anak perempuan pembantu tersebut ke Singapura. Rumah dan sekolah anak itu dihancurkan oleh tsunami di tahun 2004 (The Straits Times).

 

Membaca ini semua dengan keharuan memuncak….

Mungkin beginilah seorang hamba-Nya harus berkarya.

Terima kasih, Dr. Raymond sudah memberi contoh luar biasa!

Saya yakin, Surga bersuka cita!

Meskipun….

Banyak yang menyesali di sini….

Bahwa seorang ‘malaikat tak bersayap’ sudah pindah ke Surga.

 

Banyak orang yang bilang pelayanan, tapi jauh dari itu.

Banyak yang hanya bisa janji, saya maunya menolong orang, tapi hanya manis di mulut saja.
Terima kasih sekali lagi, Dr. Raymond karena sudah memberikan harapan di dunia ini.

 

Selamat jalan, Anda sudah memenangkan pertandingan kehidupanmu di dunia ini.
Saya tidak pernah kenal Anda, tapi saya sangat respek atas apa yang Anda perbuat bagi Singapura dan dunia.

Terima kasih.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Tuesday, October 12, 2021

TODAY, 12 Oktober 2021 Aku Akan Menyembuhkan Umat-Ku

 TODAY, 12 Oktober 2021

 

Aku Akan Menyembuhkan Umat-Ku

 

Aku akan memberi ketentraman kepada semua orang, baik yang dekat maupun yang jauh. Aku akan menyembuhkan umat-Ku.

--- Yesaya 57:19(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Covid-19 membawa perubahan besar di dunia.

Banyak hal yang dulu dengan leluasa bisa kita lakukan, sekarang tidaklah lagi sama.

Meskipun sudah ada perbaikan.

Dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, situasi kita doakan bersama agar kembali normal.

Tetapi, butuh waktu dan proses tentu saja.

 

Selain sakit fisik, ternyata banyak juga yang selama pandemi menderita tekanan jiwa.

Kesehatan mental juga ternyata mengalami gangguan.

Dari beberapa artikel yang saya baca, agaknya tingkat depresi cenderung naik.

Anak muda merasa tidak pasti akan masa depan mereka.

Dan banyak orang kehilangan pekerjaan mereka.

Perusahaan banyak yang tutup.

Sementara banyak orang yang tertekan karena tinggal terpisah dengan keluarga karena harus mencari nafkah di dua negara yang berbeda.

Mereka tidak bisa saling mengunjungi seperti dulu.

 

Ya, banyak hal yang berubah.

Yang saya tuliskan hanyalah beberapa di antaranya.
Tetapi, kita percaya….

Allah kita adalah Allah Penyembuh!

Bukan hanya sakit-penyakit fisik, melainkan juga: stress dan frustrasi yang kita alami.

Percayakan hidup kepada-Nya!

Kesembuhan akan terjadi seturut kehendak-Nya.

 

Dan ayat hari ini yang berbunyi:

“Aku akan menyelamatkan umat-Ku….”

Ya, Tuhan….

Kami mau percaya bahwa Engkau sanggup menyembuhkan kami, jika Engkau mau.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Monday, October 11, 2021

TODAY, 11 Oktober 2021 Hiduplah Sebagai Hamba Allah

 TODAY, 11 Oktober 2021

 

Hiduplah Sebagai Hamba Allah

 

Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan  mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.

--- 1 Petrus 2:16

 

Ayat dari 1 Petrus 2:16 ini mengingatkan kita untuk tidak menyalahgunakan kemerdekaan yang Tuhan berikan.

Bebas. Merdeka.

Seringkali disalahartikan oleh manusia.

Kita berpikir bahwa kita bisa ‘semau gue’, seenak saya.

Semua berjalan seperti yang aku mau.
Tapi, kita tahu serta sadar….

Di mana ada seperti itu?

 

Hidup bisa membawa kita kepada jalan-jalan yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Terkadang, kita merasa tidak tahu lagi harus bagaimana.

Tetapi, dengan hidup sebagai hamba Allah.

Kita sadar, bahwa hidupku bukan aku lagi.
Tetapi Kristus yang hidup dalamku.

Maka, kita tidak perlu terlalu khawatir.

Asalkan kita berpegang kepada Allah.

Mempergunakan kebebasan dan kemerdekaan dengan semaksimal mungkin demi kerajaan-Nya.

Kita akan dimampukan untuk menjalani hidup ini dalam damai sejahtera.

Dan sukacita.

 

Semoga selama kita hidup, kita senantiasa menjadi hamba-hamba-Nya yang bisa memuliakan nama-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

Sunday, October 10, 2021

TODAY, 10 Oktober 2021 Jiwaku Memuliakan Tuhan

 TODAY, 10 Oktober 2021

 

Jiwaku Memuliakan Tuhan

 

Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan….”

--- Lukas 1:46

 

Maria berkata, "Hatiku memuji Tuhan….”

--- Lukas 1:46(BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Seperti Maria….

Dalam susahku….

Jiwaku memuliakan Tuhan.

Dalam senangku….

Hatiku memuji Tuhan….

 

Dalam keadaan yang di luar jangkauanku….

Jiwaku tetap memuliakan-Mu, Tuhan.

Dalam setiap berkat yang aku terima….
Hatiku memuji-Mu, ya Allahku.

 

Dalam beban hidup dan salib berat yang harus kutanggung….

Kuusahakan menjalani semuanya dengan setia.

Dan mempersembahkannya bagi kemuliaan Tuhan.

Dalam kesuksesan dan pencapaian hidup yang Tuhan percayakan.

Aku tetap memuji Tuhan karena percaya, itu semua bersumber dari kebaikan-Nya semata.

 

Tanpa belas kasih-Nya, kita tak akan bisa melangkah dengan baik di dunia ini.

Semoga kita tak henti mencari wajah-Nya.

Memuliakan.

Dan memuji-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

TODAY, 9 Oktober 2021 DIA Berkuasa Menguatkan Kamu

 TODAY, 9 Oktober 2021

 

DIA Berkuasa Menguatkan Kamu

 

Bagi Dia, yang berkuasa  menguatkan kamu, --menurut Injil  yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia,  yang didiamkan berabad-abad lamanya, 16:26 tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi  kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan  iman.

--- Roma 16:25-26

 

Ada istilah 5L yang sering kita dengar….

Lemah. Letih. Lesu. Lelah. Lunglai.

Ada juga yang menambahkan menjadi 6L.

Lemah. Letih. Lesu. Lelah. Lunglai. Lamaaaa….

Istilah-istilah ini menampakkan bahwa kita merasa capek atau begitu lelah dengan keadaan yang ada….

Kita tak lagi punya semangat untuk berjalan di kehidupan.

Tak jarang, kita putus asa dan kecewa.

 

Kepada siapa kita berpegang, kalau bukan kepada Tuhan?
Ya, DIA berkuasa menguatkan kamu.

DIA sanggup menguatkan kita semua….

Dan kekuatan yang bersumber dari-Nya akan memampukan kita.

Mengadapi persoalan yang ada.

Merasakan damai dan sukacita.

Meskipun di tengah badai kehidupan sekali pun.

 

Mari tetap berusaha taat dan setia.

Tuhan melihat hati setiap kita.

Dan kembali percaya akan penyelenggaraan-Nya di hidup kita.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin