Sunday, March 29, 2026

Weekly Thoughts 29 Maret 2026 Jauhkan Kami Dari Kefasikan, Ya Tuhan!

 

Weekly Thoughts

29 Maret 2026

 

Jauhkan Kami Dari Kefasikan, Ya Tuhan!

 

Berada dalam Kitab Amsal, saya mendapati ayat ini:

Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna,

  tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.

--- Amsal 10:2

 

Kefasikan menurut KBBI berasal dari kata dasar "fasik", yang berarti perilaku buruk, jahat, atau berdosa besar

Arti lainnya: orang yang percaya kepada Allah, tetapi tidak mengamalkan perintah-Nya, bahkan melakukan perbuatan dosa.

 

Banyak kali, manusia dihadapkan pada pilihan.

Apakah mau tetap jujur dalam dunia yang bengkok ini?

Apa mau tetap ‘bersih’ di lingkungan yang penuh korupsi?

Apa mau melakukan penipuan supaya dapat cuan besar?

Tidak mudah untuk menolak harta dan kekayaan.

Apalagi dalam jumlah yang besar.

 

Namun, jangan sampai kita terlena untuk sementara dan memilih tindakan yang keliru.

Karena segala perbuatan kita, tidak bisa kita sembunyikan dari-Nya.

Jika ada teguran dari hati nurani untuk tidak melakukan dosa.

Juga tidak mengambil sesuatu yang bukan hak kita…

Ikutilah tuntunan Roh Kudus-Nya.

Jangan sampai dalam hidup ini, kita dihantui oleh rasa bersalah selamanya.

 

Jauhkanlah kami dari kefasikan, ya Tuhan.

Semoga kami menjadi umat-Mu yang percaya kepada-Mu dan mengamalkan perintah-Mu.

Di Hari Minggu Palma ini, kembali kami memperbaharui hati kami dan melakukan pertobatan untuk hidup seturut kehendak-Mu.

Bimbinglah kami selalu.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

 

 

Sunday, March 22, 2026

Weekly Thoughts 22 Maret 2026 Hati-hati Dengan Pikiranmu!

on

Weekly Thoughts

22 Maret 2026

 

Hati-hati Dengan Pikiranmu!

 

Hati-hati dengan pikiranmu!

Mungkin kita pernah ingat akan hal ini.

Pernah membaca di pesan WhatsApp mungkin.

Atau lalu-lalang di beranda media sosial kita.

Mungkin juga dari buku yang pernah kita baca….

Ya, berhati-hatilah.

 

Kenapa?

Karena kalau pikiran kita dikuasai kedagingan, upahnya adalah maut.

Ketika pikiran kita dikuasai oleh Roh Allah….

Maka, kita akan memperoleh hidup dan kedamaian dengan Allah.

Di tengah seluruh kekacauan dunia yang tengah terjadi….

Kepada siapa kita harus berharap, kalau bukan kepada Tuhan?

 

Senada dengan Masa Prapaskah yang terus menyerukan pertobatan….

Mari, kita pakai hari-hari ini untuk kembali ke jalan-Nya.

Mendekat kepada-Nya.

Bukan hanya di saat seluruh keadaan tengah sulit….

Yang pasti juga: kesetiaan.

Untuk tetap berjalan bersama Tuhan….

Dalam genggaman tangan-Nya di setiap momen kehidupan.

 

Kami persembahkan pikiran kami, Tuhan.

Isilah pikiran kami dengan segala hal baik yang berasal dari-Mu.

Jauhkan kami dari pikiran jahat dan bantulah kami mengendalikan kedagingan kami.

Engkaulah Tuhan yang sanggup melakukan segala perkara.

Kami percayakan hidup ini ke dalam tangan-Mu saja.

Engkaulah andalan kami.

Kini dan sepanjang segala masa.

Amin.

(-fon-)/ Fonny Jodikin

 

 Karena keinginan daging adalah maut,  tetapi keinginan Roh adalah hidup  dan damai sejahtera.

--- Roma 8: 6

 

Kalau pikiranmu dikuasai oleh tabiat manusia, maka akibatnya kematian. Tetapi kalau pikiranmu dikuasai oleh Roh Allah, maka akibatnya ialah hidup dan kedamaian dengan Allah.

--- Roma 8:6 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

 

 

Sunday, March 15, 2026

Weekly Thoughts 15 Maret 2026 Hidup Dalam Terang

 

Weekly Thoughts

15 Maret 2026

 

Hidup Dalam Terang

 

Kalian sendiri dulu berada di dalam kegelapan. Sekarang kalian sudah menjadi umat Tuhan, jadi kalian berada di dalam terang. Oleh karena itu kalian harus hidup di dalam terang.

--- Efesus 5:8 (BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Ketika kita belum mengikut Tuhan, kita pernah berada dalam kegelapan.

Sejak menjadi umat-Nya, hendaknya kita selalu di dalam terang.

Terang siapa?

Tentu, terangnya Tuhan.

 

Ayat ini dibacakan kembali oleh Romo di Paroki saya saat menjelang usainya misa sore jam 4 kemarin.

Penekanan untuk tetap hidup di dalam terang, terutama dan satu-satunya: terang Tuhan.

Banyak kali, dunia menawarkan terang yang sepertinya ‘glowing’.

Mungkin ketenaran atau popularitas.

Mungkin kekayaan.

Mungkin kepandaian.

Sehingga kita pikir, mungkin ini terang yang harus kita tuju di hidup ini.

Kemarin, Romo menenkankan sekali lagi….

Terang itu, haruslah bersumber dari Terang Sejati.

Yaitu: Allah sendiri.

 

Jangan coba mencari jalan lainnya.

Kembalilah kepada DIA saja.

Satu-satunya yang akan membawa kita ke jalan kebenaran.

Semoga kita tidak silau akan terang yang ditawarkan oleh dunia.

Ketika itu tidak berujung keselamatan, untuk apa kita kejar sedemikian rupa?

Hiduplah di dalam terang-Nya.

Maka, hidup ini akan sungguh bermakna.

Karena kita hidup seturut kehendak-Nya.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin

 

 

Sunday, March 8, 2026

Weekly Thoughts 8 Maret 2026 Salah Berdoa?

 

Weekly Thoughts

8 Maret 2026

 

Salah Berdoa?

 

Rasanya, masih banyak saja hal-hal yang terjadi di dunia ini.

Perang yang masih berlanjut.

Berita kematian seorang selebriti Indonesia yang membawa pengaruh positif bagi sekitar, bahkan lebih luas lagi.

Vidi Aldiano, berpulang setelah sekian lama berjuang mengatasi penyakit kankernya.

Mungkin masih banyak  yang ada di kepala ini.

Otak berputar terus, berpikir.

Rasa khawatir yang sempat mampir.

Haruskah ditepis? Karena sejatinya kekhawatiran bukanlah bersumber dari-Nya.

Dalam Tuhan kita percaya bahwa segala sesuatu DIA ketahui…

Serahkan segala kekuatiran-Mu pada Tuhan.

Bukankah demikian?

 

Minggu yang cukup sibuk bagiku.

Hari-hari yang berlalu dengan cepat.

Tapi, masih bersyukur atas nafas kehidupan ini.

Atas satu hari lagi yang Kauberi, Tuhan.

Ada pertemuan-pertemuan yang membahagiakan.

Dan ada juga ayat Alkitab yang mengingatkan….

 

Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran  di antara kamu ? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh ;  kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.  Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

--- Yakobus 4:1-3

 

Sengketa dan pertengkaran datang dari hawa nafsu.

Keinginan yang tak terpenuhi.

Dan iri hati yang selalu mengganggu.

Menyelinap masuk ke dalam hati.

Tidak memperoleh apa-apa karena kita tidak berdoa?

Atau….

Salah berdoa?

Jadi, tidak menerima apa-apa?

Sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu, seperti kata Alkitab….

 

Tuhan, terima kasih untuk selalu menjadi pembimbingku.

Hari ini aku diingatkan lagi untuk tidak salah berdoa.

Kembali menata keinginan hatiku.
Supaya itu sesuai dengan rencana-Mu.

Jauhkan segala bentuk iri hati maupun cemburu.

Karena sejatinya…

Itu semua tak pernah berkenan di mata-Mu.

Bantu aku, Tuhan.

Terima kasih.

Amin.

(-fon-)/Fonny Jodikin